Jember, Aktual.com – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember melakukan swab massal usai salah satu anggota dewan terkonfirmasi positif Covid-19. Tes swab sendiri dilakukan untuk menekan penyebaran covid 19 di area gedung dewan.

Tes usap itu dilakukan pada Rabu (23/06) kemarin. Di mana DPRD bersama Pemkab Jember harus Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi Terhadap Nota Pengantar Keuangan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun Anggaran 2020.

Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim kepada sejumlah awak media, bahwa membenarkan jika ada satu anggotanya terkonfirmasi positif Covid 19.

“Benar mas, ada satu anggota positif Covid-19,” Ujarnya.

Akibatnya semua orang yang hadir di DPRD pada rapat paripurna sehari sebelumnya harus menjalani tes swab antigen.

Angota Forkompimda seperti Bupati Hendy Siswanto, Wabup MB Firjaun Barlaman, pimpinan dan seluruh anggota DPRD menjalani tes swab antigen.

Hal senada pun disampaikan oleh Bupati Jember Hendy Siswanto, usai mengikuti tes swab, bahwa benar jika ada salah satu anggota dewan yang terkonfirmasi covid 19, sehingga pemkab jember bersama DPRD memutuskan untuk menunda sidang paripurna tersebut.

”Ternyata ada kawan kami (anggota DPRD) yang positif maka keputusan bersama dengan pimpinan DPRD dan kami (bupati) maka paripurna kami tunda,” ujar Bupati Hendy.

Selain itu, Bupati Hendy juga menuturkan bahwa dengan melakukan swab massal ini, bentuk menekan penyebaran covid 19 di gedung dewab tersebut.

“Bagian dari antisipasi maka semua yang hadir di gedung ini kemarin menjalani swab antigen,” tuturnya.

Sementara itu Ketua DPRD Jember Itqo Syauqi mengatakan kondisi DPRD terhitung sejak hari ini dinyatakan semi lockdown.

”Pimpinan sepakat menyatakan sejak terhitung usai tes swab DPRD Jember dinyatakan semi lockdown,” katanya.

”Jadi kemungkinan Senin baru ada aktifitas di DPRD,” imbuhnya.

Tidak ketinggalan puluhan wartawan termasuk awak media ini, 34 ASN, 3 K2, 6 pelayan di kesekertariatan juga harus menjalani swab antingen. Total hingga berita ini diunggah 106 orang telah menjalani tes swab.

(Aminudin Aziz)

(Nusantara Network)