Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019). Presiden Joko Widodo akan mengikuti sidang tahunan dan menyampaikan pidato kenegaraan di hadapan para anggota DPR.  AKTUAL/HO

Jakarta, aktual.com – Presiden Jokowi dalam pidato kenegaraannya di Sidang Tahunan MPR 2019 sempat memuji kinerja Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Direktur Eksekutive Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI), Tubagus Alvin Harasandi menilai pujian tersebut menandakan institusi auditor bekerja dengan baik dan tidak lepas dari peranan anggotanya yang cekatan dan amanah.

“Pujian dari Presiden tentunya adalah buah dari kerja keras seluruh anggota BPK, tidak hanya buah profesionalitas namun juga buah integritas para anggota BPK,” kata Alvin dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (17/8).

“Sudah barang tentu apa yang menjadi harapan Presiden saya yakin sama dengan seluruh rakyat Indonesia, bahwa pujian ini bukan untuk berpuas diri, namun untuk dipertahankan dan terus ditingkatkan,” tambahnya.

Ia pun berharap, Komisi XI DPR benar-benar mempertimbangkan para calon Anggota BPK, khususnya para calon dari petahana seperti Harry Azhar dan Achsanul Qosasi yang akan menjalani fit & proper test.

“Pujian dari Presiden tentunya akan menjadi poin tersendiri yang harus dipertimbangkan oleh Komisi XI bagi 2 anggota BPK yang saat ini sudah lolos ke 32 besar yaitu Harry Azhar Azis dan Achsanul Qosasi,” ujarnya.

Lanjut dia, mereka berdua adalah “part of” dari pujian yang diberikan Presiden. “Artinya mereka punya kinerja memuaskan dan tinggal melanjutkan saja tanpa perlu adaptasi ketika terpilih kembali,” papar Alvin.

Kendati demikian, lanjut Alvin, tetap saja hal tersebut bukanlah harga mati, karena tentu tujuan fit & proper test adalah untuk mencari yang terbaik diantara yang terbaik.

“Pujian Pak Presiden Joko Widodo terhadap BPK yang berhasil menjadikan lembaga negara yang memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara, dimana peranan BPK sangatlah penting,” ucapnya.

“Karena, BPK mengemban tugas memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dapat Tata kelola pemerintahan yang baik mutlak,” pungkas Alvin.

(Zaenal Arifin)