4 April 2026
Beranda blog Halaman 39308

Mesir Bebaskan Wartawan Al-Jazeera Peter Greste

Jakarta, Aktual.co —  Setelah setahun dipenjarakan, akhirnya wartawan al-Jazeera Peter Greste yang dituduh menyebarkan berita bohong, kini dibebaskan dari Mesir.
Peter sebelumnya dituduh pemerintah Mesir telah bekerja sama dengan Ikhwanul Muslimin tahun 2013. Peter ditangkap bersama dua wartawan al-Jazeera lain Mohamed Fahmy dan Baher Mohamed di Kairo. Yaitu setelah penggulingan Presiden Mohammed Morsi oleh militer kala itu.
Dalam persidangan semua terdakwa membantah tuduhan atas dirinya, bahkan menilai proses sidang mereka sebelumnya sebagai tidak benar.
 “Kami senang Peter dan keluarganya  akan bersatu kembali, Ini telah menjadi cobaan yang luar biasa dan tidak dapat dibenarkan bagi mereka, dan mereka alami. Kami tidak akan berhenti sampai Baher dan Mohamed juga kembali kebebasan mereka,” Kata Mostefa Souag, Direktur Jenderal jaringan media Al-Jazeera.
Sebelumnya ketiga wartawan ini mengajukan banding dalam persidangannya dan permohonan tersebut dikabulkan pemerintah mesir.
Presiden Mesir Abdul Fattah al-Sisi mengatakan pada November lalu tealh menimbang kemungkinan pemberian grasi bagi dua wartawan asing al-Jazeera. Sebelum dia telah menandatangani keputusan tentang pemulangan tahanan asing.
Menyusul bulan Januari lalu, pengadilan tinggi Mesir memerintahkan pengadilan ulang ketiga pria yang diduga bekerjasama dengan Ikhwanul Muslimin ini.
Tepat 1 Februari 2015 Kemendagri Mesir pun  memutuskan pengekstradisian wartawan australia  Peter Greste  ke negaranya. Melalui persetujuan kabinet, ditetapkanlah Keputusan Presiden no.140 tahun 2014 tentang ekstradisi terdakwa dan pendeportasian para narapidana.

Artikel ini ditulis oleh:

Warnoto

Menaniaya karyawan karaoke, Daud Kei Ditangkap Polda Metro

Jakarta, Aktual.co — Polda Metro Jaya menciduk pria bernama Ladau Tetlageni alias Daud Kei yang diduga menganiaya seorang karyawan karaoke di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
“Korban pengeroyokan bernama Deni Rizkat,” kata Kepala Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Herry Heryawan saat dikonfirmasi di Jakarta Minggu (1/2) malam.
Herry menjelaskan awalnya pemuda asal Pulau Kei Maluku itu bersama beberapa temannya mengunjungi Zodiak KTV City Walk pada Jumat (30/1) malam.  Karena memiliki utang pembayaran, korban Deni menagih kepada Daud Kei namun tersangka memaksa untuk tetap membuka ruangan.
Setelah bernyanyi di ruangan, tersangka Daud Kei mendatangi meja bar dan memarahi pegawai karaoke karena minuman bir yang diberikan dicampur air.  Daud Kei bersama dengan beberapa rekannya lalu mengintimidasi dan menganiaya para karyawan karaoke itu.
Karena tidak terima mendapatkan perlakuan kasar, korban melapor ke Polda Metro Jaya dengan Nomor Laporan : LP/4807/XII/2014/PMJ/Ditreskrimum tanggal 30 Desember 2014.
Selanjutnya, petugas menangkap Daud Kei dan tiga rekannya Rahim Rettob, Rizal Rettob dan Abdul Harris Madanar di sekitar Jakarta, pada Sabtu (31/1), dan menyita barang bukti berupa nampan plastik dan tempat minuman.

Artikel ini ditulis oleh:

Remaja Perampas Motor, Dibekuk Polres Depok

Jakarta, Aktual.co — Tiga remaja yang terlibat aksi perampasan sepeda motor milik Suherman (22), berhasil diringkus Polres Kota Depok.
“Pengakuan tersangka pernah melakukan (aksi perampokan) di Limo Krukut) yang terjadi pada Sabtu (31/1),” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Martinus Sitompul di Jakarta, Minggu (1/2).
Ketiga remaja itu yakni DF (18) asal Perintis Depok Griya Lembah Depok, IS (17) dan ADP (18) warga Mekarjaya Sukmajaya Depok Jawa Barat.
Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti satu unit sepeda motor, sebilah sangkur dan sebilah besi pemukul.
Martinus menjelaskan semula utim operasi Polresta Depok mengamati ada tiga anak muda yang menumpang sebuah sepeda motor berputar tiga kali di GDC Depok pada Minggu sekitar 03.00 WIB.
Karena curiga, polisi membuntuti dan mengamati para pelaku yang berhenti di sekitar lokasi korban Suherman nongkrong yaitu di Jalan Boulevard Kota Kembang Sukmajaya Depok.
Saat itu, para pelaku mengancam Suherman untuk menyerahkan sepeda motor bernomor polisi F-6933-JOS.
Aksi perampokan itu berhasil digagalkan berkat kesigapan polisi yang membuntuti kendaraan para pelaku.
“Saat ini, petugas sedang mengembangkan dan memburu seorang pelaku lainnya,” ujar Martinus.

Artikel ini ditulis oleh:

Arsenal Jebol Aston Villa 5- 0

Jakarta, Aktual.co — Arsenal melonjak ke posisi kelima klasemen Liga Utama Inggris setelah menjebol gawang Aston Villa 5-0 di Stadion Emirates, Minggu (1/2).
Pemain depan asal Prancis Olivier Giroud membuka gol pada menit kedelapan setelah mendapat umpan Mesut Ozil, sebelum kemudian pemain asal Jerman itu menambah gol kedua.
Theo Walcott menambah gol ketiga dalam serangan balik yang tajam. Gol keempat dicetak Santi Cazorla dari titik penalti setelah pemain pengganti Chuba Akpom dijatuhkan Brad Guzan. Selanjutnya Hector Bellerin melengkapi dengan gol kelima.
Arsenal kini mengantongi nilai 42 angka dari 23 pertandingan dan membuntuti posisi keempat Southampton, yang akan menjamu Swansea City pada Minggu petang, dengan perbedaan selisih gol dan posisi ketiga Manchester United dengan satu angka.
Villa, posisi 16 klasemen dan tanpa kemenangan sejak 7 Desember, tidak mencetak gol di Liga Premier sejak 20 Desember dan kini terpaut tiga angka di atas zona degradasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Terkontaminasi Bakteri ‘Listeria Monocytogene’, Petugas Karantina Harus Awasi Apel Impor AS

Jakarta, Aktual.co — Masuknya apel impor asal Amerika Serikat yang diduga terkontaminasi bakteri ‘listeria monocytogene’ ke Medan dan daerah lain, tidak terlepas dari pengawasan petugas Karantina Pertanian di Pelabuhan Belawan dan Bandara Internasional Kualanamu.

“Petugas Karantina itu, ikut bertanggung jawab atas beredarnya apel yang sangat membahayakan bagi kesehatan manusia,” kata Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumatera Utara, Abubakar Siddik di Medan, Minggu (1/2).

Beredarnya apel yang mengandung bakteri itu, menurut dia, tentunya lebih dahulu dibawah pengawasan dan pemeriksaan dari Petugas Karantina saat masuk ke Kota Medan.

“Jadi, sebelum beredarnyaa apel impor dari AS itu, tentunya telah lebih dahulu mendapat pemeriksaan ekstra ketat dari petugaS Karantina yang mengawasi buah-buahan dari luar negeri tersebut,” ujar Abubakar.

Dia berharap petugas Karantina harus benar-benar selektif dalam mengontrol buah impor yang masuk ke Kota Medan, dan jangan sampai terjadinya jatuh korban jiwa baru institusi itu sibuk melakukan pemeriksaan.

Hal seperti ini, jelasnya, dianggap tidak profesional dan juga tidak memiliki tanggung jawab terhadap keselamatan, serta kesehatan masyarakat.

“Petugas Karantina di Pelabuhan dan Bandara merupakan pintu terdepan dalam melakukan pemeriksaan buah impor yang masuk dari berbagai negara asing,” katanya.

Bahkan, katanya, kalau sampai petugas Karantina yang dipercaya negara itu, lalai melakukan pemeriksaan buah impor mengandung bakteri tersebut.

“Dikhawatirkan masyarakat dan konsumen yang mengonsumsi apel mengandung bakteri itu, akan terkena penyakit yang sangat berbahaya bagi kesehatan,” kata Abubakar.

Apalagi, jelasnya, buah apel dari luar negeri yang mengandung bakteri itu, bisa menimbulkan keracunan dan gangguan pencernaan seperti mual, muntah, nyeri disertai demam, serta dapat menyebabkan keguguran janin pada wanita hamil.

“Petugas BPOM Medan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) harus bekerja keras memantau beredarnya apel yang berbahaya itu, dan jika memang benar ada harus dimusnahkan,” kata Ketua YLKI.

Artikel ini ditulis oleh:

Kalahkan Persib, Arema Cronous Juarai ‘Inter Island Cup 2015’

Jakarta, Aktual.co — Arema Cronus menjuarai turnamen ‘Inter Island Cup 2015’ setelah pada partai final mengalahkan Persib dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (1/2) malam.

Dua gol Arema dilesakkan Fabiano Beltrame melalui titik putih pada menit 49, dan Sengbah Kennedy menit 115. Sementara gol tunggal Persib dilesakkan Vladimir Vujovic menit 75.

Persib Bandung membuka pertandingan malam itu dengan menyuguhkan permainan cepat, tak mau ketinggalan tim lawan Arema Cronus meladeni dengan memainkan tempo tinggi sejak awal. Kedua tim silih berganti menebar ancaman sehingga beberapa peluang tercipta.

Persib mendapatkan kesempatan lebih dulu melalui gelandang serang andalannya, Makan Konate. Namun, algojo lini belakang Arema yang dikomandoi Fabiano Beltrame terlalu tangguh untuk dilumpuhkan di awal babak oleh “Maung Bandung”, julukan Persib.

Menit 10, Persib kembali menebar acaman melalui striker andalannya Tantan yang melesat cepat ke kotak penalti tanpa mampu dihentikan Victor Igbonefo. Mantan pemain Sriwijaya FC ini beradu duel di mulut gawang tapi bola masih bisa dibaca I Made Wardhana.

Berselang satu menit, giliran Arema yang menjawab tantangan Persib melalui Samsul Arief. Tiga pemain belakang Persib dibuat kelimpungan mantan pemain Persibo Bojonegoro ini. Beruntung bagi Persib, penyelesaian akhir penyerang “Singo Edan” ini masih terburu-buru sehingga bola melenceng tipis di atas tiang gawang.

Pada pertengahan babak pertama ini, permainan Persib terlihat lebih rapi dibandingkan Arema. Serangan bergelombang yang diterapkan kerap mengejutkan jantung pertahanan lawan Singo Edan.

Berbeda dengan Persib, pada babak pertama ini permainan Singo Edan bermain lebih variatif dalam menerapkan pola menyerang dan bertahan. Sesekali Christian Gonzales dkk menerapkan tatik serangan balik.

Pada masa injuri time, Persib nyaris menjebol gawang Arema melalui Konate, namun kesigapan Fabiano yang sempat dua kali jatuh bangun di mulut gawang membuat skor kacamata bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, permainan berlangsung lebih sengit. Kedua tim agresif dalam menerapkan strategi menyerang untuk lebih dulu mencetak gol.
 
Namun, petaka terjadi di kubu Persib pada babak kedua ini. Bermula dari “handsball” yang dilakukan Tony Sucipto, wasit menunjuk titik putih bagi Arema. Tak mau menyia-yiakan kesempatan, Fabiano Beltrame penuh percaya diri menjebol gawang Persib pada menit 49 dengan melepaskan sepakan keras ke gawang tanpa bisa dijangkau I Made Wirawan. Skor 1-0 untuk Arema.

Defisit satu gol, membuat pemain Persib semakin bersemangat menjebol gawang Arema. Menit ke-66, Tantan melepaskan tendangan keras ke gawang, namun bola masih ditangkap penjaga gawang.

Tak mau berpuas diri, Arema juga meladeni perlawanan Persib. Christian Gonzales sempat melepaskan tendangan salto di mulut gawang memanfaatkan umpan matang dari sayap, tapi bola masih terlalu lemah sehingga mudah ditangkap penjaga gawang.

Akhirnya upaya keras Persib menyamakan kedudukan membuahkan hasil pada menit 75 melalui sundulan Vladimir Vujovic yang memanfaatkan umpan silang Firman Utina, pemain yang dimasukkan pada babak kedua. Gol ini langsung disambut ratusan pendukung Persib yang memadati stadion.

Kembali ke posisi nol, membuat kedua tim harus bekerja keras kembali. Masing-masing tim sama-sama mendapatkan kesempatan emas pada akhir babak, seperti sepakan keras Tantan pada menit 81 yang masih membentur tiang gawang, begitu pula dengan sepakan Fery Aman Saragih pada menit 89 yang juga membentur tiang. Kedudukan 1-1 bertahan hingga akhir babak kedua.

Pada babak tambahan 2×15 menit, Persib harus kehilangan pemainnya, Hariono karena mendapatkan kartu kuning kedua. Kondisi tidak imbang ini semakin diperparah dengan cederanya Firman Utina yang memaksanya harus ditandu ke luar lapangan pada akhir babak pertama menit tambahan.

Kehilangan dua pemain andalan ini membuat Persib terjepit. Pelatih Djajang Nurjaman terpaksa memplot Tantan ke tengah untuk membantu perebutan bola di sektor tengah.

Seakan menunggu waktu, Arema yang unggul jumlah pemain akhirnya mampu mencetak gol kedua pada menit 115 melalui Sengbah Kennedy. Pemain yang diturunkan pada babak tambahan ini, sigap memanfaatkan umpan pendek mendatar yang dikirimkan Christian Gonzales. Kedudukan berubah 2-1 untuk Arema.

Pada pengujung babak tambahan, pemain Arema Hasyim Kipuw juga diganjar kartu kuning kedua sehingga diusir ke luar lapangan.

Pertandingan akhirnya dimenangkan oleh Arema setelah Persib tidak mampu mengejar ketinggalan gol.

Pada final ini, Christian Gonzales terpilih sebagai pemain terbaik. Persib Bandung sebagai runner up mendapatkan hadian Rp100 juta dan Arema sebagai juara mendapatkan Rp150 juta.

Susunan Pemain
Arema Crounus (4-4-2): Penjaga gawan: I Made Wardhana, pemain belakang: Hasyim Kipuw,Victor Igbonefo(k), Fabiano Beltrame, Ahmad Alfarizie, pemain tengah: Ferry Saragih, Ahmad Bustomi (I Gede Sukadana 66), Juan Revi (Ahmad Noviandani 49), Hendro Siswanto, dan pemain depan: Syamsul Arief, Cristian Gonzales.
Pelatih: Suharno

Persib Bandung (4-3-3): Penjaga gawang: I Made Wirawan, Supardi Nasir, Vladimir Vujovic, Ahmad Jufriyanto, Tony Sucipto, pemain tengah: Hariono, Dedi Kusnandar, Makan Konate, pemain depan: Tantan, Atep (c), Maycon (Koh Traore 45/Firman Utina 68).
Pelatih: DJajang Nurjaman.

Kartu Kuning: Hariono menit 26 dan menit 99, Vladimir Vujovic menit 34, Ferry Saragih menit 51, Hasyim Kipuw menit 85 dan menit 117.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain