Jakarta, Aktual.com – PT Angkasa Pura I (Persero) meningkatkan upaya pengamanan di 13 bandara, setelah sejumlah ledakan yang terjadi di Surabaya pada Minggu (13/5) lalu dan Senin (14/5) pagi ini.

“Berbagai langkah peningkatan keselamatan dan keamanan kami lakukan untuk mencegah terjadinya aksi pemboman atau aksi teror lainnya di fasilitas publik bandara sebagai obyek vital negara,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi melalui keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Senin (14/5).

Hal ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi ancaman serupa di ruang publik Bandara sebagai obyek vital negara. Sejak hari Minggu (13/5) lalu, PT Angkasa Pura I (Persero) telah melakukan beberapa upaya peningkatan yaitu meningkatkan intensitas patroli di beberapa titik, melakukan profiling melalui CCTV.

Selain itu bersama Satgaspam meningkatkan random check bagi kendaraan yang menuju dan akan masuk ke area bandara, melakukan patroli bersama Satgaspam dengan menurunkan unit K9 di area terminal, dan berkoordinasi dengan badan keamanan eksternal untuk memitigasi potensi ancaman berdampak ke bandara.

Selain itu, Angkasa Pura I juga membuat posko pengamanan terpadu di tiap bandara sebagai pusat bantuan keamanan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan di masing-masing bandara dan pemberlakuan double shift bagi petugas keamanan bandara.