1 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39757

Harga Minyak Gerus Bursa AS ke Pelemahan Terpanjang

Jakarta, Aktual.co — Bursa Amerika Serikat kembali melanjutkan pelemahan, di mana indeks Standard & Poor’s 500 masuk dalam penurunan terpanjangnya selama 13 bulan. 
Hal ini disebabkan oleh melemahnya saham-saham di sektor energy seiring harga minyak yang tertekan di bawah US$50 per barel.
Seperti dilansir Bloomberg.com pada Rabu (7/1), Indeks S&P 500 turun 0,9% ke level 2.002,5 pada penutupan perdagangan Selasa (6/1) waktu AS. Indeks Russell 2000 turun 1,7 persen, setelah terjun 2,4 persen sebelumnya. Dow turun 130,01 poin, atau 0,7 persen, ke 17,371.64. Lebih dari 8,3 miliar saham berpindah tangan di bursa AS, 20 persen di atas rata-rata tiga bulan.
“Pada titik ini, sangat sulit bagi indeks untuk naik dari level rendah selama harga minyak masih tertekan,” kata Chief Investment Strategist Wells Capital Management, Jim Paulsen.
Delapan dari 10 sektor melemah dipimpin sektor energi yang turun 1,3%. Sementara itu, sektor lain yang juga melemah adalah teknologi dan finansial. Adapun sektor yang menguat, yakni telekomunikasi dan utilitas.

Artikel ini ditulis oleh:

Komunitas Penggiat Sejarah Dukung Pembelian Gedung Kota Lama

Jakarta, Aktual.co — Komunitas pegiat sejarah Kota Semarang, Jawa Tengah, Lopen mendukung langkah pemerintah kota setempat yang membeli sebuah gedung kuno di kawasan Kota Lama yakni Gedung Oudetrap.

“Saya kira ini (pembelian Gedung Oudetrap, red.) keputusan tepat. Bahkan, kalau bisa lebih banyak gedung-gedung kuno yang dibeli,” kata Koordinator Lopen M Yogi Fajri di Semarang, Rabu (1/7).

Menurut dia, langkah akuisisi gedung-gedung kuno di kawasan Kota Lama menjadi langkah efektif menyelamatkan aset-aset bersejarah di Kota Semarang, termasuk Gedung Oudetrap atau Gedung Gambir.

Ia menjelaskan selama ini banyak bangunan di Kota Lama Semarang yang tidak diketahui kepemilikannya sehingga dipastikan kondisinya tak terurus, bahkan tidak jarang yang mengalami kerusakan.

“Aset-aset berupa gedung kuno ini bisa dioptimalkan untuk kepentingan pariwisata. Apalagi, tidak semua kota atau daerah memiliki kekayaan aset seperti yang dimiliki Kota Semarang ini,” tukasnya.

Yogi mencontohkan Malaysia yang sudah lebih baik dalam mengelola aset-aset gedung bersejarahnya sehingga semakin banyak bangunan kuno yang diambil-alih pemerintah diyakini pengelolaannya lebih baik.

Untuk pemanfaatan Gedung Gambir ke depan, ia menyarankan sebaiknya pemerintah kota setempat menjadikan bangunan bersejarah itu sebagai museum yang khusus tentang sejarah Kota Semarang.

“Selama ini, Kota Semarang belum memiliki museum yang khusus membahas perkembangan dan sejarah kota ini. Padahal, Semarang memiliki peran sentral dalam perjalanan sejarah Indonesia,” ungkapnya.

Ia menjelaskan beberapa peristiwa besar pernah terjadi di Kota Semarang, baik pada masa kolonial maupun kemerdekaan, namun selama ini ikon-ikon yang menjadi saksi sejarah terkesan diabaikan.

“Sejak zaman VOC hingga perang kemerdekaan. Semarang memiliki peran strategis, seperti Jatingaleh pernah jadi area peperangan tentara Napoleon Bonaparte, Pertempuran Lima Hari, dan sebagainya,” katanya.

Yogi menyatakan siap membantu Pemkot Semarang dalam mengumpulkan arsip-arsip sejarah yang diperlukan jika gedung kuno yang terletak di Jalan Taman Srigunting 3B itu dimanfaatkan sebagai museum.

Sementara itu, Asisten I Sekretariat Daerah Kota Semarang Eko Cahyono mengakui kawasan Kota Lama memiliki setidaknya 272 bangunan kuno, dan 179 bangunan di antaranya dalam kondisi rusak dan terbengkelai.

“Tentunya, kami tidak bisa membeli semua sekaligus karena keterbatasan anggaran. Kami juga kesulitan menemukan pemiliknya. Mudah-mudahan, pembelian Oudetrap ini merupakan perintis,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Kejagung Sita Tiga Kondotel Mantan Anak Buah Jokowi di Bali

Jakarta, Aktual.co — Kejaksaan Agung kembali menyita tiga kondotel milik tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan Bus TransJakarta tahun anggaran 2012 dan pencucian uang, Udar Pristono. Tiga kondotel yang disita itu berada di Bali.
“Hari ini jaksa penyidik di bali menyita 3 condotel milik Udar. nilainya kira-kira Rp 3 miliar,” kata Jaksa Muda Pidana Khusus R Widyo Pramono, Rabu (7/1).
Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung sebelumnya telah menetapkan Udar Pristono sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan Bus TransJakarta tahun anggaran 2012. Udar belakangan juga dijerat pasal pencucian uang.
Dalam kasus korupsi dengan modus mark up pengadaan Bus TransJakarta dan peremajaan bus angkutan umum regular tahun 2013 senilai Rp 1,5 trilyun ini, penyidik telah menjebloskan tersangka Udar ke Rutan Salemba cabang Kejagung sejak Rabu 17 September lalu.
Seiring proses penyidikan kasus itu, penyidik telah menyita sejumlah aset milik Udar.Salah satu aset yang belakangan disita yakni 4 kamar kondotel yang berlokasi di Kota Hujan, Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/12/2014).
Selain itu, penyidik juga telah menyita aset milik tersangka Udar yang juga berada di Bogor, Jawa Barat, yakni satu unit rumah di Cluster Olive Fusion yang mempunyai luas bangunan 264 meter dan luas tanah 300 meter di Jalan Emerald 4 No 46 Bogor, Nirwana Residence, Kota Bogor.
Penyidik juga menyita sejumlah aset milik tersangka Udar lainnya, antara lain satu unit rumah yang beralamat di Cluster Kebayoran Essence, Bintaro Jaya, Blok KE/E06, Graha Bintaro Jaya, Tangerang Selatan. Kemudian, dua unit apartemen di Casa Grande Residence, Kuningan, Jakarta Selatan. Sebelum menyita dua unit apartemen itu, penyidik lebih dulu menyita kondotel yang berada di Bali. Udar memiliki kondotel ini sekitar tahun 2013.
Langkah penyitaan sejumlah aset itu sebelumnya dikritik tegas oleh Kuasa hukum Udar, Wa Ode Nur Zainab. Termasuk salah satunya penyitaan kondotel yang berlokasi di Bogor, Jawa Barat yang belum lama ini terjadi. Wa Ode menyebut penyitaan itu tidak sah dan melawan hukum.
“Penyitaan tersebut jelas-jelas pendzoliman, melanggar hukum, melanggar HAM. Penyitaan terhadap condotel yang dibeli tahun 2011 tersebut sudah dilaporkan dalam LHKPN. Perbuatan penyitaan tersebut jelas-jelas tidak sah dan melawan hukum. Bertentangan dengan ketentuan Pasal 39 KUHAP,” tegas Wa Ode.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Hakim Vonis Mati Dua Warga Negara Iran, Jaksa Malah Pikir-pikir

Jakarta, Aktual.co —  Majelis Hakim Pengadilan Negeri Cibadak, Kabupaten Sukabumi menjatuhkan vonis mati kepada dua warga Iran yang menyulundupkan narkoba jenis sabu seberat 40 kilogram melalui jalur perairan laut Sukabumi.
“Walaupun vonis hakim lebih berat dari tuntutan kami, tetapi sebagai Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Cibadak, kami masih pikir-pikir,” kata JPU Kejari Cibadak, Rio Situmeang kepada Antara di Sukabumi, Rabu (7/1).
Dalam fakta persidangan yang ketua majelis hakimnya adalah Tafsir Sembiring menyatakan dua warga Iran yakni Seyed Hashem Mosavipour bin Sayed Abdollah (36) dan Moradalivand bin Moradali (32) terbukti bersalah pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat (1) UU No. 35/2009 tentang Narkotika dan dakwaan subsider pasal 112 ayat 2 jo pasal 132 ayat (1) UU No. 35/2009 tentang Narkotika, Dengan demikian, vonis yang dijatuhkan oleh majelis hakim ini lebih berat dari tuntutan JPU yang hanya menuntut keduany kurungan penjara selama 15 dan 20 tahun penjara.
Hakim mempunyai penilaian tersendiri pada kasus ini, seperti keduanya telah melanggar undang-undang dalam pemberantasan narkotika, selain itu akibat ulahnya ini menyebabkan kekhawatirkan dan keresahan di masyarakat terkait peredaran narkoba.
“Mungkin hakim mempunyai penilaian sendiri dalam menjatuhkan vonis ini,” tambah Rio.
Sebelumnya, kasus peredaran narkotika internasional ini terungkap saat kedua terpidana mati ini akan mengambil sabu seberat 60 kilogram yang ditanamnya di arel Cagar Alam Tangkubanparahu, Kampung Panyawelan, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi oleh Badan Narkotika Nasional (BNN).

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Menkeu: Harga BBM Bisa Turun Lagi Pada Februari 2015

Jakarta, Aktual.co — Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengakui adanya kemungkinan pemerintah kembali menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) premium maupun solar pada Februari, mengikuti perkembangan harga minyak dunia yang sedang mengalami kelesuan.

“Kemungkinan (harga premium dan solar) bisa turun, karena kita memakai penghitungan bulan lalu yang sekarang muncul di tingkat retail,” katanya saat ditemui di Jakarta, Rabu (7/1).

Menkeu menjelaskan penurunan harga BBM tersebut sangat dimungkinkan, setelah pemerintah menggunakan skema penetapan harga terbaru yang bisa mengevaluasi harga premium dan solar setiap bulannya.

Berdasarkan skema baru tersebut, pemerintah memastikan untuk mencabut subsidi bagi premium, serta masuk dalam kategori BBM khusus penugasan bukan subsidi dan BBM umum yang harganya mengikuti harga keekonomisan.

Sementara, solar masih diberikan subsidi tetap Rp1.000 per liter dan masuk dalam kategori BBM tertentu yang diberikan subsidi, karena pemerintah menganggap solar masih dibutuhkan oleh masyarakat kurang mampu dalam menjalankan aktivitasnya.

Dengan adanya skema ini, maka harga premium dan solar ditetapkan mengikuti perkembangan harga minyak dunia dan penghitungannya telah disesuaikan dengan formula sesuai harga dasar ditambah Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).

Namun, penghitungan harga solar dikurangi subsidi sebesar Rp1.000 per lliter dan untuk harga premium khusus penugasan ditambah biaya pendistribusian di wilayah luar Jawa Madura Bali sebesar dua persen dari harga dasar.

Untuk premium umum non subsidi, penetapan harga terendah dan tertinggi ditambah margin badan usaha paling rendah lima persen dan paling tinggi sepuluh persen dari harga dasar, dengan PBBKB ditetapkan pemerintah daerah serta berlaku di Jawa Madura Bali.

Penghitungan harga baru premium dan solar pada Januari 2015 ini dilakukan memakai asumsi rata-rata harga minyak ICP per bulan sebesar 60 dolar AS per bulan, dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS rata-rata sebesar Rp12.380.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Aviliani: Presiden Ingin Hapus Subsidi Pupuk

Jakarta, Aktual.co —  Pemerintah akan menghapus subsidi pupuk. Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Aviliani usai bertemu presiden di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/1).
“Presiden ingin subsidi pupuk dihapus,” ujar Aviliani.
Aviliani menjelaskan, rencana penghapusan subsidi pupuk itu dilandasi fakta bahwa selama ini sebagian pupuk subsidi justru diselewengkan, tidak diberikan kepada petani yang berhak. Karena itu, kata Aviliani, Jokowi menginginkan agar subsidi pupuk dialihkan ke pos lain di sektor pertanian.
“Supaya manfaatnya lebih dirasakan oleh petani,” katanya.
Laporan: Adi Adrian

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain