Menteri Hukum dan HAM Yassona Laoly saat rapat kerja dengan Badan Legislasi (Baleg) DPR RI membahas revisi UU MD3 di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/4). Revisi UU Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) segera rampung pada Masa Persidangan IV yang akan berakhir pada pekan terakhir April 2017 AKTUAL/Tino Oktaviano
Menteri Hukum dan HAM Yassona Laoly saat rapat kerja dengan Badan Legislasi (Baleg) DPR RI membahas revisi UU MD3 di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/4). Revisi UU Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) segera rampung pada Masa Persidangan IV yang akan berakhir pada pekan terakhir April 2017 AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Yasonna Hamonangan Laoly kembali ditunjuk Presiden Joko Widodo mengisi posisi Menteri Hukum dan HAM setelah sekitar tiga pekan lalu mengundurkan diri karena akan dilantik sebagai anggota DPR.

“Bapak Yasonna Hamonangan Laoly Menteri Hukum dan HAM. Ini saya harapkan nanti mengawal omnibus law untuk undang-undang cipta lapangan kerja dan juga undang-undang pemberdayaan UMKM,” ujar Presiden Jokowi di lingkungan Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10).

Yasonna Laoly yang mengenakan batik berwarna cokelat, abu-abu dan hitam itu tersenyum singkat saat namanya disebut.

Guru Besar Ilmu Kriminologi Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) itu kembali melepaskan posisinya sebagai wakil rakyat seperti pada 2014.

Sebelum menginjakkan kaki ke perpolitikan nasional dan terpilih sebagai anggota DPR RI, ia pernah menjadi anggota DPRD Sumatera Utara pada periode 1999-2004.

Tidak hanya politisi, ia pernah berprofesi sebagai pengacara dan penasihat hukum, selanjutnya Dekan Fakultas Hukum Universitas HKBP Nommensen dan peneliti di North Carolina State University (NCSU).

(Abdul Hamid)