Jakarta, Aktual.com – Tim Khusus Mabes Polri menyelidiki aksi teror di kediaman Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjo dan Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono mengatakan, tim tersebut diisi oleh jajaran Polda Metro Jaya, dibantu anggota Detasemen Khusus Antiteror 88, Inafis, dan Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri.

“Saat ini penyidik sedang bekerja. Kita tunggu saja,” sebut Kombes Pol di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (9/1).

Argo mengatakan, penyidik telah memeriksa beberapa saksi dan rekaman kamera tersembunyi.

Namun, ia belum dapat menjelaskan secara detail hasil pemeriksaan awal penyidik.

Diungkapkan Argo, terdapat dua rakitan molotov terbuat dari botol kaca berisi bahan bakar dan sumbu yang dilemparkan ke arah rumah Laode di Jalan Kalibata Selatan Nomor 42-C, RT01/RW03, Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

“Ada dua biji yang dilemparkan. Sekali tidak nyala dan tidak pecah masih utuh. Yang kedua pecah,” tutur Argo.

Sementara itu, ada tas yang ditemukan tersangkut di pagar kediaman Agus di Perumahan Graha Indah, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat.

“(Benda yang tersangkut di pagar) bukan bom tapi tas, dan ada suatu benda sedang dicek tim Inafis. Tunggu (pemeriksaan) ahli,” jelas Argo.

Usai kejadian itu, pihak kepolisian memastikan situasi di kediaman dua petinggi KPK itu aman dan kondusif lantaran telah dilakukan sterilisasi, serta meningkatkan patroli.

 

Ant.

(Zaenal Arifin)