Jakarta, Aktual.Com–Wakil Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Ilham Sani mengatakan diluar Pilkada DKI Jakarta 2017, Pilkada Banten dan Kabupaten Bekasi menarik untuk dicermati, pasalnya hal tersebut menjadi bagian yang logis dan penting mengingat karakterisik dan keunikan perannya masing-masing.

“Banten dan segala potensinya merupakan provinsi yang diharapkan akan menjadi rekan DKI Jakarta dalam seluruh dimensi. Sementara Bekasi merupakan daerah penyangga Jakarta sekaligus lokasi kawasan industri terbesar di Jakarta,” ungkap Ilham di Jakarta, Minggu (23/10/2016).

Bekasi kata Ilham adalah salah satu daerah penyangga Jakarta, dinamika sosial politik di Bekasi akan berdampak pada sosiologi politik Jakarta.

Dia menambahkan masih lekat dalam ingatan kita tentang dinasti Atut di Banten, dengan segala kerusakan yang disebabkan oleh KKN yang massif dan sistematis .

“Kerusakkan tersebut tentunya tidak hanya menyebabkan Banten tertinggal dalam pembangunan, namun juga dalam kesejahteraan rakyatnya.

Belajar dari pengalaman Banten, kepemimpinan inkumben di Kabupaten Bekasi, seolah mengikuti jejak Atut yang hanya akan membawa kemunduran dan kesengsaraan bagi Masyarakat Kabupaten Bekasi dan bukan tidak mungkin mengganggu perekonomian nasioanl.

“Beberapa indikasi yang menguatkan, antara lain pengangkatan dan rotasi pejabat di lingkungan Kabupaten Bekasi carut marut, sengketa lahan dengan angka yang mencengangkan hingga 1,3 juta bidang tanah, buruknya kondisi infrastruktur sarana dan prasarana publik, dugaan korupsi dana pembangunan GOR serta maraknya premanismedan pungli di kawasan industri,” cetus Ilham.

Sejalan dengan semangat Revolusi Mental dan Nawacita yang diusung Presiden Joko Widodo, kata Ilham LPI turut mendorong agar proses Pilkada khususnya di Banten dan Kabupaten Bekasi berjalan dengan lancar dan tertib.

“Sehingga dapat menghasilkan pemimpin-pemimpin daerah yang mampu memetakan permasalahan daerahnya, untuk kemudian memberikan solusi konkret atas berbagai permasalahan tersebut,” kata Ilham.

Lebih jauh kata dia, suksesi kepemimpinan di kedua daerah tersebut diharapkan akan mampu bersinergi dengan kepemimpinan daerah di DKI, sehingga program-program pembangunan dapat dijalankan secara lancar dan terkoordinasi demi mendapatkan hasil yang optimal bagi kesejahteraan rakyat serta kemajuan nusa dan bangsa.

(Bawaan Situs)