KH Umar Basri Jalani perawatan usai dianiaya (Istimewa)

Jakarta, Aktual.com – Ketua Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) DPP PKS Almuzzammil Yusuf meminta aparat segera menguak jaringan pelaku penganiayaan sejumlah tokoh ulama yang terjadi akhir-akhir ini di Jawa Barat.

Muzzammil dalam rilis PKS, Sabtu, secara tegas mendesak aparat sesegera mungkin mengungkap jaringan pelaku sehingga motif pelaku pengeroyokan para ulama di Jabar yang terjadi berturut-turut dapat segera diketahui, apakah benar pelaku memiliki gangguan kejiwaan atau memiliki motif lainnnya.

“Kita apresiasi penangkapan pelaku tetapi ungkap apa benar pelaku gila? Jangan sampai jadi modus di daerah lain. Pengeroyokan ustaz dan ulama di wilayah Jawa Barat sudah meresahkan masyarakat terutama para pemuka agama Islam,” ujar Muzzammil.

Menurut dia, jika aparat lamban dalam mengungkap tabir dari peristiwa pengeroyokan ulama ini, bukan tidak mungkin korban akan terus bertambah di masa mendatang.

Ia mengingatkan aparat terkait peristiwa beberapa waktu silam seperti dukun santet dan kasus kolor ijo.

Politisi PKS asal Lampung ini menilai selama ini kepolisian sangat responsif dengan kasus terorisme dan cepat mengungkap jaringannya.

Untuk itu, Muzzammil yakin, jika aparat serius, maka teror terhadap para ustadz dan ulama juga bisa diungkap dengan cepat.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau Aher mengaku prihatin dengan wafatnya anggota Komando Brigade PP Persis Prawoto yang dianiaya oleh seseorang berinisial AM (45) menggunakan potongan pipa besi.

(Nebby)