5 April 2026
Beranda blog Halaman 39370

Petugas Gabungan Amankan Puluhan PSK dan Mucikari di Dolly

Surabaya, Aktual.co — Personel gabungan Satpol PP Kota Surabaya  beserta  TNI-Polri kembali merazia lokalisasi Dolly, Surabaya.
Razia ini sengaja dilakukan terkait banyaknya temuan  kegiatan praktek prostitusi sembunyi dengan beragam cara.
Razia yang dimulai pukul 09.00 wib, langsung menuju lokalisasi Dolly dan Jarak. Kemudian menyisir area Dukuh Kupang, yang dicurigai sebagai  tempat kos para PSK eks lokalisasi Dolly dan Jarak.
Dari razia tersebut, petugas berhasil mengamankan 4 perempuan di rumah kost, yang diduga sebagai PSK panggilan serta 13 pasangan diluar nikah.
“Jadi razia ini kita lakukan setelah adanya laporan warga yang masih banyak PSK melakukan prostitusi,” Ujar Kasie Penindakan Satpol PP Kota Surabaya, Dari, Jumat (30/1).
Berdasarkan pantauan, razia mengejutkan mereka yang tertangkap. Sebab, razia yang biasanya bocor dan didengar para pemilik kost, kali ini mendadak dipagi hari.
Diketahui, pasca dilakukan penutupan Lokalisasi Dolly oleh Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, Dolly tidak beroperasi secara terbuka. Berbagai macam cara dilakukan oleh mantan PSK dan  mucikari Dolly untuk menghidupkan prostitusi.
Diantaranya dilakukan dengan cara prostitusi mobile. Tidak hanya itu, mereka menerima pria hidung belang dengan cara memasuki gang-gang kecil di sekitar perkampungan Dolly-Jarak, agar tidak diketahui lokasi rumah yang digunakan sebagai praktek prostitusi.

Artikel ini ditulis oleh:

Polisi Cokok Dua Penyuplai Narkoba untuk Adik Hetty Keos Endang

Jakarta, Aktual.co — Satuan Narkoba Polres Metro Tangerang Kota, Banten, menangkap dua orang penyuplai narkotika untuk tersangka LN yang merupakan adik dari artis Hetty Koes Endang.
Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang Kota AKBP Juang mengatakan, kedua pelaku ditangkap kerap dipanggil Bung dan Leo. Penangkapan dilakukan petugas di rumah kontrakannya di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan, setelah mendapat keterangan dari LN.
“Saat keduanya tidur di dalam rumah kontrkanan, kita berhasil tangkap setelah sepekan melakukan pengejaran,” kata dia di Tangerang, Jumat (30/1).
Kedua tersangka tersebut, lanjut dia, merupakan penyuplai narkotika kepada LN beberapa kali. Sebab LN memberikan keterangan jika mendapatkan barang tersebut dari kedua orang itu. “Jadi, ini adalah hasil pengembangan.”
Sementara itu, Bung, salah satu pelaku mengaku baru tiga kali menyuplai sabu kepada LN sesuai permintaan. “Saya baru tiga kali,” katanya.
Sebelumnya, pada Senin (26/1), LN, ditangkap aparat Satuan Narkoba Polres Metro Tangerang di rumahnya Komplek Puri Beta I Jl Flamboyan III No.19 Ciledug Tangerang karena menggunakan narkotika jenis sabu.
Dari penggerebakan itu, petugas pun melakukan penggeledahan dan berhasil menyita barang bukti berupa satu gram sabu, lima korek api dan sedotan yang disimpan di dalam lemari pakaian.
LN pun mengaku telah mengonsumsi narkotika selama kurun waktu empat tahun dengan alasan untuk menurunkan berat badannya. “Alasan LN yakni untuk menurunkan berat badan,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Belum Buat Laporan, Efek Borneo Lumbung Energi Disuspensi

Jakarta, Aktual.co — Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara perdagangan atau suspensi terhadap efek PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk (BORN) di pasar reguler dan pasar tunai sejak sesi I perdagangan 30 Januari 2015.

Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Group I BEI, I Gede Nyoman Yetna dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (30/1) mengemukakan bahwa suspensi itu sehubungan dengan kewajiban penyampaian laporan keuangan interim 30 September 2014 dan merujuk pada ketentuan II.6.3. Peraturan Nomor I-H: Tentang Sanksi.

“Bursa telah memberikan peringatan tertulis III dan tambahan denda sebesar Rp150.000.000 kepada perusahaan tercatat yang terlambat menyampaikan laporan keuangan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa mengacu pada ketentuan II.6.4. Peraturan Nomor: I-H Tentang Sanksi, Bursa melakukan suspensi apabila mulai hari kalender ke-91 sejak lampaunya batas waktu penyampaian laporan keuangan, perusahaan tercatat tidak memenuhi kewajibannya.

“Perseroan tidak memenuhi kewajiban penyampaian laporan keuangan dan atau perusahaan tercatat telah menyampaikan laporan keuangan namun tidak memenuhi kewajiban untuk membayar denda sebagaimana dimaksud dalam ketentuam II.6.2. dan II.6.3. Peraturan Pencatatan Nomor I-H Tentang Sanksi,” paparnya.

Selain itu, lanjut dia, Bursa juga memperpanjang suspensi perdagangan efek untuk dua perusahaan tercatat yakni PT Leo Investment Tbk (ITTG), dan PT Truba Alam Manunggal Engineering Tbk (TRUB).

Dijelaskan, BEI telah melakukan suspensi terhadap efek Leo Investment Tbk sejak 1 Mei 2013 dan Truba Alam Manunggal Engineering Tbk sejak 1 Juli 2013.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Tersangka Serangan Chalie Hebdo Diekstradisi dari Bulgaria

Jakarta, Aktual.co — Salah satu tersangka penyerangan brutal kantor media Charlie Hebdo, Fritz-Joly Joachin sudah diekstradisi dari Bulgaria ke Prancis. Kabar tersebut disampaikan oleh salah satu pejabat Pengadilan Tinggi Prancis.

“Tuan Joachin sampai di Prancis pada Kamis (29/1),” ungkap sumber yang tidak mau disebutkan namanya, dilansir dari BBC, Jumat (30/1).

Joachin ditangkap ketika dirinya berusaha menyebrang dari Bulgaria ke Turki pada Selasa (13/1) lalu. Dia telah mengaku menjadi salah satu bagian dari penyerangan salah satu kantor berita di Prancis itu.

Kepolisian Negara, Napoleon Bonaparte menduga bahwa Joachin menjadi jaringan pengiriman pejuang ke Suriah. Dia juga dikaitkan mempunyai hubungan spesial dengan Said Kouachi dan Cherif Kouachi yang disinyalir bagian dari teroris Yaman.

Untuk diketahui, Said dan Cherif menyerbu kontor berita Charlie Hebdo dengan menggunakan senapan otomatis pada 7 Januari 2015. Serangan itu menewaskan 12 orang pegawai kantor majalah tersebut.

Aksi brutal itu dianggap memiliki hubungan dengan kelompok dari Timur Tengah. Kelompok tersebut sebelumnya menganggap Charlie Hebdo telah menghina Islam dengan membuat gambar kartun Nabi Muhamad SAW.

Artikel ini ditulis oleh:

Pergoki Maling Motor, Satpam Hotel Metro Bandung Malah Kena Dor

Jakarta, Aktual.co — Solih, 28 tahun, hampir meregang nyawa setelah ditembak oleh pelaku pencurian sepeda motor. Solih yang bekerja sebagai satpam Hotel Metro Bandung itu diduga didor dengan jarak satu meter.
Peristiwa itu terjadi di halaman hotel kelas melati Jumat (30/1) pukul 05.00 WIB. Saat itu Solih memergoki pelaku yang sudah berhasil mencongkel kunci kontak sepeda motor Yamaha V-Ixion milik tamu.
“Diperkirakan (ditembak) jarak satu meter-an,” kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP M. Ngajib di lokasi, Jumat (30/1).
Badan Solih sektika ambruk setelah timah panas menerjang perutnya. Dihempaskan peluru itu, lanjut Ngajib lantaran Solih keburu menghardik pelaku. 
Kemudian pelaku yang panik kemudian reflek mengeluarkan senpi dari kantongnya. Dor! tembakan dimentahkan dan mengenai perut korban. Setelah menebak pelaku melarikan diri. 
Korban yang terkapar karena luka tembak langsung dilarikan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. “Pelaku melarikan diri, sedangkan motor tidak berhasil diambil.”
Sejauh ini, menurut dia kondisi korban sendiri masih dalam penanganan medis di rumah sakit. “Proyektilnya diangkat.”
Dalam peristiwa itu polisi memeriksa tiga saksi. Kasus ditangani Polsek Buah Batu diback up Satreskrim Polrestabes Bandung.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

GAPKI: Pertumbuhan CPO Indonesia Melambat

Jakarta, Aktual.co — Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mengatakan selama 2014 harga Crude Palm Oil (CPO) dunia anjlok pada level terendah dalam lima tahun terakhir. Begitupun dengan Indonesia, harga CPO Indonesia pada 3-4 bulan terakhir di bawah USD750 per metrik.

“Harga CPO kita itu merupakan batas bawah pengenaan bea keluar, jadi Oktober sampai Desember 2014 bea keluar CPO kita nol persen,” ujar Sekretaris Jenderal GAPKI, Joko Supriyono di kantor GAPKI Jakarta, Jumat (30/1).

Lebih lanjut dikatakan dia, total ekspor CPO dan turunannya asal Indonesia di 2014 hanya mencapai 21,76 juta ton, atau naik 2,5 persen dari total ekspor 2013 yang sebesar 21,22 juta ton.

“It’s not too good and not too bad,” kata Joko.

Selain itu, produksi CPO dan turunannya di 2014 diprediksi mencapai 31,5 juta ton (termasuk biodiesel dan oleochemical). Angka tersebut naik 5 persen dibandingkan total produksi tahun 2013 yang hanya mencapai 30 juta ton.

“Prediksi produksi ini cukup sulit, karena kita ngga punya data akurat dalam negeri,” ucapnya.

Untuk tahun 2015 ini, GAPKI memprediksikan industri sawit masih memiliki prospek yang cukup cerah. Namun menurut Joko, hal tersebut tentunya juga terkait keseriusan pemerintah Indonesia dalam menjalankan Bahan Bakar Nabati (BBN).

“Jika percepatan peningkatan BBN 20 dilaksanakan, maka secara otomatis penyerapan di dalam negeri akan meningkat, pasokan ke pasar global akan berkurang, hal ini akan menggerek harga CPO di pasar global. Apalagi kalau Malaysia melakukan hal yang sama,” pungkas Joko.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain