18 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37891

Uchok Sky Akui Temukan Anggaran Ganda di APBD Versi Ahok

Jakarta, Aktual.co —Adanya anggaran ‘siluman’ di kisruh APBD DKI 2015 jangan melulu menyalahkan oknum DPRD DKI semata.
Direktur Centre For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi, mengatakan dalam kasus kisruh APBD DKI ini, Pemprov juga patut dicurigai dengan sikap mereka yang mengunci program-program dengan sistem e-budgeting agar tidak bisa dibahas lagi oleh DPRD.
Padahal, ujar Uchok, anggaran ganda juga ditemukan di draf APBD 2015 versi Pemprov DKI, atau yang biasa disebut versi Ahok.
“Ini dari Sekretaris Daerah (Sekda Saefulla) loh, ada anggaran ‘double’ di tiap SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah),” ujar dia, sambil mengacung-acungkan beberapa lembar kertas berisi nama program dan nilai anggaran yang disebutnya ganda, saat diskusi di Cikini Jakarta, Senin (9/3).
Dalam lembar tersebut, ujar Uchok, tercatat anggaran ganda muncul di tiap SKPD. Seperti di program perencanaan pembangunan daerah tingkat SKPD/Biro Tata Pemerintahan sebesar Rp100 juta, dan ternyata kembali muncul di SKPD/Biro yang lain. “Harusnya satu aja satu SKPD.”

Artikel ini ditulis oleh:

Belum Jelas Waktu Eksekusi Mati, Regu Tembak Tetap Disiagakan

Jakarta, Aktual.co — Hukuman mati terhadap 10 terpidana yang saat ini sudah berada di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah masih belum jelas kapan akan dilaksanakan. Polri pun dalam hal ini masih menunggu kepastian dari Kejaksaan selaku eksekutor.
Meski begitu, Polri tetap siagakan personel regu tembak di lapas Nusakambangan. Bahkan, pengamanan eksekusi mati diperketat dengan melibatkan Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri.
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Rikwanto memastikan Polri telah melakukan rangkaian pengamanan untuk eksekusi mati gelombang kedua ini. Pengamanan dipastikannya telah berlangsung sejak pemindahan tahanan mati ke Nusakambangan hingga dikebumikan.
“Regu tembak sudah siap sejak dipindahkan dari Lapas di Bali kemudian dikawal sampai Cilacap. Tim Polri yang akan melakukan eksekusi sudah siap. Masalah pengunduran (eksekusi) itu memang wilayah kejaksaan,” kata Rikwanto dikantornya, Jakarta Selatan, Senin (9/3). 
Rikwanto mengatakan, seperti halnya TNI yang turut terlibat pengamanan dengan pengerahan alat utama sistem senjata (Alutsista), Polri juga telah melakukan deteksi dengan analisa adanya sejumlah daerah yang diprediksi berpotensi memunculkan kericuhan. Densus 88 Antiteror juga telah dilibatkan untuk mengantisipasi aksi teror, termasuk ancaman bom.
“Densus 88 dilibatkan, kita siap kalau memang ada mencoba memancing di air keruh itu diantipasi. Sniper tidak ada dilibatkan,” kata mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini.
Menurut dia, ada beberapa daerah rawan di sekitar Nusakambangan untuk dilakukan pengamanan. “Ada beberapa tempat yang mungkin ada reaksi. Bisa saja di sekitar Nusakambangan. Itu kita antisipasi,” ujar Rikwanto.
Meski tak dilakukan penambahan pengamanan, namun Rikwato menekankan pengamanan telah diperketat jelang eksekusi mati, khususnya di sekitar Nusakambangan.
“Disortir di penyeberangan untuk yang boleh masuk ke Nusakambangan. Pengamanan bukan hanya di Cilacap, tapi juga sepanjang perjalanan pemindahan, lokasi terpidana dieksekusi, proses eksekusi dan penguburan.”
Lebih jauh Rikwanti menuturkan, regu tembak yang telah berada di Nusakambangan disiagakan di satuan terdekat, menunggu kepastian waktu eksekusi dilakukan. Polres Banyumas dan Polres Cilacap menjadi pilihan karena lokasi yang berdekatan dengan pulau tersebut.
Sebelumnya Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung memastikan sembilan terpidana mati telah dipindahkan ke LP Nusakambangan, termasuk “Duo Bali Nine”. Satu warga negara Filipina yang masuk dalam daftar eksekusi mati yaitu Marry Jane masih melakukan proses Peninjauan Kembali (PK). Mengenai kepastian waktu eksekusi, Tony mengungkapkan akan disampaikan langsung Jaksa Agung Prasetyo.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

IHSG Ditutup Anjlok 70 Poin ke Level 5.444

Jakarta, Aktual.co — Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup tertekan sebesar 1,27 persen seiring dengan pergerakan bursa saham di kawasan Asia.

IHSG BEI ditutup melemah 70,15 poin (1,27 persen) menjadi 5.444,63. Sementara kelompok 45 saham unggulan(indeks LQ45) turun 14,23 poin (1,48 persen) ke level 946,54.

IHSG BEI mendapat imbas negatif dari bursa saham Asia yang bergerak melemah menyusul ekspektasi bank sentral AS (the Fed) akan menaikan suku bunganya (Fed fund rate) lebih cepat dari perkiraan setelah data tenaga kerja non-pertanian AS tumbuh.

“Kenaikan Fed fund rate akan memicu aset dalam bentuk dolar AS menjadi lebih menarik bagi investor sehingga dapat mendorong dana investasi di pasar negara berisiko berpindah ke AS, situasi itu akan berdampak negatif di pasar saham,” ujar Analis PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Guntur Tri Haryanto di Jakarta, Senin (9/3).

Kendati demikian, menurut dia, sentimen the Fed itu hanya bersifat sementara, investor tentu akan melakukan perhitungan ulang investasinya. Investor akan melihat fundamental negara-negara berkembang yang dinilai mencatatkan pertumbuhan.

“Sejauh ini, Indonesia masih menjadi salah satu tujuan investasi bagi investor,” katanya.

Ia mengemukakan bahwa valuasi IHSG juga masih cukup atraktif dengan “price to earning ratio” (PER) sekitar 16 kali. Valuasi IHSG BEI itu masih bersaing dengan bursa saham di kawasan Asia yang berkisar 14-17 kali. Dengan asumsi tersebut, maka potensi IHSG melanjutkan kenaikan masih terbuka.

Analis Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya menambahkan bahwa koreksi yang terjadi pada saham-saham di dalam negeri pada awal pekan ini (Senin, 9/3) dapat dijadikan peluang untuk melakukan akumulasi pembelian.

“Secara teknikal, IHSG masih menunjukan potensi penguatan menuju level batas atas 5.547 poin. Potensi penguatan IHSG BEI juga masih didukung oleh ekonomi Indonesia yang stabil, sehingga belum ada hal hal yang perlu di khawatirkan,” katanya.

Tercatat transaksi perdagangan saham di BEI sebanyak 260.534 kali dengan volume mencapai 4,24 miliar lembar saham senilai Rp5,46 triliun. Efek yang mengalami kenaikan sebanyak 71 saham, yang melemah 237 saham, dan yang tidak bergerak nilainya atau stagnan 92 saham.

Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng melemah 40,95 poin (0,17 persen) ke 24.123,05, indeks Bursa Nikkei turun 180,45 poin (0,95 persen) ke 18.790,55, dan Straits Times melemah 12,94 poin (0,38 persen) ke posisi 3.404,57.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Tahun Ini Bea Materai Akan Naik Hingga Rp12.000

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah akan segera menaikkan tarif bea materai pada tahun ini. Rencananya, bea materai Rp3.000 akan naik menjadi Rp10.000 dan materai Rp6.000 menjadi Rp18.000.

Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Sigit Priadi Pramudito mengatakan bea materai dan revisi Undang-Undang (RUU) tersebut saat ini masih dalam tahap pembahasan dan targetnya akan selesai sebelum Juni 2015. Pasalnya, pembahasan RUU tersebut harus melewati program legislasi nasional (Prolegnas) terlebih dahulu.

“DPR janji dalam waktu dekat ini didahulukan,” ujar Sigit di kantor Kemenkeu Jakarta, Senin (9/3).

Lebih lanjut dikatakan Sigit, nantinya tarif bea materai tersebut juga akan diterapkan di sektor ritel. Namun, menurutnya hal tersebut masih dalam tahap diskusi.

“Targetnya Juni semua selesai,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Terminal Arun Resmi Beroperasi, Jokowi: PLN Hemat Rp72 Miliar/Hari

Banda Aceh, Aktual.co — Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini meresmikan beroperasinya Terminal Penerima dan Regasifikasi LNG di Kompleks Kilang Arun, Blang Lancang, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe. Jokowi ingin keberadaan proyek itu membawa manfaat untuk rakyat Aceh. Jokowi menyebut sebagian aset PT Arun dialihfungsikan menjadi Terminal Penerima dan Regasifikasi lantaran Kilang Arun tidak lagi memproduksi gas alam cair (LNG) untuk diekspor ke luar negeri sejak Oktober lalu.

“LNG didatangkan dari Tangguh dan Bontang akan diregasifikasi di Kompleks Kilang Arun guna disalurkan untuk industri-industri di Aceh dan Sumatera Utara,” terang Jokowi.

Menurut Jokowi, di lokasi itu terdapat aset berupa tanah yang sangat luas yaitu mencapai 2.000 hektar lebih. Itu sebabnya, ia berharap Pemerintah Aceh mendorong investor untuk berinvestasi membangun kawasan industri di lokasi tersebut.

“Industri-industri didorong untuk menuju ke sini, karena gas lebih murah dibandingkan pakai BBM (bahan bakar minyak) dan batubara. Infrastruktur ini bisa membuat banyak penghematan bagi PLN, dihitung-hitung mencapai Rp 72 miliar per hari,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, lahan untuk industri sudah siap, gasnya siap, apalagi. Power Plant (pembangkit listrik) juga lebih efisien kalau pakai gas.

“Saya berharap segera dibangun industri yang ada sumber bahan bakunya di Aceh. Ini untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran di Provinsi Aceh,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pengamat: Aksi Sadap Menyadap Jamak

Jakarta, Aktual.co — Aksi sadap menyadap (spionase) yang ramai dibahas di dunia internasional merupakan hal yang jamak.
Hal ini dikatakan oleh Pengamat Intelijen  Susaningtyas Kertopati. Soal penyadapan, Australia dan Selandia Baru termasuk dalam ‘club eksklusif spionage Five Eyes’ (AS, Inggris, Kanada, Selandia Baru dan Australia). Untuk diketahui, kelima negara tersebut tidak saling memata-matai, melainkan saling bekerjasama dalam memata-matai negara lain.
“Spionase dan kontra-spionase, intelijen dan kontra-intelijen, terjadi di mana-mana,” kata Susaningtyas, kepada Aktual.co, Senin (9/3).
Menurut dia, hampir semua negara, bahkan organisasi swasta dan bisnis, memiliki kegiatan intelijen untuk berbagai kepentingan. Penyadapan dalam kegiatan intelijen disebut sebagai Pulbaket  (pengumpulan bahan keterangan) yang dilakukan untuk mendapatkan informasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain