Lebak, Aktual.Com – PDI Perjuangan Kabupaten Lebak mulai menjalankan mesin politik dalam menghadapi Pemilu 2029 mendatang. Agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab), partai berlambang banteng moncong putih ini memasang target ambisius menaikkan perolehan kursi DPRD dari 7 menjadi 10 kursi.
Di saat yang sama, strategi menghadapi Pilkada Lebak tersebut masih menjadi rahasia internal partai.
Kegiatan Musancab sekaligus pelantikan pengurus PAC digelar di Hotel Mutiara, Kalanganyar, Senin (27/4/2026). Acara tersebut dihadiri jajaran pengurus partai dari tingkat DPC hingga perwakilan DPP.
Ketua DPC PDIP Lebak, Junaedi Ibnu Jarta, mengatakan pelantikan PAC bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari konsolidasi besar partai hingga tingkat kecamatan dan ranting. Menurutnya, setelah dilantik para kader harus segera turun ke tengah tengah masyarakat.
“Setelah pelantikan, kader harus melakukan konsolidasi internal, berkomunikasi dengan masyarakat, membumikan ideologi partai, dan menyampaikan program-program partai,” ujar Jun.
Jun menegaskan, kekuatan utama partai berada di struktur bawah, mulai dari PAC, ranting, hingga kader akar rumput. Karena itu, penguatan organisasi menjadi langkah penting untuk menghadapi pesta demokrasi lima tahunan.
Untuk saat ini PDIP memiliki 7 kursi di DPRD Lebak. Namun partai itu optimistis mampu meningkatkan jumlah kursi menjadi 10 pada Pemilu mendatang.
“Dari tujuh kursi ini, tentu kita ingin sekurang-kurangnya mencapai 10 kursi. Kita pernah meraih capaian itu, mudah-mudahan bisa terulang kembali,” ungkap Junaedi.
Ia menyebut pengalaman kemenangan PDIP pada pemilu sebelumnya menjadi modal besar untuk menatap kontestasi politik berikutnya.
Dalam arahannya, Junaedi menekankan tiga hal yang wajib dimiliki kader partai, yakni disiplin, loyalitas, dan keikhlasan. Menurut dia, perjuangan politik membutuhkan pengorbanan tenaga, pikiran, dan komitmen jangka panjang.
“Sebagai kader partai harus solid menjalankan perintah lpartai. Ukurannya disiplin, loyalitas, dan keikhlasan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Kesehatan DPP PDIP Ribka Ciptaning menegaskan, seluruh daerah mendapat instruksi yang sama dari pusat, yakni memenangkan setiap kontestasi politik. Namun ia enggan membeberkan strategi partai secara terbuka.
“Kalau strategi nggak mungkin dibuka, itu rahasia partai,” ujar ketua komisi IX DPR RI ini.
Terkait Pilkada Lebak mendatang, Junaedi menegaskan PDIP akan tetap memprioritaskan kader internal. Meski demikian, keputusan penetapan calon kepala daerah sepenuhnya menjadi kewenangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
“Kriteria pertama tentu kader. Tapi keputusan final ada di DPP,” katanya.
Dalam kesempatan itu, pengurus partai juga menegaskan, evaluasi akan terus dilakukan di semua tingkatan organisasi, mulai dari DPC, PAC, hingga ranting. Langkah tersebut dilakukan agar mesin partai tetap solid dan siap menghadapi seluruh agenda politik ke depan.
Dengan target penambahan kursi dan konsolidasi menyeluruh hingga tingkat bawah, PDIP Lebak memberi sinyal mulai bergerak lebih awal untuk mempertahankan dominasi sekaligus memperbesar kekuatan politik di Kabupaten Lebak. (Ade)
Artikel ini ditulis oleh:
Rizky Zulkarnain

















