15 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39790

Fauzi Baadilah Phobia Naik Pesawat

Jakarta, Aktual.co — Pasca  terjadi musibah kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501 tujuan Surabaya-Singapura ini yang memberi luka mendalam bagi seluruh keluarga korban dan masyarakat Indonesia, membuat artis Fauzi Baadilah phobia naik pesawat.

Fauzi mengaku resah berpergian jauh dengan naik pesawat.  “Kalau ditanya ada parno atau enggak. Iya gue parno,” ceplosnya kepada Aktual.co, di Jakarta.

Apalagi kata ia, dirinya melihat puluhan jenazah korban AirAsia di TV.  “Wajar ya gue sebagai manusia biasa melihat suatu kecelakaan ada rasa was-was dan lebih hati-hati. Seperti kecelakaan yang dialami teman gue dalam berkendara besok-besoknya gue jadi agak parno dan lebih berhati-hati,” katanya lagi.

Dia kembali mengatakan, bahwa apa yang dialami orang lain merupakan bentuk teguran untuk umat manusia.

Artikel ini ditulis oleh:

Dapat Klaim 48 Kali Gaji, Korban QZ8501 Peserta BPJS

Jakarta, Aktual.co — Direktur BPJS Ketenagakerjaan Elvyn Masassya mengatakan bahwa korban penumpang AirAsia QZ8501 yang terdaftar menjadi BPJS ketenagakerjaan, mendapat klaim 48 kali gaji.
Dicontohkan, bila gaji korban penumpang Rp10 juta, maka klaim yang dibayarkan BPJS sebesar Rp480 juta.
“Kalau Rp1 juta, dapatnya 48 juta,” kata dia, Kamis (8/1).
Hingga kini, sebanyak 40 jenazah korban sudah dievakuasi, dan 13 jenazah telah selesai dievakuasi dan dipulangkan ke pihak keluarga. Terdapat 162 orang yang ada di dalam pesawat, yang terbagi dari 155 penumpang dan tujuh kru pesawat.

Artikel ini ditulis oleh:

Semen Baturaja Targetkan Produksi 2016 Capai 3,85 Juta Ton

Jakarta, Aktual.co —   Produsen semen yang berkantor pusat di Palembang, Sumatera Selatan, PT Semen Baturaja berupaya mengejar target produksi sebesar 3,85 juta ton per tahun pada 2016 guna memenuhi kebutuhan masyarakat provinsi setempat dan daerah sekitarnya.

“Untuk mengejar target produksi tersebut pihaknya terus mengupayakan peningkatkan kapasitas produksi pabrik yang ada dan membangun beberapa pabrik baru,” kata Kepala Bagian Humas PT Semen Baturaja Sahadi di Palembang, Kamis (8/1).

Ia menjelaskan, untuk meningkatkan produksi semen, pihaknya telah melakukan optimalisasi tiga unit pabrik yang ada di Kota Palembang, dan Baturaja, Sumsel serta Kota Panjang, Lampung.

Melalui kegiatan optimalisasi pabrik tersebut, produksi PT Semen Baturaja bisa ditingkatkan dengan total kapasitas produksi mencapai dua juta ton semen per tahun.

Jika proyek pengembangan dan pembangunan pabrik baru yang sedang dipersiapkan sekarang ini bisa berjalan sesuai rencana, target produksi semen yang ditetapkan pada 2016 sebesar 3,85 juta ton per tahun optimistis bisa diwujudkan, katanya.

Menurut dia, perusahaan semen milik negara ini memiliki kewajiban menjaga ketersediaan pasokan semen dalam negeri, khususnya di Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), meliputi Provinsi Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Lampung, dan Bangka Belitung.

Produksi semen saat ini, terkadang sering kurang, sehingga permintaan masyarakat di wilayah Sumbagsel tersbeut tidak bisa dipenuhi secara maksimal.

Melalui upaya optimalisasi pabrik dan penambahan beberapa pabrik baru, pihaknya berharap kebutuhan semen masyarakat di wilayah kerja perusahaan tersebut bisa dipenuhi secara maksimal, bahkan pasarnya dapat diperluas hingga ke luar negeri, ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Din Syamsuddin: PPP tidak Mau MUI Menjadi Mediator

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Din Syamsuddin mengatakan pihak PPP yang sedang mengalami dualisme kepemimpinan tidak mau MUI menjadi mediator untuk dilakukan islah di antara dua kubu tersebut. “Saya dengar mereka tidak mau (MUI menjadi mediator islah), maka kami tidak mau kehabisan waktu,” kata Din di Kantor MUI Pusat, di Jakarta, Kamis (8/1).

Din menjelaskan beberapa waktu lalu MUI pernah diminta beberapa pihak untuk menjadi mediator agar PPP islah. Namun menurut dia, apabila pihak yang diajak islah tidak mau, maka MUI tidak akan menindaklanjuti niat tersebut. “Terserah mereka (PPP), dulu kami dimintai beberapa pihak menjadi mediator islah. Lalu, kami bersedia. Namun, kalau yang mau islah tidak mau (MUI menjadi mediator) maka buat apa,” ujarnya.

Dia menegaskan MUI tidak menyayangkan sikap PPP yang enggan menggandeng MUI sebagai mediator islah. Menurut dia, islah atau tidak merupakan urusan internal PPP, sehingga MUI tidak akan mencampurinya lebih jauh. “Kami tidak menyayangkan (PPP tidak mau MUI menjadi mediator), kalau tidak mau damai kan urusan mereka,” ucapnya.

Wakil Ketua Umum MUI Ma’ruf Amin berharap konflik di internal PPP bisa cepat selesai, dan partai itu bisa segera bersatu. Dia berharap tidak ada perpecahan di internal partai berbasis massa Islam khususnya yang menimpa PPP. “Kami inginnya PPP bersatu, tidak ada perpecahan,” ujarnya.

Sebelumnya Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Din Syamsuddin mengatakan seluruh ormas Islam di Indonesia berharap PPP bersatu kembali sebagai partai politik berbasis massa Islam. “Ormas Islam berharap PPP selesaikan konflik internalnya, karena tidak mungkin bersatu apabila ada perpecahan,” kata Din di Gedung Nusantara IV, Jakarta, Selasa (23/12).

Pernyataan Din itu disampaikan dalam acara Halaqoh Kebangsaan, Refleksi Akhir Tahun dan Musyawarah Pra-Kongres Umat Islam Indo VI. Acara itu diadakan MUI Pusat dan Fraksi PPP di MPR yang diadakan di Gedung Nusantara IV, Jakarta. Dia yakin PPP bisa bersatu sebagai wujud menunjukkan semangat persatuan yang ada di dalam partai tersebut.

XL Targetkan Pertumbuhan Pelanggan 25 Persen

Jakarta, Aktual.co — Perusahaan telekomunikasi PT XL Axiata, Tbk. menargetkan pertumbuhan pelanggan hingga 25 persen di wilayah Sulawesi dan Kalimantan pada 2015.

“Di 2014 jumlah pelanggan kami mencapai 3,5 juta dan kami berharap jumlah pelanggan akan bertumbuh sebesar 25 persen di 2015,” kata General Manager Finance and Management Service PT XL Axiata, Tbk Mozes Haryanto Baottong di Makassar, Kamis (8/1).

Untuk mendongkrak jumlah pelanggan ini Mozes mengatakan pihaknya akan memperkuat dan memperluas jaringan di region ini melalui pembangunan sejumlah infrastruktur. Tahun ini rencana investasinya mencapai 50 juta dolar AS, ujarnya.

Selain untuk membangun Base Tranceiver Station (BTS) 3G, pihaknya juga sudah mulai mempersiapkan infrastruktur untuk teknologi 4G.

“Untuk tahap awal pembangunan BTS 4G akan difokuskan pada kota besar seperti Makassar dan Banjarmasin, sesuai dengan distribusi ‘handset’ 4G,” katanya.

Sementara terkait kebijakan Kemenkominfo yang mengizinkan kenaikan harga pada layanan data provider, Mozes mengatakan kemungkinan kenaikan harga akan dilakukan pada kuartal ke dua 2015.

“Jika sudah ada persetujuan dari pemerintah, akan kami naikkan, sebelumnya kami akan memperhitungkan berbagai faktor termasuk investasi dan kondisi ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Warga Pontianak Diimbau Beli Gas Elpiji di SPBU

Jakarta, Aktual.co — Wali Kota Pontianak Sutarmidji mengimbau kepada masyarakat di kota itu agar membeli gas subsidi atau tabung tiga kilogram di SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) yang memang menyediakan penjualan gas subsidi.
“Saya imbau masyarakat beli gas subsidi di SPBU-SPBU yang ada di Kota Pontianak saja, karena harganya pasti sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET),” kata Sutarmidji di Pontianak, Kamis (8/1).
Menurut dia, dengan membeli gas di SPBU maka harga yang dijual tidak akan naik, karena tidak mungkin SPBU menjual di atas HET.
“Saya berharap PT Pertamina juga menjaga stok gas bersubsidi agar tetap cukup sehingga tidak memicu kenaikan harga akibat kurangnya stok,” ujarnya.
Menurut Wali Kota Pontianak dengan adanya kenaikan harga gas non subsidi, maka masyarakat yang sebelumnya menggunakan gas non subsidi akan beralih ke gas subsidi, sehingga itu yang perlu diantisipasi oleh pemerintah.
Pemkot Pontianak dalam hal ini hanya mengawasi distribusi gas subsidi.
Sebelumnya, Marketing Branch Manager Pertamina Kalbar Teng, Eko Harjito menyatakan pihaknya telah memberikan sanksi berupa skorsing kepada agen yang menjual gas bersubsidi atau gas tabung tiga kilogram di atas HET yang telah ditentukan oleh pemerintah daerah.
“Sudah ada tiga agen penjualan gas bersubsidi yang kami berikan sanksi skorsing, yakni berupa sanksi tidak dikirim pasokan gas selama satu bulan,” katanya.
Eko menjelaskan tiga agen gas tabung tiga kilogram tersebut yang diberikan sanksi itu, dua diantaranya berada di Kabupaten Sambas, berupa tidak dilakukan pengiriman atau pasokan gas subsidi selama satu bulan.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain