12 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39747

Ini Penjelasan Menteri BUMN Terkait Rekomendasi BPK

Jakarta, Aktual.co — Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mengaku bahwa hingga akhir Desember 2014, hanya 65 persen rekomendasi hasil pemeriksaan yang ditindaklanjuti oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Menanggapi hal itu, Menteri BUMN Rini Soemarno mengaku ada kesalahpahaman, yang menyebabkan rekomendasi BPK RI baru dipatuhi perusahaan pelat merah sekitar 65 persen. Dikatakannya, para pejabat BUMN terkadang menilai rekomendasi BPK bukanlah hal yang signifikan bagi perusahaan.

“Ada kesalahpahaman, ini (rekomendasi) dianggap tidak penting dari keseharian korporasi. Ini harus dijelaskan juga,” katanya saat ditemui di gedung BPK RI, Jakarta, Kamis (8/1).

Oleh sebab itu, Rini mengapresiasi langkah BPK yang memanggil seluruh jajaran direksi dan komisaris BUMN untuk dapat duduk bersama membahas mengenai signifikansi rekomendasi tersebut.

“Makanya ini akan duduk sama-sama untuk betul-betul melihat apa persoalannya. BPK harus direspon walaupun bukan dianggap signifikan. Mulai besok duduk hingga lima hari yang akan datang duduk bersama,” imbuhnya.

“Dengan dukungan BPK, kecermatan BPK dalam pemeriksaan, membantu BUMN untuk menjadi perusahaan yang handal dan kompetitif di masa mendatang. Tujuan kami dari KBUMN, bagaimana BUMN dapat berkompetisi di pasar global, jadi perusahaan yang setara perusahaan global dalam hal Usaha atau GCG. Ini dapat tercapai dengan dukungan BPK,” tambahnya.

Nantinya, lanjut Rini, BPK akan menekankan bahwa pemeriksaan untuk perusahaan negara akan berbeda mekanismenya dibanding pemeriksaan untuk pemerintah daerah, kabupaten atau provinsi.

“Ini sangat krusial karena posisinya korporasi, sebagai Pemda kan beda. Menyambut baik pemikiran BPK untuk membedakan cara pemeriksaannya,” tandas dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Inilah Serangan Pegaris Keras di Seluruh Dunia

Jakarta, Aktual.co — Kelompok bersenjata berat membantai 12 orang di kantor mingguan satir “Charlie Hebdo” di Paris pada Rabu, dengan berteriak “kami membalaskan Nabi “dan” Allahu akbar”(Allah Maha Besar). Dalam beberapa tahun belakangan, pegaris keras melancarkan serangan di seluruh dunia.
Di Australia pada 15-16 Desember 2014, dua sandera dan pegaris keras bersenjata kelahiran Iran, Man Haron Monis, tewas dalam 16 jam pengepungan melibatkan 17 sandera, yang berakhir sesudah polisi menyerbu kafe Chocolate Lindt di pusat Sydney.
Dugaan jaringan Monis pada kelompok keras Negara Islam diawasi sesudah ia menyuruh sandera di kafe itu memegang bendera hitam, yang biasa digunakan kelompok keras, bertuliskan syahadat, atau pengakuan iman dalam Islam.
Di Kanada pada 23 Oktober 2014, satu tentara ditembak di dekat parlemen di ibukota, Ottawa. Penyerangnya, Michael Zehaf-Bibeau, yang ditembak mati ketika mencoba menyerang parlemen itu termasuk dalam daftar pengawasan teror.
Peristiwa itu terjadi sehari sesudah penyerang lain, Martin Rouleau Couture, menghajar seorang prajurit di Montreal, membunuhnya sebelum ia ditembak mati polisi. Ottawa telah mengirimkan pasukan dan jet sebagai bagian dari persekutuan pimpinan Amerika Serikat untuk memerangi pegaris keras di Irak. Kedua pelaku dalam serangan Kanada itu sebelumnya bergabung dengan pegaris keras dan berencana berperang di Suriah.
Di Belgia pada 24 Mei 2014, empat orang, termasuk dua wisatawan Israel, tewas sesudah seorang bersenjata menyerang museum Yahudi di Brussels. Polisi Prancis menangkap warga Prancis-Aljazair Mehdi Nemmouche, 29, di Marseille, Perancis selatan enam hari kemudian dan menyerahkannya ke pejabat Belgia pada akhir Juli.
Nemmouche didakwa melakukan “pembunuhan dalam kaitan teroris”.
Di Inggris pada 22 Mei 2013, tentara Lee Rigby, 25, dibacok hingga tewas oleh dua warga Inggris keturunan Nigeria di dekat asrama tentara di tenggara ibukota tersebut.
Saksi menyatakan penyerang menyuruh mereka memfilmkan adegan saat mereka berteriak “Allahuakbar” sebelum terluka dan ditangkap polisi. Cuplikan itu menunjukkan salah satu pembunuh tersebut mengatakan ingin membalaskan Muslim, yang dibunuh tentara Inggris.
Pada Februari 2014, Michael Adebolajo, 29, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas pembunuhan, sementara Michael Adebowale, 22, menerima sedikit-dikitnya 45 tahun hidup di balik jeruji besi.
Di Amerika Serikat pada 15 April 2013, dua bom buatan tangan ditempatkan di dekat garis akhir maraton Boston dan meledak 12 detik berselang, membunuh tiga orang dan melukai 264 lagi.
Seorang pemuda keturunan Chechnya, Dzhokhar Tsarnaev, menjadi warga negara Amerika Serikat sejak 2012, dituduh melakukan terorisme dengan senjata pemusnah. Saudaranya, juga dituduh melakukan serangan itu, tewas dalam bakutembak dengan polisi.
Di Prancis pada 11 dam 19 Maret 2012, Mohamed Merah, 23, menembak mati tiga tentara di Toulouse dan Montauban, Prancis selatan, sebelum membunuh tiga siswa dan satu guru di sekolah Yahudi di Toulouse.
Merah terbunuh pada 22 Maret dalam tembak-menembak sesudah pengepungan panjang atas rumah susunnya oleh polisi Prancis.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Planet Mirip Bumi Ditemukan oleh Ilmuwan NASA, Layak Dihuni?

Jakarta, Aktual.co — Kepler, teleskop ruang angkasa NASA telah menemukan delapan planet asing di ‘Zona Goldilocks’ yang mengorbit diantara bintang pada jarak yang dekat,  kemungkinan memiliki unsur air, dan kehidupan.

Dua  Planet yang baru ditemukan, dijuluki ‘Kepler-438b’ dan ‘Kepler-442b’, (disebut Exoplanets, red)  paling mirip Bumi, yang pernah ditemukan ilmuwan. Kedua planet tersebut mengorbit sekitar bintang  ‘Red Dwarf’,  sedikit lebih dingin dan lebih kecil dari Matahari kita.

“Kita tidak tahu pasti apakah salah satu Planet dalam riset kami benar-benar layak huni,” kata Dr. David Kipping, Astronom dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics (CFA) dan salah satu ilmuwan yang terlibat dalam penemuan tersebut, dalam sebuah pernyataan tertulisnya.

“Yang bisa kita katakan adalah itu menjadi kandidat kuat penelitian kami.”

Planet-planet terbaru dalam serangkaian orbit Exoplanets berhasil ditemukan oleh Kepler. Sejak diluncurkan tahun 2009 lalu, pesawat ruang angkasa khusus meneliti Planet itu – telah menjelajah dan sukses menemukan 1.004 Planet, serta menginformasi bersamaan dengan 4.175 kandidat Planet.

‘Kepler-438b’ terletak 70 tahun cahaya dari Bumi dan mengorbit di sekitar bintang setiap 35 hari. Astronom CFA mengatakan diameter ‘Kepler-438b’  adalah 12 persen lebih besar dari Bumi.

Peneliti memperkirakan ‘Kepler-438b’ memiliki kesempatan 70 persen menjadi bebatuan (bukan gas) seperti Planet sebenarnya. Dan, ilmuwan mempercayai sekitar 40 persen lebih ringan dari Bumi. ‘Kepler-438b’ berada di zona Goldilocks adalah sekitar 70 persen.

‘Kepler-442b’ berada pada jarak 1.100 tahun cahaya, kira-kira sepertiga lebih besar dari Bumi dan memiliki tahun sekitar 112 hari. Para Astronom memperkirakan Planet tersebut mendapat sekitar dua pertiga cahaya sebanyak Bumi dan memiliki kesempatan 60 persen menjadi bebatuan. Kemungkinan untuk zona layak huni makhluk hidup sekitar 97 persen.

“Setiap hasil dari Planet dari investigasi serta pengamatan Kepler membawa data serta misi bersejarah membawa kita selangkah lebih dekat untuk menjawab pertanyaan apakah kita hanya sendirian di Alam Semesta ini?,” papar John Grunsfeld, Administrator Asosiasi Direktorat Misi Ilmiah  NASA, di Washington, Amerika Serikat, mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulisnya, yang dikeluarkan oleh NASA.

Temuan tersebut diumumkan pada tanggal 6 Januari lalu di kota Seattle dalam pertemuan American Astronomical Society. Sebuah makalah yang menjelaskan penemuan itu telah diterima untuk dipublikasikan secara umum  dalam The Astrophysical Journal.

Artikel ini ditulis oleh:

Walhi Region Sumatera Kritisi Kerusakan Lingkungan

Jakarta, Aktual.co — Pertemuaan para aktivis Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Region Sumatera yang berlangsung pada 26–29 Desember 2014 di Jambi, menyampaikan kritikan terhadap pemerintah dan perusahaan terkait derasnya kerusakan lingkungan yang terjadi saat ini.

“Kita (para aktivis Walhi se-Sumatera) yang bertemu di Jambi menyatakan, sangat mengkhawatirkan kondisi kerusakan dan pengerusakan lingkungan yang terus terjadi di hampir seluruh wilayah Sumatera,” kata Direktur Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jambi Musri Nauli di Jambi, Kamis (8/1).

Ia menjelaskan, poin-poin kritik tersebut adalah kesimpulan dari rangkaian pertemuan dan musyawarah yang dilakukan para direktur dan petinggi Walhi Region Sumatera selama tiga hari dirangkum dalam bentuk maklumat dan disampaikan secara terbuka pada sesi orasi politik lingkungan para pimpinan Walhi Region Sumatera pada malam panggung ekologi.

Selain itu, kesimpulan yang juga dibuat secara tertulis itu menjadi rekomendasi yang akan disampaikan kepada Presiden Joko Widodo melalui Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, serta kepada setiap pemerintah daerah di 10 provinsi yang ada di wilayah Sumatera.

Di antara poin penting yang disampaikan itu adalah kerusakan hutan di wilayah Riau, Sumut, Lampung, Aceh, masalah eksodus penduduk di wilayah Bengkulu, masalah pertambangan di Sumsel, Babel dan Sumbar, serta masalah pencemaran air sungai dan laut di kawasan Jambi, Babel dan Kepri, kata Nauli.

Walhi Babel menyampaikan persoalan tambang timah yang nyata-nyata telah menyengsarakan ribuan petani dan nelayan Babel yang kehilangan mata pencahariannya karena tanah dan lautannya yang telah tercemar.

Karena itu Walhi secara nasional diminta menyuarakan agar masyarakat memboikot penggunaan produk-produk elektronik karena timah yang digunakan oleh semua produk tersebut adalah timah yang dikeruk dari bumi Babel.

Sementra, Riau, Sumsel dan Lampung menyuarakan kerusakan hutan akibat alih fungsi lahan perkebunan sawit dan pertambangan batu bara yang teah menyisakan konflik sosial yang tingkat sensitifitasnya sangat tinggi sehingga tak jarang berakibat pada konplik seperti yang terjadi di Mesuji dan daerah lainnya.

Begitu pula Walhi Bengkulu mengungkapkan hal yang senada karena saat ini Bengkulu mengalamai permasalahan tata ruang, dimana luas wilayah yang sangat tidak sebanding dengan jumlah penduduk, yang mengakibatkan terjadinya eksodus masyarakat Bengkulu ke ke provinsi-provinsi tetangga seperti Jambi.

Selanjutnya kehadiran mereka tak jarang menjadi sumber konflik lingkungan sosial ekonomi dan budaya baru di tempat baru mereja tinggal.

Sementara Jambi menyampaikan persoalan perusakan lingkungan akibat pertambangan dan perkebunan yang saat ini sudah parah mencemari Sungai Batanghari sebagai urat nadi kehidupan masyarakar Jambi selama ini, baik disebabkan oleh pertambangan legal termasuk pertambangan emas tanpa izin, ujar Nauli.

Menurut dia, hingga saat ini konsep atau penyelesaian permasalah-permasalahan tersebut oleh pemda setempat di masing-masing daerah masih pada tataran wacana dan oratorium semata, dan belum menyentuh pada aksi nyata yang menunjukkan sikap para pemimpin daerah dalam mengatasi persoalan-persoalan kerusakan lingkungan tersebut.

“Kita (Walhi) minta kepada Presiden Jokowi untuk segera bersikap tegas dan bertindak nyata dalam mengatasi persoalan-persoalan lingkungan di Sumatera ini, terutama yang menyangkut keberadaan perusahaan perkebunan maupun pertambangan yang hanya menjadikan Sumatera sebagai objek,” katanya.

Pemerintah harus segera bersikap, sebab kalau tidak maka Sumatera dalam kurun waktu beberapa tahun ke depan dapat dipastikan akan mengalami bencana ekologis yang parah, tambahnya.

Artikel ini ditulis oleh:

BPK Siap Seret BUMN Yang Acuhkan Rekomendasi

Jakarta, Aktual.co — Anggota Auditor Keuangan Negara (AKN) VII Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menegaskan bahwa pihaknya siap memanggil kembali Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yang tidak mematuhi rekomendasi hasil audit dan pemeriksaan yang telah dilakukan.

Seperti diketahui, sampai dengan Akhir Desember 2014, hanya 65 persen rekomendasi hasil audit yang telah ditindaklanjuti oleh perusahaan pelat merah.

“Kami memberikan tenggat waktu satu minggu agar para BUMN menindaklanjuti rekomendasi-rekomendasi ini. Kalau seminggu masih ada BUMN yang tidak menanggapi atau belum menindaklanjuti rekomendasi maka kami akan panggil lagi setelah 14 Januari mendatang” Achsanul di gedung BPK, Jakarta, Kamis (8/1).

Maka dari itu, Achsanul meminta kepadan para pejabat BUMN untuk segera menyelesaikan dan menindaklanjuti temuan tersebut. Sebab jika tak segera ditindaklanjuti, rekomendasi tersebut akan menjadi catatan di dokumen negara dan akan diserahkan kepada aparat penegak hukum.

“Harus di selesaikan, karena saya yakin ini bisa diselesaikan. Kalau tidak diselesaikan, UU mengatakan BPK harus menyerahkan kepada aparat penegak hukum dalam 60 hari. Makanya ini saya kasih waktu satu minggu,” tegasnya.

Ia optimis, dalam sepekan ke depan, sisa 35 persen rekomendasi yang belum ditindaklanjuti para BUMN ini akan terselesaikan.

“Sudah harus selesai semua. Jadi seminggu nanti SPI, dan Direktur Keuangan nya akan bolak balik kesini untuk menyelesaikan. Jadi ini niat baik BPK kepada Kementerian BUMN dan seluruh jajaran BUMN untuk menyelesaikan ini. Agar ini tidak jadi pending item yang akan menjadi dokumen negara,” tandas dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Puluhan Anak di Kalimantan Utara Terdeksi Penyakit TBC

Jakarta, Aktual.co — Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara membenarkan selama 2014 puluhan anak usia 1-4 tahun terdeteksi menderita penyakit tuberkulosis (TBC).

“Memang puluhan anak-anak di daerah kita pada 2014 ditemukan mengidap penyakit TBC,” ujar Kepala Seksi Penanggulangan Penyakit dan Bencana Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan, Rustam di Nunukan, Kamis (8/1).

Ia mengakui, anak-anak usia muda memang sangat rentan terjangkit TBC karena faktor kondisi tubuhnya yang masih lemah untuk menangkis kuman-kuman mikrobacteria yang dihembuskan penderita sebelumnya.

Rustam mengatakan, biasanya anak-anak yang ditemukan menderita penyakit TBC lebih disebabkan oleh adanya keluarga yang telah menderita penyakit tersebut lebih dahulu makanya secara tidak langsung mengetahui penderita lainnya.

“Anak-anak yang terdeteksi mengidap penyakit TBC ini karena adanya keluarga yang telah menderita sebelumnya. Makanya setiap menemukan ada anak-anak yang memiliki gejala akan menderita penyakit ini langsung ditindaklanjuti pada keluarganya,” sebut Rustam.

Sebenarnya mendeteksi penyakit TBC pada anak-anak ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti berat badan yang tidak mengalami kenaikan setiap bulan, selera makan, dan pertumbuhan tubuhnya.

Banyak faktor inilah, ungkap Rustam, yang seringkali menjadi kendala untuk mendeteksi anak-anak yang menderita penyakit TBC karena membutuhkan waktu yang lama.

Selama 2014 , jumlah anak-anak yang terdeteksi menderita penyakit TBC sebanyak 32 kasus dari 90 kasus yang ditemukan.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain