18 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39821

Perjuangan Islam, Ini Sedekah Perberat Timbangan Amal Kebaikan

Jakarta, Aktual.co — Sedekah merupakan salah satu amalan unggulan yang disunahkan oleh Rasulullah SAW. Sedekah adalah amalan yang digaransi oleh Allah Ta’ala dalam Al-Qur’an dengan balasan sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat.

Sedekah memiliki manfaat yang besar dalam menunjang perjuangan Islam. Dalam banyak riwayat disebutkan, banyak orang yang terselamatkan dari api Neraka sebab sedekah sederhana yang dilakukan dengan ikhlas.

Di dalam buku ‘Mizan, Jurus Jitu Memperberat Timbangan Amal’, Dr Muhammad bin Ibrahim an-Nu’aim menyebutkan tujuh sedekah paling utama yang bisa memperberat timbangan amal kebaikan seseorang.

Sedekah ketika sehat
Seorang laki-laki mendatangi Rasulullah SAW. Diriwayatkan oleh Abu Hurairah, laki-laki itu bertanya, “Wahai Rasulullah, sedekah apakah yang paling besar pahalanya?”

“Kamu bersedekah saat sehat,” jawab Rasulullah. “Dan saat kamu benar-benar menghendaki harta itu,” lanjut Rasulullah SAW, dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad ini. “Ketika kamu takut menjadi fakir dan sangat mengharapkan menjadi kaya.”

Rasulullah SAW melanjutkan dalam sabdanya yang diriwayatkan pula oleh Imam Al-Bukhari dan Muslim ini, “Jangan menundanya sampai menjelang kematian, lalu,” pungkas Rasulullah SAW, dalam hadits yang dibawakan pula oleh Imam Abu Dawud dan Nasa’I tersebut. “Kamu berkata, ‘Bagi si Fulan seperti ini, yang lain seperti ini.”

Sedekah dari harta pribadi untuk fakir
Diantara hikmah melakukan sedekah adalah mendahulukan orang lain terkait kebutuhan duniawi. Sedekah juga bisa melatih sikap agar seseorang tidak mendewakan harta dengan menumpuknya.

“Sebaik-baik sedekah,” sabda Rasulullah SAW, “adalah yang berasal dari kekayaan,” demikian disampaikan dari Abu Hurairah. Rasulullah SAW melanjutkan sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Imam al-Bukhari, Muslim dan Nasa’i, “Mulailah dengan orang yang fakir.”

Menjelaskan hadits ini, Dr Muhammad bin Ibrahim An-Nu’aim mengatakan, “Sedekah yang paling utama adalah sedekah yang dikeluarkan setelah mencukupi kebutuhan.”. Lanjut Ulama’ asal Mesir ini, “Bagi orang fakir, sedekah dilakukan sesuai kesanggupannya,” sehingga, “tidak menjadikan ia membutuhkannya selepas bersedekah.”
Sedekah, meski merupakan amalan unggulan, hendaknya tidak memberatkan pelakunya. Sedekah sebagai salah satu bentuk amalan terkait harta harus dilakukan sesuai prioritas hukum. Yakni mengutamakan yang wajib, kemudian menambahkan dengan yang sunnah.

Sedekah orang yang sedikit hartanya
Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Nasa’i, Abu Dawud dan Ibnu Hibban ini menyebutkan, tatkala Rasulullah SAW ditanya sedekah apa yang paling utama, Beliau menjawab, “Ketekunan orang yang sedikit hartanya.”

Menerangkan Hadits mulia ini, Al-Hasan mengetengahkan sebuah riwayat tentang laki-laki yang mendatangi Utsman bin ‘Affan. Dengan lugu, laki-laki itu berkata kepada Khalifah ketiga kaum Muslimin tersebut, “Kalian pergi dengan membawa kebaikan, wahai para pemilik harta. Kalian bersedekah, memerdekakan budak, berhaji dan berinfaq.”

Sosok yang juga menjadi menantu Rasulullah SAW sebanyak dua kali ini menjawab seraya memotivasi, “Kalian menginginkan seperti kami, kami pun menginginkan seperti kalian.” Lanjut sahabat Rasul yang juga dua kali berhijrah ini, “Demi Allah Ta’ala, satu dirham yang yang diinfaqkan seseorang dengan sungguh-sungguh lebih baik dari puluhan dirham yang diberikan tanpa kesungguhan.”

Sedekah kepada kerabat yang membenci
Sedekah disyariatkan oleh Allah Ta’ala dalam Al-Quran kepada keluarga dan kerabat terdekat. Bermula dari istri, anak-anak, orang tua, saudara kandung, tetangga dan seterusnya. Syariat ini memiliki hikmah yang amat besar.

Dengan demikian, keluarga dan orang-orang terdekat tidak akan mengalami kekurangan tatkala ada salah satu anggota keluarganya yang kaya raya. Sebab anggota yang kaya raya itu akan mendistribusikan sedekahnya kepada orang-orang dan keluarga terdekatnya.

“Seorang laki-laki mendatangi Rasulullah SAW,” ujar Hakim bin Hazm. “Ia bertanya kepada Beliau tentang sedekah yang paling utama.” Rasulullah SAW pun menjelaskan, “Sedekah kepada kerabat yang menyimpan kebencian.”

Inilah di antara mulianya Islam. Bahkan kepada kerabat yang membenci, Islam memerintahkan kepada umatnya agar bersedekah kepada kerabat tersebut. Diantara hikmahnya, dengan sedekah yang diberikan itu, kerabat yang membenci akan dilunakkan hatinya sehingga memberikan pemaafan yang berarti mewujudkan persatuan dan kesatuan umat.

Sedekah yang bersifat investasi
Sedekah dalam bentuk investasi memiliki keutamaan tersendiri. Pelaku sedekah akan senantiasa mendapatkan aliran pahala, meski ia telah wafat, selama apa yang disedekahkan itu masih dimanfaatkan untuk kepentingan umat.

Sa’ad bin Ubadah mendatangi Rasulullah SAW. Ia bertanya, “Wahai Rasulullah SAW, ibuku telah meninggal dunia. Apakah sedekah yang paling utama?” Rasulullah Saw menjawab, “Air.” Kemudian Sa’ad bin Ubadah menggali sumur, dan berkata, “Ini milik Ummu Sa’ad.”

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud, Nasa’i, Ibnu Majah dan Ibnu Hibban ini, Sa’ad bin Ubadah bersedekah atas nama ibunya dengan sumur yang airnya bisa dimanfaatkan oleh kaum muslimin sepanjang waktu.

Sedekah dengan bahan kebutuhan pokok.
Diriwayatkan oleh Imam Baihaqi dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW  bersabda, “Tidak ada sedekah yang pahalanya lebih besar daripada sedekah dengan air.”

Air adalah salah satu kebutuhan pokok umat manusia. Selain sebagai komponen utama tubuh manusia, air juga berperan penting dalam membantu aktivitas sehari-hari seperti mencuci, bersuci, bercocok tanam, dan sebagainya. Selain itu, air juga bermanfaat bagi semua jenis hewan dan tumbuhan.

Sedekah untuk kepentingan perjuangan di jalan Allah SWT
Dari Abu Umamah, Rasulullah SAW bersabda, “Sedekah yang paling utama adalah naungan tenda di jalan Allah Ta’ala,” lanjut Nabi sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Ahmad ini, “dan penyedia pelayan di jalan Allah Ta’ala.” Selain itu, “Menyediakan unta di jalan Allah Ta’ala,” pungkas  Rasulullah SAW sebagaimana diriwayatkan pula oleh Imam Tirmidzi dan Hakim.

Kepentingan yang dibutuhkan dalam jihad di jalan Allah Ta’ala amat banyak jumlahnya. Mulai dari persenjataan dan kendaraan hingga penyedia air minum dan tenaga medis bagi pasukan yang terluka. Selain itu, bagi yang tidak bisa pergi ke medan jihad lantaran sakit menahun atau alasan syar’i lainnya, bagi mereka tetap terbuka peluang untuk ikut serta dalam jihad dengan memberikan infaq terbaiknya.

Semoga Allah Ta’ala kurniakan kekuatan kepada kita untuk melakukan semua jenis sedekah yang paling utama ini. Amin

(Sumber: Kisah Hikmah)

Artikel ini ditulis oleh:

Nah loh..Jaksa Agung Tarik Ucapan Soal Lelang Jabatan

Jakarta, Aktual.co —  Jaksa Agung HM Prasetyo menarik kembali pernyataan akan melelang jabatan untuk eselon I dan II di lingkungan kejaksaan.
“Jadi kami belum bisa menyatakan apapun kecuali membenahi yang ada dahulu sekarang,” katanya seusai acara pelantikan pejabat kejaksaan eselon II dan III di Jakarta, Rabu (7/1).
Ia menyatakan lelang jabatan untuk bidang teknis sangat sulit dilakukan, karena jabatan itu harus dari jaksa.
Ditambahkan, penyidikan atau penuntutan itu tidak bisa dikerjakan oleh semua orang.
“Kita lihat nanti ya seperti apa. Jadi kami belum bisa menyatakan apapun, kecuali membenahi yang ada dulu sekarang,” ucapnya.
Sebelumnya, Kejagung akan melelang jabatan untuk pejabat eselon I dan II, sebagai implementasi perintah dari Presiden Joko Widodo untuk menjaring calon pejabat yang berkualitas, mempunyai rekam jejak yang baik, dan berintegritas.
“Langkah ini sebagai tindak lanjut perintah Presiden Jokowi dan rangkaian birokrasi Kejaksaan,” kata jaksa agung.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Perempuan Demokrat Doa Bersama untuk Korban Jatuh Pesawat AirAsia

Ratusan kader Perempuan Demokrat Republik Indonesia (PDRI) menggelar doa bersama untuk korban jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501 sekaligus memperingati maulid Nabi Muhammad SAW di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Rabu (7/1/2015). Acara tersebut sebagai bentuk simpatik kader perempuan Demokrat atas musibah yang terjadi ditanah air. AKTUAL/MUNZIR

Rupiah Ditutup Melemah 82 Poin ke Rp12.727

Jakarta, Aktual.co — Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta bergerak melemah sebesar 82 poin menjadi Rp12.727 dibandingkan posisi sebelumnya Rp12.645 per dolar AS.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan bahwa mata uang rupiah kembali melemah terhadap dolar AS seiring investor lebih meminati mata uang Amerika Serikat karena relatif aman dalam menjaga nilai aset di tengah masih melambatnya perekonomian global.

“Di tengah fokus pasar terhadap hasil pertemuan Federal Reserve pada tanggal 16-17 Desember lalu yang rencananya akan di rilis pada Rabu (7/1) waktu Amerika Serikat membuat investor cenderung melepas sebagian aset berisikonya dan memburu aset ‘safe haven’,” ujarnya di Jakarta, Rabu (7/1).

Ia mengemukakan bahwa hasil pertemuan Federal Reserve itu akan menunjukan tanda-tanda kapan dinaikannya suku bunga AS (the Fed). Jika hasilnya menandakan kenaikan suku bunga dalam waktu dekat maka rupiah berpotensi kembali mengalami pelemahan.

“Namun, jika hasilnya menunjukan kenaikan suku bunga tidak dilakukan dalam waktu dekat maka rupiah diperkirakan mengalami apresiasi,” katanya.

Sementara itu, Analis PT Platon Niaga Berjangka Lukman Leong mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi global yang masih lesu telah menimbulkan keraguan akan waktu untuk kenaikan suku bunga AS dalam waktu dekat.

“Kemungkinan the Fed untuk menaikan suku bunga dalam waktu dekat ini cukup kecil di tengah ‘yield’ rata-rata obligasi AS yang cenderung mengalami penurunan,” katanya.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Rabu (7/1) ini tercatat mata uang rupiah bergerak melemah menjadi Rp12.732 dibandingkan hari sebelumnya, Selasa (6/1) di posisi Rp12.658 per dolar AS.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

BPK: Penyelewengan Petro Muba Capai Rp14 Miliar

Jakarta, Aktual.co —  Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan menemukan penyelewengan dana hingga Rp14 miliar di perusahaan daerah Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin PT Petro Muba.

“Berdasarkan hasil laporan pemeriksaan BPK diketahui telah terjadi penyimpangan pengelolaan dana operasional perusahaan pada periode 2013-2014,” kata Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sumsel I Gede Kastawa di Palembang, Rabu (7/1).

Dirinya mengatakan bahwa penemuan BPK tersebut berupa penyertaan modal pemerintah kabupaten yang belum ditetapkan Peraturan Daerah senilai Rp8,294 miliar, pencairan dana tidak sesuai ketentuan Rp1,2 miliar.

Kemudian, saham yang tidak pernah tercatat pada laporan keuangan Petro Muba senilai Rp2,56 miliar, penyertaan modal belum dapat diyakini kebenarannya Rp1,53 miliar, kelebihan pembayaran ke PLN Rp1,43 miliar, dan pajak belum disetor Rp459,5 juta.

Menurutnya, pengelolaan di perusahaan ini relatif buruk karena sebagai perusahaan induk sudah tidak beraktivitas, termasuk jajaran pimpinan perusahaan tersebut.

“Saat pemeriksaan, auditor malah kesulitan mencari pimpinannya. BPK mendapati komitmen pemerintah kabupaten terbilang kurang dalam mendorong operasional Petro Muba,” kata dia.

Ia yang dijumpai dalam acara pemaparan hasil pemeriksaan semester II tahun 2014 mengatakan, Petro Muba yang membawahi sejumlah anak perusahaan seharusnya beroperasional untuk mencari laba karena keuntungan tersebut akan masuk dalam Penerimaan Asli Daerah.

Terkait dengan saham kepemilikan pemerintah kabupaten, BPK juga menemukan sejumlah kejanggalan karena beberapa di antaranya tidak dilampirkan pada laporan keuangan.

“Ini sangat rawan, jadi kemana saham itu selama ini,” kata dia.

Untuk menindaklanjuti hasil temuan ini, ia menambahkan, BPK telah meminta Inpekstorat Provinsi untuk menelusuri kepemilikan saham Petro Muba pada sejumlah anak perusahaan. Hasil pemeriksaan Inpekstorat ini akan dipantau BPK untuk menentukan langkah selanjutnya.

“Jika tetap tidak memenuhi maka akan dilanjutkan ke tahap pemeriksaan insvestigatif yang akan dibentuk BPK sendiri. Namun jika dapat mendapatkan opini “clear and clean” maka laporan keuangan dianggap bersih,” ujar dia.

Petro Muba merupakan perusahaan yang didirikan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dengan memiliki sejumlah anak perusahaan, PT Muba Link, PT Muba Sarana, PT Muba Elektrik Power dan PT Kilang Muba.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Hatta Ali Berharap Sengketa Pilkada Tak Ditangani MA

Jakarta, Aktual.co — Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali berharap sengketa Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) dapat ditangani dengan membentuk badan khusus di luar pengadilan.
“Ada lembaga khusus yang menyelesaikan, bisa dari KPU atau dari mana,” kata Hatta Ali di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, badan khusus ini dapat diambil dari beberapa unsur seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) atau dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).
Hatta mengungkapkan penanganan sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) resmi berpindah ke MA, setelah sebelumnya menjadi wewenang Mahkamah Konstitusi (MK).
Perubahan ini tertuang dalam putusan MK yang menyatakan Pilkada diadili MA dan dikuatkan dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2014.
Hatta mengatakan pihaknya masih menunggu putusan Perppu ini apakah diterima DPR atau tidak. “Kami posisinya masih menunggu,” ucapnya.
Ketua MA ini mengatakan pihaknya tidak dapat berbuat apa-apa jika pada akhirnya DPR memutuskan untuk menerima Perppu tersebut.
“Sikap kami berusaha sedapat mungkin tidak ke MA, tetapi tidak akan melakukan pembangkangan jika UU memerintahkan (sengketa pilkada) ke MA,” ujarnya.
Hatta mengatakan pihaknya ingin menunjukan kalau perintah UU akan dilaksanakan dan segera menyiapkan sarana serta prasarananya.
Dia juga mengungkapkan badan peradilan mana yang akan mengadili jika ke MA, apa di Tata Usaha Negara atau peradilan umum.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain