7 April 2026
Beranda blog Halaman 39338

Polres Pekalongan Ringkus Kurir Narkoba

Jakarta, Aktual.co — Polres Pekalongan, Jawa Tengah, meringkus kurir ganja, SR 14 tahun, warga Pekalongan Barat sekaligus mengamankan dua paket ganja yang dibungkus menggunakan kertas berwarna putih.
Kepala Polres Pekalongan AKBP Indra Krismayadi mengatakan, tersangka ditangkap polisi saat akan mengantarkan paket ganja yang dipesan oleh seseorang di salah satu hotel setempat.
“Tersangka diringkus polisi bersama barang bukti berupa dua paket ganja. Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku mendapatkan barang haram itu dari seorang warga Kelurahan Poncol dan dirinya hanya disuruh mengantarkan ganja ke pemesan di Hotel Dian Citra,” kata dia di Pekalongan, Sabtu (31/1).
Dia mengatakan penangkapan terhadap tersangka berawal informasi dari warga terkait adanya transaksi ganja. Polisi yang menerima informasi itu, kemudian menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan hingga selanjutnya mengamankan tersangka yang masih berusia remaja itu.
“Saat ini, tersangka masih menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” katanya.
Dia pun mengatakan, tersangka akan dijerat pasal 14 ayat 1 junto pasal 111 ayat 1 junto pasal 132 ayat 1 Undang-undang 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.
“Adanya bocah yang ditangkap polisi atas kasus ganja ini, kami mengimbau pada masyarakat terus mengawasi anak-anaknya dalam pergaulan agar terhindar dari perbuatan yang tak diinginkan,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Investasi Sepakbola Minim, Peran Pemerintah Dipertanyakan

Jakarta, Aktual.co — Salah satu peran pemerintah untuk memajukan sepakbola Indonesia adalah menjamin sektor bisnis untuk berinvestasi di berbagai klub lokal tanah air. Demikian disampaikan oleh mantan pengurus PSSI, Catur Saptono.
Dia menilai, saat ini banyak klub lokal yang tidak mempunyai anggaran memadai. Padahal, klub tersebut bisa menghasilkan pemain-pemain berbakat.
“Pemerintah harus bisa menarik dunia usaha dan bisnis untuk masuk ke sepakbola,” jelas Catur ketika berbincang dengan Aktual.co, Sabtu (31/1).
Diketahui, beberapa waktu lalu PT Liga Indonesia selaku operator kompetisi sepakbola di Indonesia menetapkan dua klub yang didiskualifikasi dari Liga Super Indonesia (LSI). Dua klub tersebut yakni Persiwa Wamena dan Persik Kediri.
Hal itu karena kedua klub tersebut dianggap tidak mempunyai anggaran yang cukup untuk mengarungi LSI 2015. Minimnya dana tersebut akibat kedua klub tidak punya sponsor.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Dishub Mataram Bakal Tertibkan Parkir Liar

Jakarta, Aktual.co — Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat akan menertibkan sejumlah lahan parkir liar.
“Saat ini, kita masih melakukan pendataan terhadap beberapa titik badan jalan yang selalu digunakan sebagai lahan parkir,” kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Mataram H Khalid di Mataram, Sabtu (31/1).
Penggunaan badan jalan sebagai lahan parkir, sambungnya, tentu menyalahi aturan dan ketentuan apalagi lahan yang digunakan adalah trotoar yang seharusnya untuk pejalan kaki.
Khalid tidak menepik kendati pihaknya sudah memasang rambu-rambu dilarang parkir pada badan jalan, namun masih saja ada kendaraan yang memanfaatkan badan jalan untuk parkir kendaraannya baik roda dua maupun roda empat.
Kondisi itu terlihat pada beberapa titik, antara lain di depan SMK 1 Mataram Jalan Pejanggik, SMAN 5 Mataram di Jalan Udayana serta beberapa titik pada jalan protokol. Hal itu tentu mengganggu arus lalu lintas bahkan pada jam-jam tertentu bisa terjadi kemacetan.
“Kami pasti akan melakukan penertiban. Tinggal menunggu waktu yang tepat,” katanya.
Menurut dia, penertiban terhadap kendaraan yang menggunakan badan jalan untuk parkir tidak bisa dilakukan dengan serta merta, karena sebelum melakukan penertiban dengan “paksa”, pihaknya terlebih dahulu melakukan upaya-upaya persuasif.
“Misalnya dengan melakukan pendekatan serta memberikan mereka pencerahan sekaligus sosialisasi kepada instansi atau perusahaan yang berada di seputar wilayah itu,” katanya.
Dengan harapan, para pimpinan instansi atau perusahaan setempat dapat mengarahkan para tamu yang datang untuk memanfaatkan fasilitas parkir yang mereka miliki dan tidak menggunakan badan jalan sebagai lahan parkir.
Begitu juga dengan masyarakat, agar dapat meningkatkan kesadarannya, jika sudah melihat rambu larangan parkir, hendaknya masyarakat mencari lahan parkir yang lain.
“Kalau kita sudah melakukan upaya persuasif namun tidak juga diindahkan, ya tunggu saja, kita akan bergerak untuk menertibakan parkir-parkir liar ini,” ujarnya.
Dia mengatakan, program penataan parkir sebagai salah satu upaya untuk mengurangi volume kendaraan sekaligus untuk mengantisipasi kemacetan yang terjadi pada saat jam-jam tertentu.
“Seperti pada jam pulang kerja dan jam pulang sekolah, terutama di Jalan Pejanggik,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Ahok Tertarik Program Kartu ‘Smart City’ Makassar

Jakarta, Aktual.co — Program Pemerintah Kota yakni kartu ‘Smart City’ yang digagas Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto berhasil mencuri perhatian Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
“Pak Ahok meminta secara langsung kepada saya bagaimana sistem kartu smart city itu, saya jelaskan, lalu beliau tertarik dan menginginkan juga diterapkan di Jakarta,” sebut Ramdhan, Sabtu (31/1).
Menurut dia, kartu smart city atau kartu pintar kota murni ide dari Kota Makassar dan belum ada di kota lain bahkan sudah diterapkan dan digunakan 18 ribu Pegawai Negeri Sipil lingkup Pemkot Makassar pada 2014.
“Setelah sukses berjalan, tahun ini akan dicetak lagi sebanyak satu juta kartu untuk memenuhi kebutuhan warga Makassar,” ujarnya.
Ramdhan disapa akrab Danny Pomanto ini menjelaskan, kartu tersebut sudah diprogram dengan bekerjasama pihak perbankan yakni Bank Rakyat Indonesia. Kartu multi fungsi tersebut diyakini sebagai cara untuk mempermudah transaksi keuangan.
Dalam kartu ini, kata dia, terintegrasi dengan data Nomor Induk Pegawai, Nomor Induk Kependudukan dan Nomor Penerima Wajib Pajak dan data peserta BPJS. Selain itu bisa digunakan berbelanja di supermarket hingga pembayaran tarif angkutan massal.
Debit dalam kartu, lanjutnya, sebesar satu juta. Tahap awal kartu ini berfungsi sebagai absensi pegawai, database pegawai, dan transfer honor pegawai dan akan berfungsi ganda.
Selain itu, kartu ini terus dikembangkan sehingga pemilik dapat membuat dan menyimpan rekam medik teritengrasi data rumah sakit atau klinik kerja sama BPJS, saat ini diupayakan mendeteksi 157 penyakit tetapi setelah diprogram terlebih dahulu.
“Untuk mengecek layanan, kartu ditempelkan ke bagian belakang handphone pintar melalui sinyal di handphone lalu akan muncul rekam medik secara online sehingga diketahui penyakit diderita,” jelasnya.
Selain itu, Danny terus melakukan inovasi dalam hal layanan kesehatan guna mempermudah masyarakat dengan menghadirkan layanan “Dottoro ta” yakni dokter mendatangi rumah-rumah warga.
“Program DP Care melalui Dottoro ta’ atau mobil khusus beserta tim medis akan mendatangi warga yang tinggal di lorong-lorong guna peningkatan layanan kesehatan,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Mabes Polri Amankan Bangkai Kapal Perang AS dan Australia

Jakarta, Aktual.co — Mabes Polri mengamankan bangkai kapal Perang Dunia II tahun 1942 milik Australia dan Amerika Serikat yang hilang di Perairan Selat Sunda.
“Pengamanan kedua kapal itu bernama HMS Perth dan USS Houston agar tidak menjadi incaran pencurian,” kata Kabag Bin Ops Ditpolair Polda Banten Ajun Komisaris Besar Polisi Pepen Sumpena saat dihubungi di Cilegon, Sabtu (31/1).
Dia mengatakan, bahwa pengamanan kapal bekas Perang Dunia II itu melibatkan tiga kapal patroli dari Mabes Polri. Mereka siaga melakukan penjagaan di lokasi penemuan kapal HMS Perth dari Australia dan USS Houston, Amerika Serikat itu.
Ketiga kapal Mabes Polri itu, antara lain Kapal Tekukur nomor lambung 4016, Kapal Parkit 3004, dan Kapal Enggang 5010. Pengamanan bangkai kapal bersejarah ini untuk mencegah aksi pencurian yang dilakukan penambang besi tua ilegal.
Petugas sempat memeriksa kapal pengeruk besi yang diduga kuat kapal mengang kut bongkahan besi kapal USS Houston. “Kami meminta kapal patroli dari Mabes disiagakan untuk penjagaan situs sejarah yang melibatkan dua kedutaan besar itu,” ujarnya.
Dia menjelaskan posisi bangkai kapal HMAS Perth dengan kedalaman 26 meter, sekitar 45 menit dari Pulau Panjang atau berjarak empat mil dari Pelabuhan Bojonegoro.
Sementara itu, kapal USS Houston berada di kedalaman 77 meter. Adapun jarak kedua kapal perang peninggalan pertempuran Selat Sunda 1942 hanya sekitar 3,5 mil.
“Kami berharap penjagaan ini dapat menyelamatkan cagar budaya bawah laut,” katanya.
Sementara itu, Pasintel TNI AL Banten Mayor Laut (P) Budi Purnamajaya mengatakan bahwa pihaknya segera menindaklanjuti instruksi dari Mabes AL untuk pengamanan bangkai Kapal Perang Dunia II itu.
“Kami siap siaga mengamankan kapal itu dari ancaman pencurian,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Mantan Pengurus PSSI: Pemerintah Harus Perhatikan Tim Nasional

Jakarta, Aktual.co — Mantan pengurus PSSI, Catur Saptono menilai pemerintah, khususnya Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) punya tugas dan fungsi pentinga dalam mengakomoidasi kepentingan Tim Nasional sepakbola Indonesia.
“Hal-hal yang sifatnya dominan dan perlu dukungan pemerintah adalah mengurus Tim Nasional Sepakbola,” papar Catur saat berbincang dengan Aktual.co, Sabtu (31/1).
Dia menilai, Tim Nasional Indonesia saat ini masih jauh dari harapan masyarakat pecinta sepakbola di tanah air. Menurutnya, hal itu disebabkan karena pemerintah tidak bisa bersinergi dengan PSSI.
Lebih lanjut disampaikan Catur, pemerintah bukan hanya dituntut untuk memperbaiki kualitas pemain. Tapi kualitas sarana dan prasrana juga menjadi faktor yang harus diperhatikan.
“Sekarang baru banyak terlihat pemain Timnas yang baru. Sebelumnya, mas juga bisa lihat, pemainya itu-itu saja. Pemerintah punya kepentingan,” pungkasnya.
Diketahui, prestasi sepakbola Indonesia di pentas Internasional masih jauh dari harapan. Prestasi terakhir yang bisa diraih adalah ketika Tim Nasional U-19 berhasil menjuarai Piala AFF 2013. 
Setelah itu, praktis sepakbola Indonesia minim gelar. Beberapa kegagalan seperti tersingkirnya Tim Nasional senior di kejuaraan Piala AFF 2014 serta gugurnya Timnas U-23 di Asian Games 2014, terus meyelimuti.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain