Jakarta, aktual.com – Nama Wahyu Trenggono saat ini mencuat ke publik sebagai calon kuat Menteri BUMN dalam kabinet Joko Widodo – Ma’ruf Amin. Dan sebelumnya didapuk menjadi bendahara tim kampanye nasional Jokowi -Ma’ruf.

Nama Wahyu Trenggono sebagai calon Menteri BUMN, tersebar dalam pesan singkat.

Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu,‎ melalui keterangannya, menilai Wahyu Trenggono layak untuk menjabat Menteri BUMN. Selain dekat dengan Jokowi, Trenggono disebut memiliki komunikasi yang baik.

Saat dikonfirmasi, Trenggono mengatakan hingga saat ini belum dihubungi Jokowi. Dia mengaku tak tahu masuk radar Jokowi atau tidak sebagai calon Menteri BUMN, sebab dirinya tak pernah mendapat informasi apapun.

“Enggak ada (komunikasi). Kalau soal menteri kan hak prerogatif presiden, saya pun enggak tahu apakah saya jadi calon atau tidak,” katanya saat ditemui di Kawasan Utan Kayu, Jakarta, ditulis Senin (19/8).

Ketika disinggung mengenai kesiapannya jika nanti ditunjuk menjadi Menteri BUMN, dia menjelaskan bahwa menjadi menteri bukan perkara siap atau tidak siap, melainkan lebih pada mengabdi pada negara.

Berikut Fakta Mengenai Sosok Wahyu Trenggono:

1. Bos Tower Telekomunikasi

Setelah sebelumnya merintis karier awal di PT Astra International Tbk, lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB), ini mendirikan PT Solusindo Kreasi Pratama (SKP) – Indonesian Tower.

Adapun perusahaan yang dibangun Trenggono kini merupakan penyedia infrastruktur layanan telekomunikasi di Indonesia.

Berdasarkan riwayat hidup Trenggono yang dikutip kumparan dari website Merdeka -Copper Gold, dia menjabat Direktur Utama SKP pada periode 2000-2009. Sementara pada periode 2009-sekarang, dia menjabat Komisaris Utama pada perusahaan tersebut.

Trenggono juga merupakan pendiri PT Teknologi Riset Global Investama di tahun 2007, perusahaan besar yang bergerak dalam bidang telekomunikasi, teknologi, properti, media, dan e-commerce.

2. Pernah Menjabat Bendahara PAN

Trenggono bukan merupakan orang baru di dunia perpolitikan. Pada masa kepemimpinan Ketua Umum PAN periode 2009-2014 Hatta Rajasa, Trenggono ditunjuk sebagai Bendahara PAN, meski di tengah jalan mengundurkan diri.

Tak lama kemudian pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014, Trenggono masuk dalam tim sukses pasangan calon Jokowi-Jusuf Kalla. Begitupun dalam Pilpres 2019, Trenggono didapuk menjadi Bendahara TKN Jokowi-Ma’ruf.

3. Dikabarkan Gantikan Rini Soemarno di 2016

Sebelumnya di tahun 2016, sempat tersiar kabar bahwa Wahyu Trenggono akan menggantikan Rini Soemarno. Hal itu muncul seusai Pansus Pelindo II DPR RI meminta Rini dicopot lantaran dinilai tak berkinerja baik.

Namun kabar tersebut rupanya hanya isu lantaran hingga kini Menteri BUMN masih dijabat Rini Soemarno. Lantas pada periode kedua Jokowi, apakah kabar tersebut akan menjadi kenyataan atau hanya sebatas desas-desus?

(Zaenal Arifin)