Sebuah motor ringsek dipamerkan dalam acara Tahun Keselamatan 2017-2018 di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (30/7/2017). Kampanye ini untuk mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pelanggaran lalu lintas, berkendara dengan baik dan tertib berlalu linta dan menghentikan tingginya angka kecelakaan. AKTUAL/Munzir

Jakarta, Aktual.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berupaya meningkatkan keselamatan berkendara melalui sistem transportasi kota yang berkelanjutan.

“Peningkatan keselamatan di jalan selalu berbanding lurus dengan ketersediaan angkutan publik serta sistem transportasi kota yang baik dan berkelanjutan,” kata Menhub Budi Karya Sumadi dalam webinar “Indonesia Youth Road Safety Warriors” yang dipantau di Jakarta, Selasa (21/9).

Budi mengatakan keselamatan dalam berkendara selalu menjadi perhatian pemerintah.

Menurut dia, pemerintah senantiasa memberikan motivasi dan kesadaran untuk terus menaati peraturan dan regulasi yang mengatur dalam hal berkendara.

Kemenhub menggaungkan semangat berkendara aman dan selamat dengan menerapkan 4A, yaitu alertness (kewaspadaan), awareness (kesadaran), attitude (perilaku), serta anticipation (antisipasi).

“Berkendara dengan menerapkan prinsip safety riding dan tidak lalai akan aspek keselamatan berkendara menjadi hal penting dan sangat mendasar,” ujarnya.

Namun demikian, pemerintah tidak hanya fokus pada peningkatan kesadaran dalam penggunaan transportasi, namun juga menerapkan kebijakan sistem transportasi yang berkelanjutan).

Adapun beberapa jenis transportasi yang terus didorong misalnya seperti transportasi umum dan transportasi yang tidak menimbulkan polusi antara lain sepeda, sepeda listrik, maupun pejalan kaki.

Selain itu, Kemenhub juga mengampanyekan keselamatan berkendara di jalan dengan cara pembatasan kecepatan rendah atau 30 km/jam di area pemukiman tempat tinggal, sekolah, maupun tempat beraktivitas.

Menhub berharap melalui upaya-upaya yang telah dilakukan pemerintah, maka target menciptakan zero fatality accident atau tidak ada korban meninggal dapat tercapai.

“Dengan webinar ini saya juga berharap pada generasi muda agar menjadi pelopor keselamatan berkendara di Indonesia. Semoga memberikan keteladanan dan manfaat bagi kemajuan keselamatan transportasi,” ujarnya.

(Antara)