Jakarta, Aktual.com — Politikus PDIP Rieke Diah Pitaloka mengatakan meskipun pencopotan Budi Waseso sebagai Kabareskrim disanggah Mabes Polri, namun isu tersebut tentu tidak bisa didiamkan.

“Sepanjang pengamatan saya justru Buwas salah satu pimpinan di institusi kepolisian yang getol mengungkap kasus-kasus korupsi. Jadi cukup mengejutkan jika ada pihak-pihak yang menghembuskan pencopotan Buwas sebagai Kabareskrim,” ujar Rieke di Jakarta, Kamis, (3/9).

Rieke menduga isu tersebut memang sengaja dihembuskan untuk membentuk opini publik terhadap Buwas oleh orang-orang yang terganggu dengan sikap tegas Buwas terhadap korupsi.

“Adalah hal yang menggelikan jika kemudian dikembangkan isu bahwa Buwas harus diganti karena dianggap mengganggu stabilitas ekonomi. Apa hubungannya tindakan Buwas mengungkap kasus-kasus korupsi dengan ketidakstabilan ekonomi yang sedang terjadi sekarang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Anggota DPR ini menyebutkan, jika alasan itu benar mungkin tidak ada salahnya mendengarkan tuntutan buruh pada aksi 1 September kemarin, yang lebih terang menjelaskan apa yang mengganggu stabilitas ekonomi negara dan menciptakan ketidakpastian ekonomi bagi rakyat.

“Jangan-jangan isu pencopotan Buwas memang dikembangkan oleh segelintir orang dan kelompoknya yang merasa stabilitas ekonominya terganggu karena sepak terjang Buwas yang ‘buas’ mengungkap kasus korupsi, termasuk yang terjadi di BUMN, PT Pelindo II,” cetusnya.

Terkait hal tersebut, Rieke berharap Presiden Jokowi mendukung kepolisian untuk lebih agresif dalam pemberantasan korupsi, tidak mudah terpengaruh dan lebih arif dalam memutuskan.

“Semoga saja isu pencopotan Buwas hanya sekedar isu dan bukan untuk alihkan opini dari tuntutan buruh dan pekerja Indonesia.”

()