Jakarta, Aktual.com — Terpidana kasus penggelapan pajak Gayus Tambunan kembali membuat ulah. Foto Gayus beredar di media sosial, dia sedang pelesiran di sebuah rumah makan. Melalui akun Facebook bernama Baskoro Endrawan mem-posting foto seseorang yang mirip Gayus Tambunan sedang duduk di sebuah meja makan.

Pada dinding laman Facebook-nya, Baskoro menuliskan bahwa Gayus Tambunan terakhir dilihat pada 9 Mei 2015 di sebuah restoran di bilangan Jakarta.

Atas sikap Gayus yang pelesiran itu Menkum HAM Yasonna H Laoly berang. Namun demikian, sikap berang Yasonna itu seharusnya menindak oknum petugas LP Sukamiskin yang telah memberi akses kepada Gayus untuk pelesiran.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi III DPR dari fraksi Golkar Bambang Soesatyo di Jakarta, Selasa (22/9). “Kalau benar foto itu menggambarkan Gayus sedang berpelesiran atau berada di luar kompeks LP Sukamiskin, kasus ini tidak sepenuhnya menjadi kesalahan Gayus. Pihak LP Sukamiskin yang memberi akses kepada Gayus untuk keluar dari LP juga harus dimintai pertanggungjawaban,” kata dia.

Apalagi, sambung Bambang, sikap Menteri Yasonna yang mengancam akan mengisolasi Gayus, dan disisi lain masyarakat juga ingin tahu sekeras apa sanksi yang akan diberikan Menteri Yasonna kepada oknum petugas LP Sukamiskin yang membantu atau memberi akses kepada Gayus untuk meninggalkan kompleks LP Sukamiskin.

“Ini bukan pertama kalinya Gayus bisa keluar dari LP untuk pelesiran. Ini juga menjadi bukti bahwa sudah berulangkali oknum petugas LP membantu Gayus melanggar ketentuan. Artinya, Menteri Yasonna gagal membina dan memperbaiki perilaku negatif oknum LP.”

Terlebih lagi, lanjut dia, banyak oknum petugas LP yang mau menghamba di hadapan para terpidana kaya raya seperti Gayus. Ini bukan cerita baru, sehingga Menteri Yasonna jangan berpura-pura tidak tahu.

‘Para oknum petugas LP itu bersedia melakukan apa saja yang diminta terpidana, karena mereka akan menerima bayaran dari terpidana kaya raya itu. Begitulah modusnya, sehingga tidak usah heran jika Gayus terkesan sangat leluasa untuk melakukan apa saja.”

(Wisnu)