16 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37855

Anggaran Parpol, Sudah Ada Pembicaraan Antara DPR dengan Pemerintah

Jakarta, Aktual.co — Ketua DPR Setya Novanto mengatakan, DPR dan pemerintah sudah membicarakan terkait pembiayaan negara terhadap partai politik, namun belum ke arah formal.
“Sampai sekarang angkanya belum persis dan semua itu antara DPR dan pemerintah ada pembicaraan, namun belum ke hal-hal formal,” katanya, di Gedung Nusantara III Jakarta, Selasa (10/3).
Dia mengatakan, bantuan dana parpol yang diwacanakan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo tentu sudah melalui kajian.
DPR memperhatikan bahwa semua partai politik membutuhkan dana operasional yang berkaitan dengan program-program didaerahnya.
“Saat ini, di partai ada wakilnya di DPR RI yang tentunya untuk bisa memberikan kontribusi besar,” ujarnya.
Dia mengatakan, nilai dana yang diberikan kepada parpol itu dirumuskan pemerintah dengan memperhatikan evaluasi.
Selain itu, pemerintah diharapkan memperhatikan asas proporsionalitas jumlah dana yang diberikan itu berdasarkan perolehan kursi parpol di legislatif.
Dana bantuan itu akan memberikan program terbaik untuk partai sehingga bisa menghindari korupsi.

Artikel ini ditulis oleh:

Sahkan Kubu Agung, Yusril Sebut Menkumham Tak Paham Putusan MPG

Jakarta, Aktual.co — Kuasa Hukum Partai Golkar hasil Munas Bali, Yusril Ihza Mahendra mengatakan, Menteri Hukum dan HAM, Yasona Laoly tak paham dengan putusan Mahkamah Partai Golkar.
“Saya kira Menkumham kalau sahkan AL, jelas-jelas dia tidak paham putusan Mahkamah Partai. MP tidak dapat membuat keputusan. Oleh karena itu, kami sedang mengajukan gugatan dan itu sedang berjalan,” kata Yusril di Jakarta, Selasa (10/3).
Kata Yusril, sebenarnya belum ada putusan, hanya mengatakan agar Agung Laksono mengirim susunan pengurus. “Apakah mau ditetapkan atau tidak, saya juga tak mengerti maksud Yasono,” kata dia.
Surat yang dikeluarkan Menkumham adalah surat biasa, bukan keputusan. “Dan itu terlihat dari suratnya, bukan surat keputusan, hanya surat biasa,” ujar dia.
Dengan keluarnya surat tersebut, pemerintah dinilai sangat kacau.
“Saya anggap dia main kekuasaan dan sangat buruk pemerintah ini karena memecah partai, seperti  PPP, Golkar,” pungkas Yusril.

Artikel ini ditulis oleh:

Polri: 16 WNI yang ke Turki Pakai Dokumen Sah

Jakarta, Aktual.co — Kepolisian Republik Indonesia hingga kini belum menyimpulkan adanya pelanggaran pidana yang dilakukan oleh 16 warga negara Indonesia yang diduga hilang di Turki.
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Rikwanto mengaku, 16 WNI yang diduga memisahkan diri pada saat tour ke Turki itu sudah sesuai prosedur.
“Pelanggaran sementara ini belum ada, belum ditemukan adanya pelanggaran terhadap mereka,” kata Rikwanto di kantornya, Jakarta, Selasa (10/3).
Rikwanto mengatakan dokumen keberangkatan mereka benar dan sah tidak menyalahi aturan maupun dipalsukan.
“Saat berangkat mereka dokumennya sah, ada paspor, visa, seluruhnya benar. Diharapkan mereka segera memberi kabar dan pulang ke Indonesia.”
Seperti diketahui, Kementerian Luar Negeri masih mencari 16 warga negara Indonesia yang hilang di Turki. 16 WNI ini dikabarkan memisahkan diri dari rombongan 25 WNI lainnya yang saat berada di bandara Ataturk.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Polri Tepis Spekulasi Kebakaran Wisma Kosgoro Sabotase

Jakarta, Aktual.co — Kepolisian Republik Indonesia tengah melakukan penyelidikan untuk mencari penyebab terjadinya kebakaran gedung Wisma Kosgoro di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, pada Senin (9/3) malam.
“Sebabnya belum bisa dikatakan sekarang, perlu pemeriksaan mendalam, saksi yang ada, yang terakhir meninggalkan tempat siapa,” kata Kabag Penum Div Humas Polri, Kombes Rikwanto dikantornya, Jakarta, Selasa (10/3).
Saat disinggung adanya spekulasi yang berkembang bahwa kebakaran di gedung milik partai Golongan Karya (Golkar) karena sabotase dari salah satu pihak terkait dualisme kepengurusan Golkar, Rikwanto pun menampik hal tersebut.
“Kita lurus-lurus saja, tidak ada spekulasi,” ujar Rikwanto.
Rikwanto menambahkan, dari pemeriksaan sementara yang dilakukan petugas pemadam kebakaran pihaknya mendapatkan informasi awal, bahwa kebakaran bisa meluas karena beberapa alat keamanan kebakaran tidak berfungsi.
“Damkar melakukan pemeriksaan. Ada yang fungsi ada yang nggak. Kalau keran kebakaran di Jakarta juga masih kurang, harusnya kalau kebakaran, bisa langsung cuuusss. Di kanan kirinya harusnya ada hydrant yang bisa mengambil air yang siap menembakkan air.”
Diberitakan sebelumnya, Wisma Kosgoro di Jln MH Thamrin hangus terbakar pada Senin (9/3) kemarin, yang terjadi sekitar pukul 18.45 WIB. Si jago merah melalap lantai 16 dan 17 gedung tersebut, hingga merembet ke lantai 18. Hingga kini belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Damkar: Akan Bentuk Tim Ivestigasi Penyebab Kebakaran Wisma Kosgoro

Jakarta, Aktual.co — Kepala Seksi Operator Pemadam Kebaran Jakarta Pusat, Mukhtar Zakaria akan menyiapkan tim investigasi dari damkar untuk guna mengetahui penyebab kebakaran.
“Kita untuk pertanggungjawaban ke Gubernur. Kalau minta dirilis, harus berkirim surat,” katanya, Selasa (10/3). 
Nantinya, tim investigasi damkar akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian yang juga akan melakukan investigasi.
“Kita akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian,” paparnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

16 WNI yang Hilang di Turki Belum Dipastikan Gabung ISIS

Jakarta, Aktual.co — Mabes Polri belum bisa memastikan 16 warga negara Indonesia (WNI) yang hilang di Turki bergabung dengan kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).
Kabagpenum Mabes Polri Kombes Rikwanto mengatakan, WNI yang hilang masih bisa dihubungi dan mengaku ingin kembali bergabung dengan agen wisata yang membawanya itu.
“WNI ada. Apakah masih di Turki, apakah menyeberang ke ISIS, belum ada berita dari sana apakah mereka menyeberang ke ISIS,” kata Rikwanto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (10/3).
Dia pun hingga kini belum menemukan indikasi pemalsuan paspor yang digunakan ke-16 WNI tersebut. “Belum ada perkembangan. Anggap saja sekarang oleh kedutaan, orang hilang. Hilang karena kesadaran, menghilangkan diri.”
Seperti diberitakan sebelumnya, Kementerian Luar Negeri masih mencari 16 warga negara Indonesia yang hilang di Turki. 16 WNI ini dikabarkan memisahkan diri dari rombongan 25 WNI lainnya yang saat berada di bandara Ataturk.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain