Jakarta, aktual.com – Dewan Persaudaraan Nasional Solidaritas Merah Putih (Solmet) memberikan apresiasi atas ketegasan Presiden Joko Widodo yang tidak memulangkan 689 warga negara Indonesia (WNI) terduga terlibat ISIS untuk kembali ke Tanah Air.

Menkopolhukam Mahfud MD mengatakan Presiden Jokowi telah memutuskan untuk tidak memulangkan 689 orang Teroris ISIS WNI dalam Rapat Terbatas Kabinet, Selasa (11/2) di Istana Negara, Jakarta.

“Sebagai Anak Bangsa kami bangga dan bersyukur Presiden Jokowi tetap teguh atas sikapnya untuk tidak memulangkan para teroris itu walaupun ada beberapa gelintir orang yang setuju dan mengusulkan wacana ngawur tersebut,” tegas Vissia Indwiarti, Wakil Sekjen II Dewan Persaudaraan Nasional Solidaritas Merah Putih melalui siaran persnya di Jakarta, Rabu (12/2).

Solmet, lanjut Vissia, sepakat bahwa dibatalkannya wacana pemulangan para teroris itu memberikan dampak yang baik dan positif untuk keamanan, ketentraman dan keutuhan Indonesia.

“Tapi di satu sisi kami juga mengingatkan dan mendorong agar Pemerintah/TNI/Polri tetap fokus untuk menyelesaikan PR (pekerjaan rumah) terberat bangsa ini, yaitu memusnahkan dan membasmi paham intoleransi, radikalisme dan terorisme yang masih jauh panggang dari api atas keberhasilan penanganannya,” ucapnya.

“Ini hal utama yang kami harapkan untuk dilakukan oleh Pemerintahan Jokowi, disamping kesejahteraan di bidang ekonomi,” katanya menambahkan.

(Zaenal Arifin)