U.S. Secretary of State Hillary Rodham Clinton answers questions during her joint press conference with Hungarian Prime Minister Viktor Orban (not pictured) in the Delegation Hall of the parliament building in Budapest on June 30, 2011. U.S. Secretary of State Hillary Rodham Clinton is on a visit to Hungary as part of a tour focused on promoting human rights and democracy. AFP PHOTO / ATTILA KISBENEDEK (Photo credit should read ATTILA KISBENEDEK/AFP/Getty Images)

Jakarta, Aktual.com — Aktor Hollywood, Will Smith mengatakan, bahwa calon kandidiat Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump yang pernah mengatakan “hal buruk tentang Muslim”, memaksa ia untuk mencalonkan diri sebagai Presiden AS.

Will Smith mengungkapkan, ambisi besar untuk memasuki kancah politik Negeri Paman Sam. Namun saat ini, dia mengaku ada satu alasan tertentu untuk merubah kariernya.

will+smith+american+flag

“Jika orang (Donald Trump) terus mengatakan tentang hal ‘gila’ mereka dalam berita akhir-akhir ini tentang ‘dinding’ dan Muslim, mereka akan memaksa saya terjun ke arena politik,” kata bintang film ‘Men In Black’, kepada koresponden CBS, Tracy Smith selama promosi untuk film barunya.

Selain pelarangan Muslim masuk ke AS, statmen kontroversial Donald Trump yang juga menyerukan ‘dinding’ pembangunan di perbatasan AS dengan Meksiko, pada Minggu ini, memaksa Smith untuk membela Islam dan warga Meksiko.

Donald Trump AS

Nampaknya, Smith sangat marah dengan Trump. “Pernah mendengar tentang Konstitusi Amerika, Donald Trump?.” Tak hanya itu, bahkan Smith menyebut Trump sebagai “Orang Bodoh”.

“Saya harus menjadi Presiden AS.”

Para fans Smith merekomendasikan idolanya itu mendapatkan beberapa pengalaman sebagai seorang Senator AS atau setidaknya terlibat di dalam Senat AS. (Sumber: Metro.Co.UK/ Huffington Post). 

Artikel ini ditulis oleh: