Banda Aceh, Aktual.co — Sejumlah lembaga dan masyarakat Aceh terus menyalurkan bantuan untuk 558 warga Rohingya yang terdampar di perairan Seunuddon, Aceh Utara, Rabu (13/5).
Informasi yang diperoleh Aktual.co, mahasiswa dari STAIN Malikussaleh, Politeknik Negeri Lhokseumawe, Universitas Malikussaleh dan sejumlah kelompok masyarakat menggalang dana untuk diberikan kepada masyarakat muslim Rohingya.
Bantuan yang diberikan berupa pakaian, uang dan sejumlah makanan ringan. Mahasiswa bahkan menggalang dana dari pengguna jalan untuk disumbangkan ke pengungsi muslim itu.
Sementara itu, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan PMI Aceh Utara turut memberikan bantuan pengobatan dan tenaga medis untuk warga Rohingnya.
Ketua PMI Aceh Utara, Ismed Nur AJ Hasan menyebutkan pihaknya memberikan bantuan pengobatan dan tenaga medis. Diharapkan, bantuan itu bisa membantu pemerintah dalam memberikan pengobatan dan tenaga medis.
Sementara itu, Kepala Pengawasan dan Penindakan (Wasdakin) Imigrasi Lhokseumawe, Albert menyebutkan pihaknya terus melakukan pendataan terhadap warga Rohingnya. Mereka juga berkoordinasi dengan IOM untuk penanganan imigran tersebut.
Saat ini warga Rohingya telah dipindahkan dari GOR Lhoksukon ke TPI Lapang, Aceh Utara. Alasan pemindahan yaitu untuk memastikan tempat penampungan yang lebih luas dan mudah melakukan pengawasan.
Artikel ini ditulis oleh:
















