Jakarta, Aktual.com – Lembaga Survei poltracking Indonesia memperediksi ada empat poros koalisi yang akan bersaing pada pemilihan presiden 2024. Selain itu, Poltracking juga menampilkan para kandidat calon presiden dan calon wakil presidennya.

Koalisi pertama yakni Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) terdiri dari Partai Golkar, PAN dan PPP. Potensi capres dari KIB adalah Airlangga Hartarto, dan Ganjar Pranowo. Sementara itu cawapresnya dari kalangan parpol yakni Sandiaga Uno dari non-parpol yaitu Erick Thohir dan Ridwan Kamil.

Sementara itu, poros kedua adalah Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) yang terdiri dari partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Koalisi ini berpotensi mengusung Prabowo Subianto sebagai kandidat capres, dan juga ada Muhaimin Iskandar atau Khofifah Indar Parawansa.

Selanjutnya Partai Nasdem, Demokrat dan PKS diprediksi membentuk poros ketiga yang mengusung Anies Baswedan sebagai capresnya.

Poros terakhir dari skenario Poltracking menampilkan PDIP Perjuangan dengan kandidat capres Puan Maharani. Adapun nama cawapresnya diantaranya Sandiaga Uno, Erick Thohir, Andika Perkasa sampai Ridwan Kamil

Direktur eksekutif poltracking Indonesia Indonesia Hanta Yuda memaparkan bahwa faktor elektabilitas masih dominan jelang Pemilu 2024.

“Jadi kalau orang elektabilitas nya tinggi itu kalau misalnya tidak didukung partai kan percuma mereka nggak bisa maju, tapi kalau yang dipaksakan dari internal partai kemudian peluang menangnya juga mereka memperhatikan… tapi, saya kira variabel elektabilitas menjadi variabel yang makin dominan”, papar Hanta dalam pemaparan surveinya di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu (31/8).

(Dede Eka Nurdiansyah)