2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39723

Bercita-cita Ingin Jadi Desain Interior? Yuk Coba dan Datangi Tempat Ini

Jakarta, Aktual.co — Nippon Paint Interior Design Studio di KidZania diresmikan hari ini di Pasific Plaza, Jakarta, pada Kamis (8/1). Selain mencoba profesi, di establisment terbaru persembahan dari Nippon Paint dan KidZania, juga mengenalkan profesi desain interior kepada anak-anak.

Establisment tersebut didesain khusus dengan kemasan permainan dunia design interior yang menarik dan mendidik bagi anak-anak.

Kerjasama ini dilakukan oleh Nippon Paint sebagai market leader dalam industri cat dan pelapis di  wilayah Asia Pasifik, untuk memberikan edukasi kepada anak-anak Indonesia agar menjadi generasi muda yang inisiatif, kretif dan proaktif.

“Kami dan para pengunjung KidZania menyambut antusias atas berdirinya establisment Nippon Paint Interior Design Studio ini. Dan, ini telah menjadi TOP 3 establisment yang paling ramai di KidZania Jakarta sejak masa soft launching di bulan Desember 2014,” kata Deputy City Mayor KidZania Jakarta, Bapak George Aly Razi, kepada Aktual.co.

Hal serupa juga dikatakan oleh Mr Jon Tan selaku CEO Decorative Paints Nippon Paint Indonesia.  “Establisment Nippon Paint Interior Design Studio adalah wahana yang seru untuk bermain sambil mengasah kreativitas, team work serta mengenal profesi desainer interior.”

Anda dan keluarga bisa mengajak buah hati bermain sambil belajar dalam wahana tersebut.

 

Artikel ini ditulis oleh:

Tagih Dana BSM, Sejumlah Orangtua Murid Menyatroni Sekolah di Jawa Tengah

Jakarta, Aktual.co — Sejumlah orangtua murid SD Negeri I Luang, Gatak, Jawa Tengah, mendatangi pihak sekolah untuk menagih Dana Bantuan Siswa Miskin tahun 2014 yang belum cair.
Dana BSM yang belum dibayarkan ini sejumlah Rp450 ribu untuk dua semester.
Kedatangan para orangtua untuk meminta penjelasan secara langsung dari pihak sekolah. Hal ini dikarenakan, berdasarkan info yang mereka dapatkan, di sekolah lain dana tersebut sudah cair.
“Hingga awal tahun 2015 ini belum ada satu pun siswa (di SD Negeri I Luang) yang menerima BSM,” kata orangtua siswa kelas V, Suryono, Kamis (8/1).
Kepala sekolah SD Luang, Hariyadi Prasaja, menyebutkan bahwa dana BSM sebenarnya sudah bisa diambil, namun masih ada kendala administrasi.

Artikel ini ditulis oleh:

BPK Sebut BUMN ‘Acuhkan’ Rekomendasi

Jakarta, Aktual.co — Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mengaku bahwa hingga akhir Desember 2014, hanya 65 persen rekomendasi hasil pemeriksaan yang ditindaklanjuti oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Hal itu diungkapkan oleh Anggota Auditor Keuangan Negara (AKN) BPK RI Achsanul Qosasi.

“Ini jadi satu permasalahan, seringkali hasil pemeriksaan BPK justru tidak ditindaklanjuti BUMN. Tidak lanjut baru sampai sampai 65%,” katanya dalam konferensi pers di gedung BPK RI, Jakarta, Kamis (8/1).

Ia menerangkan, hingga saat ini terdapat lima perusahaan negara yang sama sekali belum menindaklanjuti hasil pemeriksaan pihaknya. Ke lima perusahaan tersebut meliputi sektor perdagangan, sumber daya alam (SDA), dan jasa. Sayangnya, Achsanul yang ditemani Menteri BUMN Rini Soemarno masih enggan menyebutkan BUMN apa saja yang dimaksud.

“Bahkan ada yang 100 persen (BUMN) sudah ditindaklanjut, dan ada yang ditindaklanjut 0 persen (tidak menjalankan rekomendasi). Campur (sektor perusahaan), ada BUMN trading, SDA, jasa. Hanya lima yang melakukan itu,” sebutnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, dari temuan pihaknya, kasus yang paling besar dan sering terjadi di perusahaan pelat merah tersebut adalah ketidakpatuhan dan ketidakefisienan. Ada juga tentang bagaimana banyak BUMN yang salah melakukan investasi pengadaan barang.

“Detailnya sangat rahasia. Nanti di LHP Juni baru disampaikan,” ujarnya.

Sambungnya, kasus yang terjadi tersebut ada yang masuk kategori merugikan negara, serta ada yang baru masuk kategori merugikan korporasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

OJK: Total Aset Industri Non Bank Tumbuh 12,84 Persen

Jakarta, Aktual.co — Total aset Industri Keuangan Non Bank (IKNB) sampai dengan November 2014 naik sekitar 12,84 persen menjadi Rp1.514,6 triliun dibandingkan posisi per Desember 2013, dinilai positif oleh Otoritas Jasa Keuangan di tengah perlambatan pertubuhan ekonomi nasional.

Mengutip dari situs resmi OJK penguasaan aset terbesar IKNB pada industri asuransi sebesar RP772,7 triliun yang diikuti perusahaan pembiayaan Rp435,9 triliun, dana pensiun Rp186,1 triliun, lembaga jasa keuangan khusus Rp114,9 triliun dan industri jasa penunjang Rp4,9 triliun.

Sampai November 2014, pertumbuhan premi industri asuransi naik sebesar 40,9 persen atau Rp237,7 triliun dibandingkan dengan pertumbuhan tahun 2013 yang hanya 9 persen.

Pertumbuhan premi tertinggi pada asuransi sosial sebesar Rp63,2 triliun, sedangkan premi asuransi jiwa sebesar Rp115,6 triliun, asuransi umum Rp43,8 triliun, dan reasuransi Rp5,4 triliun. Sementara untuk klaim asuransi juga mengalami kenaikan 40% sebesar Rp145,9 triliun.

Angka densitas (premi bruto/jumlah penduduk) dan angka penetrasi (premi bruto/GDP) juga menunjukkan nilai positif. Densitas Asuransi Jiwa sampai November 2014 sebesar Rp458.980 naik dibanding November 2013 Rp426.530.

Angka penetrasi Asuransi Jiwa sebesar 1,26 persen naik dibandingkan tahun 2013 1,17 persen. Densitas Asuransi Umum sampai November 2014 sebesar Rp174.090 turun dibanding November 2013 Rp175.000.

Angka penetrasi Asuransi Umum sebesar 0,48 persen atau stagnan dibanding tahun 2013. Densitas Asuransi Komersial sampai November 2014 sebesar Rp633.070 naik dibanding November 2013 Rp601.530. Angka penetrasi Asuransi Komersial sebesar 1,74 persen naik dibandingkan tahun 2013 1,65 persen.

Selanjutnya untuk pertumbuhan piutang pembiayaan perusahaan pembiayaan sampai dengan November 2014 mengalami kenaikan dibanding tahun 2013, yaitu piutang pembiayaan sebesar Rp364,1 miliar, sewa guna usaha sebesar Rp111,1 miliar, anjak piutang Rp9,08 miliar, dan pembiayaan konsumen sebesar Rp243,9 miliar.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Polri Pastikan Indonesia Aman Pasca ‘Travel Warning’ AS

Jakarta, Aktual.co — Polri memastikan kondisi keamanan Indonesia relatif aman dan terkendali pasca travel warning Amerika Serikat.
“Berdasarkan kajian intelijen keamanan Polri, tidak ada gangguan kamtibmas yang menonjol,” kata Kadivhumas Polri Irjen Ronny F Sompie saat dihubungi, Kamis (8/1).
Meski kondisi keamanan masih terkendali, dia menegaskan Polri tetap meningkatkan kewaspadaan. “Polri tetap meningkatkan kewaspadaan sejak travel advice itu diumumkan.”
Sebelumnya Amerika Serikat mengeluarkan travel warning yang menyarankan warganya agar tidak berkunjung ke Indonesia karena ada potensi gangguan terorisme.
Pemerintah AS mengeluarkan peringatan bagi warganya untuk selalu waspada dan hati-hati saat mengunjungi fasilitas tertentu di ibu kota Provinsi Jawa Timur, Surabaya.
Meski demikian, kata Ronny, peringatan dari AS tersebut masih berkategori travel advice. “Itu kategorinya travel advice, belum menjadi travel warning,” kata dia.
Travel advice, kata dia, dikeluarkan secara rutin di suatu negara dengan pertimbangan tertentu dari intelijen untuk memastikan warga negaranya aman bila mengunjungi suatu kota di negara tertentu.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Kejagung Klaim Satgasus Menjawab Harapan Rakyat

Jakarta, Aktual.co — Jaksa Agung HM Prasetyo merasa yakin, pembentukan Satuan Tugas Khusus Penanganan dan Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Korupsi akan menjawab harapan publik terhadap Kejaksaan Agung.
“Kami akan segera menjawab tuntutan masyarakat dengan adanya Satgassus ini. Baik (penyelesaian) kasus lama maupun kasus baru,” kata Prasetyo saat mengambil sumpah janji jabatan Satgassus Kejagung di Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (8/1).
Kejaksaan Agung telah membentuk P3TPK yang terdiri dari 100 orang jaksa dari Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri seluruh Indonesia. 100 jaksa yang masuk dalam P3TPK ini merupakan jaksa terbaik karena merupakan hasil seleksi yang cukup ketat dan mempunyai rekam jejak yang baik.
Tim Satgasus P3TPK nantinya akan menangani berbagai kasus korupsi yang telah lama mangkrak ataupun kasus yang baru ditangani Korps Adhyaksa. “Baik (penyelesaian) kasus lama maupun kasus baru.”
Selain itu, sambung bekas Politisi Partai NasDem ini, pembentukan Satgasus P3TPK untuk menjawab maraknya kasus korupsi yang kian masif di negeri ini dan menjadi musuh bersama.
Mantan Jaksa Agung Muda Pidana Umum ini juga mengungkapkan, tindak pidana korupsi terus berevolusi dan tumbuh subur serta kian melibatkan berbagai kalangan yang merugikan keuangan negara dan menciptakan kemiskinan.
“Bahkan, korupsi juga sudah menjangkau ke daerah-daerah secara masif, sehingga perlu kerja keras dan kerja sama semua elemen untuk memberantasnya,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain