Demonstran bentrok dengan petugas saat simulasi pengamanan jelang pendaftaran Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Periode 2017-2022 di Kantor KPU Pusat, Jakarta, Jumat (16/9/2016). Pendaftaran dimulai 21-23 September 2016.

Aceh, Aktual.com — Mabes Polri akan mengirim 100 pasukan Brigade Mobil dari Polda Bengkulu ke Kabupaten Aceh Selatan, dalam menghadapi pemilihan kepala daerah di Aceh.

“Selain akan mengarahkan sekitar 1/3 kekuatan personil organik, kita juga akan menerima 100 personil Brimob dari Polda Bengkulu,” kata Kapolres Aceh Selatan AKBP Achmadi SIK kepada wartawan di Tapaktuan, Jumat (7/10).

Tak hanya itu, pihaknya juga akan dibantu oleh 20 pasukan Brimob Datasemen C Kompi Brimob Trumon. Pasukan Brimob dari Trumon, Aceh Selatan tersebut khusus diperuntukkan pengamanan objek vital Kantor KIP beserta seluruh komisionernya.

“Artinya, sebanyak 20 orang pasukan Brimob dari Trumon tersebut khusus ditempatkan untuk menunjang kelancaran operasional KIP Aceh Selatan sehingga pihak penyelenggara pemilu tersebut dapat bekerja dengan aman terbebas dari tekanan dan intimidasi dari pihak tertentu.”

Achmadi memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di daerah itu kondusif. “Belum ada gangguan keamanan, seluruh wilayah dalam Kabupaten Aceh Selatan kami nilai kondusif semuanya, sehingga tidak ada pemetaan zona hitam maupun zona merah semuanya zona putih, sebab Kamtibmas kita sangat kondusif.”

Kepada pihak manapun yang merasa ada intimidasi serta ancaman, diharapkan segera melapor kepada pihak Kepolisian setempat. Untuk mempertahankan kondisi Kamtimbas yang sangat kondusif tersebut, pihak Polres setempat terus menggencarkan patroli rutin ke seluruh wilayah perkampungan penduduk di daerah itu.

“Untuk menciptakan rasa aman di tengah-tengah masyarakat, seluruh personil Babinkamtibmas Polres dibantu pihak Polsek di seluruh Aceh Selatan selalu rutin menggelar patroli setiap malam. Mereka keluar masuk perkampungan penduduk setiap malamnya, kadang-kadang tidak jarang juga mereka menggelar kopi bareng bersama masyarakat di pelosok-pelosok desa untuk menghimpun informasi.”

(Antara)

(Wisnu)