Yogyakarta, Aktual.com – Kepala Kepolisian Resor Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, AKBP Firman Lukmanul Hakim menyatakan pemuda yang mengamuk membawa senjata tajam di Gereja Santa Lidwina Bedok, Jalan Jambon, masih hidup meskipun sempat ditembak dan dikeroyok massa.

“Saat ini pelaku kami amankan masih dalam kondisi hidup. Sementara di rawat di Rumah Sakit Akademik UGM Yogyakarta,” katanya di sela olah TKP, Minggu (11/2).

Seperti diberitakan seorang pemuda mengamuk membawa senjata tajam di Gereja Santa Lidwina Bedok, Jalan Jambon, Gamping, Kabupaten Sleman, Minggu, sekitar pukul 07.45 WIB.

Menurut dia, pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan pada kaki kanannya karena dinilai sangat membahayakan jiwa orang.

“Pelaku menyerang dengan membabi buta dan membahayakan orang lain sehingga terpaksa ditembak,” katanya.

Pelaku yang diketahui bernama Suyono warga Banyuwangi, Jawa Timur, mengamuk dan melukai empat orang luka termasuk seorang pastor.

Saaks mata Danang Jaya warga Nogotirto, Gamping, Sleman mengatakan kejadian tersebut bermula saat Misa masih berlangsung yang dipimpin Romo Prier.

“Tiba-tiba pelaku datang dengan membawa sebuah pedang sepanjang sekitar satu meter. Pelaku langsung merusak benda-benda yang ada di dalam gereja seperti patung dan perabot lainnya,” katanya.

(Nebby)