Ilustrasi - Anggota pasukan Brigade Al Qassam, sayap militer kelompok perlawanan Hamas Palestina. (ANTARA/Anadolu/as/am.)
Ilustrasi - Anggota pasukan Brigade Al Qassam, sayap militer kelompok perlawanan Hamas Palestina. (ANTARA/Anadolu/as/am.)

Gaza, aktual.com – Azzam al-Hayya, putra pemimpin senior Hamas Khalil al-Hayya, meninggal dunia pada hari Kamis akibat luka-luka yang diderita dalam serangan udara Israel, demikian sumber medis Palestina mengatakan.

Kepada Xinhua, sumber-sumber tersebut mengatakan bahwa Azzam al-Hayya meninggal dunia akibat luka-luka parah yang dideritanya dalam sebuah serangan udara Israel yang menargetkan kerumunan warga Palestina di pusat Gaza City pada Rabu (6/5).

Dia sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Baptist di Gaza City, hingga akhirnya para dokter menyatakan dia meninggal dunia pada Kamis pagi waktu setempat.

Sementara itu sumber militer Israel pada Rabu malam mengonfirmasi bahwa tentara Israel memang menargetkan Azzam al-Hayya. Dia merupakan putra keempat Khalil al-Hayya yang tewas akibat operasi-operasi Israel dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam pernyataannya menyusul kematian sang putra, Khalil al-Hayya menyebut penargetan itu sebagai “perpanjangan dari agresi terhadap rakyat kami di mana pun” dan menuduh Israel berupaya menekan para negosiator Palestina melalui eskalasi militer.

Selain itu, dia juga memperingatkan bahwa ancaman Israel untuk memperluas operasi militer di Gaza bertujuan untuk memaksa para pemimpin dan negosiator Palestina agar bersedia memberikan konsesi.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain