Tokoh politik Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais diwawancara sejumlah media di depan ruang sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (14/12/2015). Amien tiba-tiba muncul di depan ruang sidang saat Menko Luhut Binsar Pandjaitan sedang memberikan kesaksiannya di MKD. Tetapi Amien disela wawancara, Amien menekankan, masalah perpanjangan kontrak Freeport sebenarnya jauh lebih penting untuk dipikirkan saat ini dan untuk ke depannya. Ada perampokan legal oleh Freeport. Freeport menghabisi Jayawijaya, mengapa dibiarkan. Setelah MKD sudah usai, saya akan datang ke pimpinan DPR, apakah (kontrak Freeport) perlu diteruskan. Sudah saatnya untuk menasionalisasikan Freeport. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Jakarta, Aktual.com – Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tak boleh lagi jadi gubernur DKI Jakarta. Pasalnya Ahok mempunyai sifat beringas, bengis dan hampir-hampir seperti bandit.

Begitu kalimat yang dilontarkan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional, Amien Rais, dalam sambutannya di pembukaan Kongres V Barisa Muda PAN di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (20/8). (Baca: Kerap Berkhianat, Parpol Disarankan Berpikir Jernih Usung Ahok di Pilkada DKI)

“Sebagai pemimpin Ahok tidak pro terhadap rakyat kecil. Ahok harus dilawan karena sudah kelewatan menjalankan tugasnya. Saya tahu ini akan dikutip, enggak apa-apa,” sergahnya.

Selain itu, kata Amin Rais, Ahok juga antek pemodal. “Jadi tolong besok kalau ada calon penantang yang masuk akal, BM PAN harus datang dengan massa banyak. Kita tunjukkan rakyat itu mesti menang kalau bersatu,” tutup Amien.

Artikel ini ditulis oleh: