Luhut Binsar Panjaitan menjadi pembicara dalam acara Orientasi Fungsionaris Partai Golkar, di Jakarta, Sabtu (7/4).

Jakarta, Aktual.com – Jokowi tengah menggelar “beauty contest” terhadap para calon menterinya. Hingga kini patut diapresiasi langkah Jokowi yang mengundang figur-figur baru untuk mengisi kabinetnya, termasuk mengundang petinggi Gerindra sebagai upaya rekonsiliasi.

Diharapkan Jokowi konsisten menghadirkan figur-figur baru. Kalau pun tetap mempertahankan figur lama harus lah yang terbukti konstribusinya membawa kemajuan bagi bangsa dan negara. Figur lama yang hanya menjadi beban harus disingkirkan.

Di antara figur lama yang harus dibuang adalah Luhut Binsar Pandjaitan yang dalam Kabinet Kerja I pernah menjabat sebagai Kepala KSP, Menko Polhukam, dan Menko Kemaritiman.

Rekam jejak selama bercokol di kabinet lebih banyak merugikan dibanding kemanfaatannya. LBP selalu menawarkan solusi yang melibatkan China untuk mengatasi permasalahan bangsa. Misalnya yang teraktual, dalam kasus tekornya BPJS Kesehatan, LBP menawarkan asuransi China.

Selain orientasinya yang selalu condong ke China, LBP juga terlihat mementingkan bisnisnya sendiri. Awal tahun 2018, LBP meresmikan gedung mewahnya Sopo Del Tower di kawasan Mega Kuningan Jakarta.

Tidak sampai di situ, publik dikejutkan kepindahan kantor Pertamina ke gedung milik LBP. Sulit untuk tidak menyimpulkan bahwa kepindahan kantor Pertamina ke Sopo Del Tower ada intervensi kekuasaan di baliknya.

(Abdul Hamid)