2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 768

5 Tips Memilih Lampu Yang Bikin Rumah Makin Nyaman

Jakarta, aktual.com – Pencahayaan adalah salah satu elemen penting dalam menciptakan suasana rumah yang hangat dan menenangkan. Lebih dari sekadar penerang, lampu juga berkontribusi besar dalam membangun mood di dalam rumah dan mempercantik tampilan ruangan.

Sayangnya, masih banyak yang memilih lampu tanpa mempertimbangkan kenyamanan visual maupun nilai estetikanya. Yuk, simak lima tips memilih lampu agar rumah terasa lebih nyaman dan menarik!

1. Sesuaikan Warna Cahaya dengan Fungsi Ruangan

Cahaya putih (cool white) cocok untuk area kerja seperti dapur atau ruang belajar karena memberikan kesan terang sehingga bisa lebih fokus dalam melakukan kegiatan. Sementara cahaya kuning (warm white) lebih pas untuk kamar tidur atau ruang keluarga karena cahayanya membawa kesan rileks dan menenangkan. Pilihan warna yang tepat bisa meningkatkan kenyamanan aktivitas di dalam ruangan.

2. Perhatikan Tingkat Kecerahan (Lumen)

Selanjutnya, pastikan untuk tidak hanya terpaku pada watt lampu saja, namun perhatikan juga tingkat kecerahan yang menunjukkan seberapa terang cahaya yang dihasilkan. Untuk ruang tamu, pilih lampu dengan lumen sedang agar cukup terang tanpa memberi kesan silau. Untuk kamar tidur, kamu bisa menggunakan lumen lebih rendah untuk suasana yang lembut dan nyaman.

3. Pilih Desain Lampu yang Menyatu dengan Interior

Desain lampu yang selaras dengan gaya interior akan mempercantik ruangan secara keseluruhan. Untuk rumah bergaya minimalis, lampu dengan bentuk simpel dan warna netral bisa jadi pilihan yang cocok. Sementara ruangan dengan konsep klasik bisa memakai lampu gantung atau chandelier untuk memberi kesan elegan.

4. Gunakan Lampu Hemat Energi

Selain ramah lingkungan, lampu hemat energi seperti LED juga lebih awet dan efisien digunakan. Meskipun harganya sedikit lebih mahal, penggunaan jangka panjangnya bisa menghemat tagihan listrik. Teknologi LED saat ini juga sudah tersedia dalam berbagai pilihan warna dan desain.

5. Memanfaatkan Pencahayaan Bertingkat

Kamu juga dapat menggabungkan ragam pencahayaan menjadi paduan yang manis. Misalnya, kombinasi pada lampu utama di plafon, lampu meja untuk membaca, dan lampu dinding untuk dekorasi akan membuat suasana ruangan jadi lebih dinamis dan fleksibel untuk berbagai aktivitas.

Dapatkan berbagai pilihan lampu hingga senter yang kamu butuhkan hanya di ruparupa. Di sini, kamu pun dapat belanja aneka perabot dan peralatan rumah tangga lainnya dari merek-merek ternama milik Kawan Lama Group, yaitu AZKO, INFORMA, INFORMA Electronics, INFORMA Sleep, Pendopo, Toys Kingdom, ATARU, Krisbow, Pet Kingdom, SELMA, THYS, Chatime, Ashley, EYE SOUL, dan masih banyak lagi.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Kejagung Mulai Lakukan Penyelidikan Terkait Dugaan Korupsi di Kemendikbudristek

Ilustrasi - Gedung Kejaksaan Agung
Ilustrasi - Gedung Kejaksaan Agung

Jakarta, aktual.com – Kejaksaan Agung (Kejagung) mulai melakukan penyelidikan terhadap dugaan korupsi dalam proyek pengadaan laptop untuk program digitalisasi pendidikan yang dijalankan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada periode 2019–2022. Proyek tersebut menggunakan anggaran negara yang sangat besar, yakni sebesar Rp 9,9 triliun.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar, menjelaskan bahwa pada tahun 2020, Kemendikbudristek menyusun rencana pengadaan bantuan perangkat teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk satuan pendidikan dari tingkat dasar hingga menengah atas. Namun, menurut Harli, rencana tersebut tidak berdasarkan kebutuhan yang aktual karena program serupa sudah pernah dilaksanakan sebelumnya.

“Karena sesungguhnya, kalau tidak salah, di tahun 2019 sudah dilakukan uji coba terhadap penerapan Chromebook itu terhadap 1.000 unit, itu tidak efektif,” kata Harli saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Senin (26/5/2025).

Ia menjelaskan bahwa ketidakefektifan penggunaan Chromebook disebabkan oleh ketergantungan perangkat itu pada jaringan internet. Sementara akses internet di Indonesia belum merata, terutama di daerah-daerah.

“Kenapa tidak efektif? Karena kita tahu bahwa dia berbasis internet, sementara di Indonesia internetnya itu belum semua sama, bahkan ke daerah-daerah,” ucap Harli.

Berdasarkan evaluasi tersebut, tim teknis sebenarnya merekomendasikan penggunaan laptop dengan sistem operasi (OS) Windows. Namun, Kemendikbudristek justru mengubah kajian awal itu dan memilih menggunakan sistem operasi Chrome (Chromebook). Penggantian ini diduga tidak dilakukan berdasarkan kebutuhan riil, melainkan atas dasar persekongkolan.

“Sehingga diduga bahwa ada persekongkolan di situ. Karena di tahun-tahun sebelumnya sudah dilakukan uji coba karena sesungguhnya penggunaan Chromebook itu kurang tepat,” jelas Harli.

Kemudian, Kemendikbudristek menyusun tim teknis baru yang diarahkan untuk membuat kajian teknis guna mendukung penggunaan laptop berbasis OS Chromebook, bukan berdasarkan kebutuhan pengadaan peralatan TIK untuk pembelajaran.

“Supaya apa? Supaya diarahkan pada penggunaan laptop yang berbasis pada operating system Chromebook,” terangnya.

Harli juga mengungkap bahwa proyek ini menyedot anggaran dari dua sumber, yakni Rp 3,5 triliun dari satuan pendidikan dan Rp 6,3 triliun dari Dana Alokasi Khusus (DAK), dengan total anggaran mencapai

“Rp 9.982.485.541.000,” ungkap Harli.

Sebagai bagian dari penyidikan, tim penyidik dari Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) telah melakukan penggeledahan pada Rabu (21/5) di dua lokasi, yaitu Apartemen Kuningan Place dan Apartemen Ciputra World 2, yang diduga milik staf khusus eks Mendikbudristek berinisial FH dan JT.

“Jadi sudah dilakukan penggeledahan setidaknya di dua tempat, yaitu di Apartemen Kuningan Place dan di Apartemen Ciputra Wolrd 2,” ujar Harli.

Dalam penggeledahan itu, penyidik menyita sejumlah barang elektronik dan dokumen, termasuk empat ponsel dan satu laptop dari apartemen FH, serta dua hardisk, satu flashdisk, satu laptop, dan beberapa dokumen dari apartemen JT.

“Bahwa terhadap penyitaan ini barang-barang penyitaan ini tentu akan dibuka, dibaca, dianalisis kaitan-kaitan yang berkaitan dengan peristiwa pidana ini,” pungkas Harli.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Soal Polemik Pensiun ASN, Eddy Soeparno Bicara Urgensi Regenerasi Pegawai

Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno. Aktual/DOK MPR RI

Jakarta, aktual.com – Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno, merespons polemik wacana perpanjangan usia pensiun Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi 70 tahun.

Menurut Eddy, pengalaman dan pendidikan yang sudah ditempuh ASN penting menjadi pertimbangan, tapi lebih dari itu ada pertimbangan mengenai regenerasi pegawai untuk menapak jenjang karirnya.

“Jangan sampai ada pegawai muda dengan pendidikan yang memadai, memiliki pengalaman yang juga panjang, namun kariernya tertahan karena tidak dijalankan sistem regenerasi yang tepat,” lanjutnya.

“Karena itu yang menjadi prioritas untuk dilakukan saat ini adalah peningkatan kualitas SDM hingga manajemen talenta yang memperhatikan kebutuhan regenerasi ASN,” kata Eddy.

Doktor Ilmu Politik UI ini berharap membenahi persoalan regenerasi birokrasi akan lebih memberikan dampak pada kebijakan pemerintahan hingga layanan publik.

“Sistem jenjang karier dan jabatan harus dipersiapkan dengan baik. Mereka yang memiliki pengalaman panjang, kemampuan top management yang berkualitas mungkin bisa diperpanjang pensiunnya sesuai kebutuhan.”

“Namun, ASN muda dengan skill, pengalaman, dan pendidikan yang mumpuni juga harus ditempatkan sesuai kemampuannya agar bisa meningkatkan kinerja dalam pelayanan publik.”

“Kementerian Reformasi Birokrasi lahir dari kebutuhan kita untuk memastikan manajemen birokrasi yang efektif, efisien dan memberikan dampak pada kesejahteraan masyarakat dan pelayanan publik. Saatnya kita kembali pada cita-cita reformasi birokrasi itu,” lanjutnya.

Selanjutnya, Waketum PAN ini juga meminta pemerintah daerah dan kementerian terkait terus berupaya melakukan pembenahan rekrutmen ASN untuk memastikan rekrutmen sesuai dengan kebutuhan.

“Saya percaya, ke depan standar kerja dan profesionalitas akan bisa ditingkatkan dengan rekrutmen yang terarah, sesuai kebutuhan dan juga transparan tanpa ada isu titipan dan lainnya. Kalau pembenahan di sisi rekrutmen dan regenerasi jenjang karier sudah dilakukan, maka persoalan usia pensiun ASN tidak akan jadi masalah, karena dampaknya juga terasa bagi masyarakat,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Tino Oktaviano

Trump Ancam Alihkan Dana Hibah Harvard ke Sekolah Jurusan

Suasana kampus Universitas Harvard di Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat (24/5/2025). ANTARA/Xinhua/Ziyu Julian Zhu/aa.

New York, aktual.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin (26/5) mengancam akan mengalihkan dana hibah bernilai miliaran dolar AS dari Universitas Harvard dan memberikan dana tersebut kepada sekolah-sekolah kejuruan di seluruh AS.

Pernyataan ini semakin memperpanas ketegangan antara Trump dan salah satu universitas paling bergengsi di AS tersebut.

“Saya mempertimbangkan untuk mengambil Dana Hibah sebesar Tiga Miliar Dolar (1 dolar AS = Rp16.289) dari Harvard yang sangat antisemit, dan memberikannya kepada SEKOLAH-SEKOLAH KEJURUAN di seluruh negeri,” ujar Trump dalam sebuah unggahan di media sosial. “Itu akan menjadi investasi yang luar biasa bagi AS, dan sangat dibutuhkan!!!”

Pemerintahan Trump telah mengambil langkah untuk membekukan pendanaan dan memblokir kemampuan Harvard untuk menerima mahasiswa internasional dalam perselisihan yang semakin intensif atas apa yang disebut sang presiden sebagai kegagalan universitas Ivy League itu dan universitas-universitas lainnya dalam menindak tegas antisemitisme.

Harvard adalah universitas tertua dan terkaya di AS dengan dana abadi sebesar 53 miliar dolar AS.

“Para pejabat pemerintah telah menggunakan alasan tersebut untuk menekan sekolah-sekolah agar melembagakan perubahan kebijakan yang luas yang menurut para pejabat universitas melanggar kebebasan berbicara dan misi akademis mereka,” tulis Bloomberg News dalam laporannya mengenai langkah itu.

“Harvard telah menjadi sorotan utama dalam kampanye Trump, dengan pemerintahannya telah menangguhkan dana penelitian federal senilai lebih dari 2,6 miliar dolar AS dan mengatakan bahwa universitas tersebut tidak akan dapat menerima pendanaan baru,” imbuh laporan itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Mendiktisaintek Sebut Akan Bantu Mahasiswa Harvard Terancam Dipulangkan

Jakarta, aktual.com – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyebutkan pihaknya akan membantu penerima beasiswa yang melakukan studi di Universitas Harvard, AS jika mereka dipulangkan.

“Nanti kita lihat lagi ya kalau memang ada masalah kita pasti akan bantu,” kata Mendiktisaintek ditemui di Jakarta, Selasa (27/5).

Menteri Brian menyebutkan pihaknya juga menunggu respons dari Atase Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia di AS untuk melihat apa yang bisa dilakukan oleh pemerintah untuk mahasiswa Indonesia.

Sebelumnya, diketahui Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mencabut sertifikasi Universitas Harvard di bawah Student and Exchange Visitor Program (SEVP), yang secara efektif melarang institusi tersebut menerima mahasiswa asing baru.

Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem mengumumkan keputusan tersebut. “Semoga hal ini menjadi peringatan bagi semua universitas dan institusi akademis di negara ini. Menerima mahasiswa asing adalah sebuah privilese — bukan hak — dan privilese itu telah dicabut mengingat Harvard telah berulang kali gagal mematuhi hukum federal,” ujar Noem dalam sebuah pernyataan.

Departemen Keamanan Dalam Negeri (Department of Homeland Security/DHS) AS menyatakan bahwa selain melarang penerimaan mahasiswa asing di masa mendatang, mahasiswa asing yang telah terdaftar saat ini harus pindah agar tidak kehilangan status legal mereka.

Menanggapi hal itu, Harvard mengeluarkan sebuah pernyataan yang menyebut tindakan pemerintah itu melanggar hukum dan berbahaya.

“Kami sepenuhnya berkomitmen untuk mempertahankan kemampuan Harvard dalam menampung para mahasiswa dan cendekiawan internasional, yang berasal dari 140 lebih negara dan telah memperkaya universitas ini — dan bangsa ini — tanpa hingga. Kami sedang bekerja dengan cepat untuk memberikan panduan dan dukungan kepada anggota komunitas kami. Aksi balasan ini menciptakan ancaman serius bagi komunitas Harvard dan negara kita, serta merongrong misi akademis dan penelitian Harvard,” kata pernyataan itu.

Pada April lalu, pemerintahan Trump membekukan dana hibah federal senilai 2,2 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp16.313) untuk Harvard, usai universitas tersebut menolak permintaan untuk menghapus program keberagaman, kesetaraan, dan inklusi, serta mengevaluasi mahasiswa asing dengan alasan kekhawatiran ideologis.

Per semester musim gugur 2023, mahasiswa asing di Harvard mencakup lebih dari 27 persen dari jumlah mahasiswanya, ungkap data universitas tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Nilai Tukar Rupiah dan IHSG Kompak Menguat Pagi Ini

Indeks Hasil Saham Gabungan dan Rupiah

Jakarta, aktual.com – Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Selasa (27/5) pagi di Jakarta, menguat sebesar 3 poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.246 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.249 per dolar AS.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa pagi, dibuka menguat 15,82 poin atau 0,22 persen ke posisi 7.204,17.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 1,70 poin atau 0,21 persen ke posisi 818,42.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Berita Lain