Pelaku Teror Bom dan Penembakan Sarinah (Foto: Tino Oktaviano)
Pelaku Teror Bom dan Penembakan Sarinah (Foto: Tino Oktaviano)

Jakarta, Aktual.com — Kepolisian menantang terduga dalang teror bom Thamrin, Bahrun Naim untuk datang ke Mabes Polri guna memberi keterangan, terkait penyebutan namanya sebagai pihak yang mendalangi bom Thamrin.

“Kalau yang bersangkutan merasa nggak bersalah, datang saja ke sini (Mabes Polri) bilang tidak bersalah. Kalau nggak bersalah, kan nggak akan ditangkap,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Anton Charliyan, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (21/1).

Kendati demikian, sejauh ini kepolisian tetap meyakini bahwa Bahrun adalah dalang peristiwa yang terjadi pada 14 Januari 2016 itu.

“Tentu yakin, makanya pimpinan kami mengatakan demikian. Perintah konser (bom) itu langsung (dari Bahrun),” katanya.

Sebelumnya beredar rekaman di situs berbagi audio yang diduga merupakan suara dari Bahrun Naim, yang seolah membantah bahwa dirinya adalah dalang di balik teror bom di Jalan Thamrin, Jakarta.

Rekaman yang berjudul Bantahan Bahrun Naim itu berdurasi enam detik dan hanya berisi kalimat singkat.

Berikut isi dari rekaman tersebut, “Lha, wong saya itu jarang online, dikira komunikasi, komunikasi dari Hong Kong apa?. Kalimat tersebut diucapkan dengan nada “medhok” khas orang Jawa.

Rekaman dengan format mp3 itu diunggah oleh akun Ghostop. Akun tersebut memakai foto pria berkacamata yang diduga wajah Bahrun Naim.

Sementara pihak keluarga Bahrun Naim menyatakan yakin suara rekaman yang banyak beredar memang suara yang bersangkutan.

“Saya yakin rekaman suara pernyataan itu, mas Bahrun. Namun, hal ini, masih perlu dibuktikan,” kata Dahlan Zaim, adik kandung Bahrun Naim, di Solo.

(Wisnu)