Jakarta, Aktual.com — Panja Keselamatan, Keamanan dan Kualitas Penerbangan Komisi V DPR RI akhirnya dilanjutkan pasca jatuhnya pesawat Trigana Air di Papua.

Komisi V DPR meminta Kementerian Perhubungan melakukan inovasi, sebab kualitas penerbangan tidak juga mengalami peningkatan.

Anggota Komisi V DPR RI Miryam S Haryani mengimbau kemenhub tidak sembarangan memberi izin layak terbang dan berlayar kepada pesawat dan kapal laut. Serta, memperhatikan maskapai dengan tiket ‘Low Cost Carrier’ sebagai jaminan keselamatan.

“Yang diprioritaskan dalam panja ini kan penerbangan dan angkutan manapun. Utamanya keselamatan. Misal angkutan kapal, padahal nggak layak berlayar tapi dikasih izin. Keselamatan juga perlu ditingkatkan. Keamanan kan kata menteri menyangkut tarif. Jadi, jangan karena murah tapi ganggu keselamatan. Ngga apa-apa rakyat bayar sedikit mahal tapi selamat,” ujar Miryam di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (18/9).

Komisi V masih menunggu janji Menteri Perhubungan Ignasius Jonan yang akan memecat pejabat eselon I jika tak bisa menaikkan level penerbangan Indonesia ke kategori I.

“Jonan aja itu plin-plan. Dia lupa kalau sekarang dia jadi menteri. Sesuka hati aja dia janji-janji,”

“Menteri itu kebijakan bukan teknis kayak dia jadi dirut KAI. Kita butuh seorang menteri yang punya inovasi dan berintegritas,” tandasnya.

()

()