LONDON, ENGLAND - MARCH 25: In this photo illustration the Social networking site Facebook is reflected in the eye of a man on March 25, 2009 in London, England. The British government has made proposals which would force Social networking websites such as Facebook to pass on details of users, friends and contacts to help fight terrorism. (Photo by Dan Kitwood/Getty Images)

Jakarta, Aktual.com — Media sosial kini sudah menjadi salah satu aktivitas masyarakat modern. Mereka yang menggunakan media sosial seperti Facebook, Path, Twitter, Instagram, dan lainnya senang berbagi informasi diri serta ajang pamer foto.

Namun, beberapa jari nakal seringkali meniru media sosial Anda menggunakan foto dan nama akun yang sama dengan Anda. Beberapa di antaranya digunakan dengan motif menyebarkan pornografi atau membuat nama si pengguna menjadi buruk.

Hal itu kini tak lagi menjadi kekhawatiran, demikian dikutip dalam laman Huffington Post, Facebook telah menginformasikan Mashable untuk menguji fitur baru yang dapat mengirimkan pemberitahuan otomatis dan mendeteksi jika ada pengguna lain yang menyamar sebagai Anda dengan menggunakan nama dan foto. Dari sana, Anda akan Diminta untuk mengidentifikasi apakah itu benar anda atau itu benar-benar akun penipu.

Antigone Davis, Kepala Kemanan Facebook Global, mengatakan, kepada Mashable, “Kami mendengar tanggapan. Dan, itu adalah langkah nyata perhatian bagi beberapa wanita yang di dalam daerah tertentu dari dunia di mana ia ‘menyamar’, mungkin telah ditentukan oleh konsekuensi budaya atau sosial.”

Facebook dikabarkan mulai menguji fitur baru tersebut di bulan November. Fitur ini sekarang tersedia sekitar 75 persen di seluruh dunia. Untuk saran lebih lanjut tentang apa yang harus dilakukan terhadap peniru (penipu atau penyamar) Facebook, periksa panduan Lifehacker FB Anda.

()