9 April 2026
Beranda blog Halaman 39469

Aljazair dan Nigeria Bersatu Hadapi Teroris

Aljeirs, Aktual.co —Aljazair dan Niger akan “menyatukan” sumber daya mereka untuk mengatasi meningkatnya ancaman yang ditimbulkan oleh kelompok milisi di wilayah Sahel, menurut Presiden Niger Mahamadou Issoufou, Senin. “Kami telah sepakat untuk memobilisasi dan menyatukan kemampuan operasional dan intelijen untuk menghadapi ancaman teroris dan organisasi kriminal,” kata Issoufou di Aljiers setelah pertemuan dengan timpalannya dari Aljazair Abdelaziz Bouteflika.

“Aljazair dan Niger berbagi 1.000 kilometer (600 mil) perbatasan dan memiliki wilayah gurun besar yang membutuhkan pengamanan,” tambahnya. Para pemimpin itu membahas situasi di negara tetangganya, Libya, yang telah diguncang oleh pertempuran sengit antara pasukan yang setia kepada pemerintah yang diakui secara internasional dan milisi terutama Islam, serta situasi di Mali.

Niger adalah salah satu dari lima negara Sahel yang menyerukan intervensi internasional di Libya, yang jatuh ke dalam kekacauan sejak aksi yang didukung kuat NATO untuk menggulingkan Moamer Kadhafi pada 2011, “guna menetralisir kelompok bersenjata”. Aljazair sementara itu menyerukan dialog nasional dan penguatan lembaga-lembaga demokrasi di negara Afrika Utara.

Artikel ini ditulis oleh:

Malaysia Gagalkan Penyelundupan Narkoba ke Indonesia

Semenyih, Aktual.co —Kepolisian Malaysia menggagalkan penyelundupan heroin senilai puluhan miliar yang didatangkan dalam mebel dari Pakistan. Dari Malaysia, barang haram ini juga akan dikirim ke Indonesia. Sebanyak 13 orang ditahan, di antaranya adalah empat orang WNI. Diberitakan kantor berita Malaysia, Bernama, Selasa (27/1), Wakil Inspektur Jenderal Polisi Noor Rashid Ibrahim mengatakan bahwa heroin seberat 56 kg senilai RM8,4 juta atau lebih dari Rp29 miliar itu ditemukan di kotak khusus dalam mebel yang dirakit di Pakistan.

Mebel itu lalu dikirimkan melalui prosedur ekspor resmi ke Malaysia. Praktik ini terbongkar setelah polisi menyerbu dua tempat di Semenyih, negara bagian Selangor dan menangkap para tersangka. Dalam penggerebekan pertama di sebuah toko di Semenyih, polisi menemukan heroin yang disembunyikan di 72 titik pada empat lemari kayu. Sebelas orang ditahan dalam penggerebekan pertama, terdiri dari empat pria Pakistan, empat pria Indonesia, dua pria dan satu wanita Malaysia.

Penggerebekan kedua dilakukan di daerah Bandar Sri Tanjung dan menangkap dua pria Pakistan. Di tempat ini, polisi menemukan paket berisi katinon, narkoba dari daun khat. Para tersangka berusia antara 26-62 tahun dan akan menjalani penyelidikan lanjutan. Noor Rashid mengatakan saat ini polisi masih memburu beberapa anggota sindikat narkoba terkait kasus ini. “Polisi telah mengawasi sindikat Pakistan ini sejak tahun lalu. Penyelidikan mengungkapkan bahwa beberapa heroin ini akan diselundupkan ke Indonesia lewat laut,” kata Noor Rashid.

Kejatuhan Drone, Gedung Putih Ditutup untuk Umum

Washington, Aktual.co —Sebuah pesawat tanpa awak atau drone jatuh di halaman Gedung Putih Amerika Serikat (AS), Senin kemarin. Atas kejadian ini, pihak keamanan gedung putih pun langsung menutup wilayah tersebut untuk umum. Dilansir dari VOA News, Selasa (27/1), diberitakan seorang pria asing menyatakan bahwa drone itu miliknya.

Pria yang enggan disebutkan identitasnya itu menerbangkan drone untuk sekadar berekreasi. Nahas, drone mengalami kecelakaan dan jatuh di halaman Gedung Putih. “Tidak ditemukan indikasi serangan teroris dalam insiden ini,” ujar Juru Bicara Bidang Keamanan Gedung Putih Joash Earnest.

Demi alasan keamanan, pria tersebut ditahan pihak keamanan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Kejadian ini kembali memunculkan perdebatan mengenai apakah rakyat sipil boleh memiliki drone. Hal ini tentu sangat berkaitan dengan keamanan Gedung Putih.

PD II, Jepang akan Ubah Permintaan Maaf

Tokyo, Aktual.co —Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, berencana mengubah permintaan maaf kepada Korea Selatan dan Tiongkok pada 1995 atas sistem perbudakan di masa penjajahan Perang Dunia II. Menanggapi rencana tersebut, Korea Selatan dan Tiongkok mengingatkan Abe agar tidak melupakan permohonan maaf bersejarah Jepang yang dilontarkan oleh mantan PM Jepang Tomiichi Murayama dua dekade lalu itu.

Seperti dilansir Reuters (27/1), Abe mengaku akan tetap mengingat permohonan maaf sebelumnya. Namun, Abe tidak akan merujuk pada kata-kata aslinya. “Saya ingin menyampaikan pernyataan dengan fokus yang tidak sama dengan sebelumnya, tapi dengan apa yang dipikirkan oleh pemerintahan Abe sekarang,” ujar Abe dalam siaran di kantor berita NHK akhir pekan lalu.

Permohonan maaf tersebut akan dilontarkan oleh Abe dalam acara peringatan berakhirnya Perang Dunia yang biasa dirayakan pada 15 Agustus. Hingga kini, belum diketahui perubahan apa yang akan dilakukan Abe terhadap pernyataan permohonan maaf itu.

Tahun lalu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Korea Selatan, Noh Kwang-il, sebenarnya sudah memberikan peringatan agar Abe juga tidak melupakan permohonan maaf kepada perempuan budak seks Asia, jugun ianfu, yang dipaksa melayani tentara Jepang pada masa perang. Guna menegaskan maksudnya, Noh kembali mengingatkan Abe melalui pernyataannya hari ini.

“(Pemerintah Jepang harus ingat) sejarah signifikan dari setiap tahap. Itu harus disampaikan secara hati-hati, melihat kembali sejarah dan bagaimana komunitas internasional dan negara tetangga akan bereaksi jika (perubahan) itu menghilangkan beberapa bagian kunci dari pernyataan Murayama pada perayaan (berakhirnya PD II) ke-50 dan (Junichi Koizumi) pada peringatan ke-60,” papar Noh. Noh menyarankan Jepang untuk belajar kepada pemerintah Jerman yang secara konsisten mengambil posisi terhadap masa lalu Nazi.

Senada dengan Noh, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Hua Chunying, mengaku khawatir dengan kebijakan pengubahan pernyataan ini. “Apakah itu akan mengubah sejarah agresi dan akan melanjutkan aset negatif? Atau itu akan menunjukkan pernyataan maaf tulus atas sejarah invasi dan bergerak maju? Komunitas internasional akan menanti dan melihat,” ucap Hua.

Sebelumnya, Abe memang sempat mempertanyakan permohonan maaf bersejarah tersebut dan meminta panel untuk melakukan kajian ulang. Namun, dianggap berpotensi kegagalan diplomasi, Abe akhirnya menyatakan tidak akan merevisinya.

Bawa Giok Keluar Aceh Tengah Harus Ada Izin

Banda Aceh, Aktual.co — Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah mengeluarkan Peraturan Bupati Nomor 24 /2014 Tentang Pelaksanaan Izin Usaha Pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan yang keluar dari Aceh Tengah harus ada izin dari pemerintah setempat. 
Kepala Dinas Koperasi, Energi dan Sumber Daya Mineral, Aceh Tengah, T Alaidinsyah menyebutkan setiap bongkahan baik jadi, maupun setengah jadi, batu giok yang dibawa harus memiliki izin.
”Izin itu berupa rekomendasi yang kita keluarkan dengan melihat jenis batu, warna, jumlah kilogram, ukuran serta asal batu. Setelah diberikan rekomendasi, yang bersangkutan akan dikenakan pajak yang pengutipannya dilakukan oleh Dinas Pendapaan Daerah ( Dispenda ) Aceh Tengah,” sebut T Alaidinsyah, kepada Aktual.co, Selasa (27/1).
Ditambahkan, biaya pajak sesuai dengan jumlah kilogram yang dibawa keluar Aceh Tengah. Besaran pajak sesuai dengan Qanun (perda) Nomor 3/2010 tentang pajak daerah yaitu maksimal sebesar 25 persen.
Peraturan Bupati Nomor 24/2014, tentang Pelaksanaan Izin Usaha Pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan yang keluar dari Aceh Tengah Harus Ada Izin, bertujuan agar batu bongkahan tidak dibawa keluar daerah secara bebas, disamping itu ditujukan bagi pendapatan asli daerah.
Sekadar diketahui, giok asal Aceh Tengah salah satu giok terbaik di dunia, daerah lainnya yang memiliki giok berkualitas bagus yaitu Aceh Jaya dan Aceh Barat.

Artikel ini ditulis oleh:

Dua Anggota Kompolnas Sambangi KPK

Dua anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Adrianus Meilala dan Hamidah keluar usai bertemu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (27/1/2015). Kedatangan dua anggota Kompolnas tersebut melakukan dengar pendapat terkait kasus Komjen Pol Budi Gunawan dan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto dengan Pimpinan KPK. AKTUAL/MUNZIR

Berita Lain