Ketika bersin, seorang mukmin disunnahkan untuk membaca “Alhamdulillah (segala puji bagi Allah)”, dan bagi yang mendengarkannya membaca hamdallah maka ia disunnahkan untuk mendoakannya, yaitu dengan berkata: “yarhamukallah (semoga Allah mengasihimu)”, lalu yang ia menjawab dengan mendoakan orang yang telah mendoakannya dengan berkata: “yahdikumullah wa yushlihu balakum (semoga Allah memberikan petunjuk kepadamu dan memperbaiki keadaanmu”, sebagaimana diriwayatkan oleh imam Bukhari.

Suatu ketika, ada dua orang sahabat yang bersin di majelis baginda nabi SAW, lalu baginda mendoakan salah satu diantara mereka.

Kemudian sahabat yang tidak didoakan oleh bagindapun bertanya, mengapa ia tidak didoakan seperti saudaranya?. Kemudian Baginda Nabi Saw berkata:

” إِنَّ هَذَا حَمِدَ اللَّهَ وَلَمْ تَحْمَدِ اللَّهَ ”

Artinya: “Sesungguhnya laki-laki ini membaca hamdalah, sedangkan kamu tidak memuji Allah Swt”(HR. Bukhari).

Adapun ketika bersin, adabnya adalah dengan meletakkan tangan pada mulut, serta menahannya sebisa mungkin, sebagaimana imam Bukhari Ra menyebutkannya pada salah satu bab di kitab shahihnya. Wallahu A’lam.

Laporan: Abdullah Alyusriy

(Abdul Hamid)