Khofifah Indar Parawansa

Jakarta, Aktual.com – Khofifah Indar Parawansa mengatakan akan menghadap dan melaporkan kepada presiden terkait rencananya untuk maju dalam pemilihan gubernur Jawa Timur, setelah semuanya final.

“Komunikasi dengan presiden tentu setelah semua selesai, baru melapor. Kan tidak baik kalau belum selesai,” kata Khofifah di Jakarta, Kamis (19/10).

Khofifah yang saat ini menjabat sebagai Menteri Sosial dalam Kabinet Kerja mengatakan, final yang dimaksudnya adalah apabila persyaratan untuk maju dalam pilgub sudah terpenuhi.

“Kan ada persyaratan untuk berangkat pilgub minimal berapa persen pendukung, berapa kursi kalau basisnya kursi. Setelah itu semua ‘fix’, semua tertulis, semua bersepakat ya laporlah,” tambah dia.

Lebih lanjut Khofifah yang juga Ketua Umum Muslimat NU itu mengatakan, saat ini ditengah proses rencananya maju dalam pilgub berjalan, ia ingin memastikan bahwa tidak ada kinerja di Kementerian Sosial yang tereduksi.

“Saya ingin pastikan bahwa seluruh energi positif ini tetap bisa berjalan dengan prima di Kemensos,” ujar dia seraya menambahkan akan tetap menjaga amanat sebagai Mensos dengan baik sehingga proses Pilgub Jatim tidak boleh menurunkan kinerja Kemensos.

Proses yang berjalan saat ini berupa koordinasi yang dilakukan termasuk partai-partai yang mengusung Khofifah di samping juga elemen-elemen strategis di Jawa Timur salah satunya adalah para kyai.

Ia juga belum mau bersuara siapa sosok yang dipasangkan sebagai bakal calon wakil gubernur yang akan mendampinginya.

“Nanti. Karena itu juga termasuk yang sedang berproses, memang kemarin waktu di (pesantren) Tebu Ireng dalam pertemuan terbatas mereka sampaikan ke saya kalau nanti jadi maju tolong wakilnya itu aliansi santri nasionalis,” ujar Khofifah.

Hingga saat ini Partai Golkar dan Nasdem yang sudah memberikan dukungannya kepada Khofifah untuk maju dalam pilgub Jatim.

 

Ant.

()