16 April 2026
Beranda blog Halaman 40272

DPR: Kebijakan Pemerintahan Jokowi Soal BBM Sisakan Banyak Tanda Tanya

Jakarta, Aktual.co — Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay mengatakan interpelasi yang direncanakan DPR tetap kontekstual meskipun pemerintah menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
“Tidak benar turunnya harga BBM menyebabkan interpelasi DPR kehilangan konteks. Pasalnya, kebijakan pemerintah terkait harga BBM masih banyak menyisakan tanda tanya,” kata Saleh Partaonan Daulay melalui pesan elektronik di Jakarta, Minggu (4/1).
Ketua Komisi VIII DPR itu mengatakan, ada beberapa pertanyaan yang harus dijawab dan dijelaskan oleh pemerintah agar masyarakat bisa mengerti dan memahami kebijakan yang dinilai merugikan rakyat tersebut.
“Siapa bilang kehilangan konteks? Jangan-jangan harga premium diturunkan justru karena interpelasi itu. Berarti, interpelasi sangat kontekstual dalam melindungi hajat hidup orang banyak,” tuturnya.
Selain itu, Saleh menilai penggunaan pendapatan negara dari kebijakan menaikkan harga BBM di saat harga dunia sedang turun perlu juga dipertanyakan.
Pemerintah harus menjelaskan bila program itu disebut pengalihan subsidi ke sektor produktif, bagaimana bentuk programnya? Apa saja yang akan diperoleh rakyat dari pengalihan tersebut? “Katanya mau membangun infrastruktur, irigasi, dana pendidikan, kesehatan dan lain-lain. Dulu zaman pemerintahan yang lalu, apakah hal-hal itu tidak dilakukan? Kalau kuantitasnya mau diperbanyak, itu juga perlu dijelaskan,” katanya.
Bila ada penjelasan, tentu lebih mudah bagi DPR untuk melakukan pengawasan. Masyarakat pun bisa terlibat langsung untuk mengawasinya.
Karena itu, Saleh berpendapat interpelasi DPR terkait kenaikan harga BBM tetap kontekstual dan masih perlu dilanjutkan. Dengan begitu, fungsi “check and balances” DPR mendapatkan tempat secara proporsional.
Yang lebih penting, interpelasi itu adalah hak DPR yang dijamin oleh undang-undang dan Konstitusi.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Agung Laksono Tunjuk OC Kaligis Jadi Kuasa Hukum

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum Golkar hasil Munas Jakarta, Agung Laksono menunjuk pengacara OC Kaligis sebagai kuasa hukum untuk mendampingi sengketa perselisihan partai menghadapi Aburizal Bakrie, Ketua Umum versi Munas Bali.
“Saya telah menerima kuasa dari Agung Laksono dan Zainudin Amali selaku Sekjen DPD Partai Golkar,” kata OC Kaligis di Jakarta, Minggu (4/1).
Kaligis mengatakan setelah menerima kuasa tersebut, maka dirinya bersama pengacara berhak menghadiri dan membela hak-hak dan kepentingan kedua kliennya dalam persidangan di pengadilan.
Masalah tersebut terkait adanya gugatan perselisihan partai politik No.579/PDT.G.2014/PN.JKT.PST tertanggal 5 Desember 2014 melawan Aburizal Bakrie (tergugat I), Idrus Marham (tergugat II), Fadel Muhammad (tergugat III), Nurdin Halid (tergugat IV) dan Ahmadi Noor Supit (tergugat V) di Pengadilan Negegri Jakarta Pusat.
Dia mengatakan bila tidak ada halangan maka sidang perdana perselisihan partai Golkar tersebut akan digelar Senin (5/1).
Menurut dia bahwa setelah menerima kuasa tersebut maka dirinya mempersiapkan materi untuk persidangan nantinya.
Meski Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly mengharapkan kedua kubu partai berlambang pohon beringin itu untuk berdamai tapi melalui jalan buntu, maka akhirnya bermuara ke pengadilan.
Namun dalam kuasa tersebut Agung dan Zainudin memilih domisili di Kantor DPD Golkar jalan Anggrek Nelly Murni XI A, Slipi, Jakarta Barat.
Sedangkan Kaligis sudah mempersiapkan sebanyak 13 pengacara untuk mendampinginya selama persidangan diantaranya Rico Pandeirot, Andika Yoedistira, Haghia Sophia Lubis, Ramadi R Nurima dan Reza Gusman.
“Kami tetap fokus untuk menghadapi gugatan itu karena sudah ada pemberitahuan dari petugas pengadilan untuk sidang besok,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Hari ke-8, Kapal Jepang Temukan 3 Jenazah Korban AirAsia

Jakarta, Aktual.co — Di hari ke-8 pencarian dan evakuasi penumpang pesawat Air Asia QZ 8501, kapal Onami milik Jepang menemukan 3 jenazah di perairan Karimata. Kemudian, Kapal perang itu coba mengontak Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Banda Aceh.
“Tapi kontak gagal,” kata Mayor Penerbang TNI Setiawan di Posko Utama, Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Minggu (4/1).
Kemudian setelah gagal, Pesawat CN 295 milik TNI Angkatan Udara dan Helikopter Sea Hawk milik Amerika Serikat mendekat ke titik tempat 3 jenazah itu ditemukan Kapal Onami. Ketiga jenazah dilaporkan masih utuh dan mengambang.
“CN 295 diperintahkan balik kanan. Lalu Sea Hawk dan Onami berusaha hawling untuk evakuasi ketiga jenazah,” ujar Setiawan.
Kendati begitu, hingga kini belum diketahui apakah langsung diterbangkan oleh Sea Hawk atau ditransfer dahulu ke KRI Banda Aceh.
“Jarak titik lokasi 108 mil laut dari Pangkalan Bun. Koordinat S 04 02,55 E 110 21,96,” ujar dia.
Memasuki hari ke-8 pencarian dan evakuasi Pesawat AirAsia QZ8501 ini, total sudah 30 jenazah penumpang yang ditemukan dan dievakuasi Tim SAR Gabungan. Semua jenazah itu juga sudah dilakukan proses identifikasi di RS Bhayangkara Polda Jawa Timur oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Kejati Sumut Tahan Tersangka Korupsi BPBD Palas

Jakarta, Aktual.co — Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) menahan seorang tersangka kasus korupsi pekerjaan proyek bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Lawas (Palas) senilai Rp1,2 miliar, TA 2011.
“Tersangka tersebut, yakni AM Direktur CV Gading Mas, dijemput secara paksa petugas Kejati Sumut di Sibuhuan,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumut, Chandra Purnama, di Medan, Minggu (4/1).
Tersangka AM saat ini sudah dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas I Medan. Selama ini penyidik telah berulang kali melakukan pemanggilan terhadap tersangka AM, namun tidak pernah hadir atau mangkir di Kejati Sumut.
Bahkan, tersangka mencoba mengelabui Kejati Sumut dengan mengirimkan surat sakit ke Kejati Sumut yang dibuat oleh salah seorang dokter.
Namun, penyidik Kejati Sumut mencoba melakukan pemantauan terhadap tersangka AM di Sibuhuan, ternyata Pimpinan CV Gading Mas tidak benar sakit,dan dirinya keadaan sehat.
“Petugas Kejati Sumut langsung turun ke lapangan untuk melakukan penahanan terhadap tersangka AM dan dibawa ke Medan.”
Sebelumnya enam tersangka kasus korupsi proyek bantuan BPBD Padang Lawas, yakni ED Direktur CV Kurnia Agung, MH, Direktur CV Asoka Piramid dan DH Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).
Kemudian MZN, Direktur CV UD Iskandar, ASM, Direktur CV Hamido Utama, dan MFA, Pejabat Penanggung Jawab Operasional Kegiatan (PJOK) telah divonis Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan.
Kejati Sumut menemukan 11 paket pekerjaan proyek pengendalian banjir BPBD di Kabupaten Padang Lawas. Paket proyek tersebut untuk kegiatan pemasangan bronjong oleh lima perusahaan rekanan.
Namun, paket proyek yang dikerjakan itu ternyata tidak sesuai dengan nilai yang telah ditentukan pemerintah.

Artikel ini ditulis oleh:

Normal, Kondisi Kejiwaan Keluarga Korban AirAsia QZ8501

Surabaya, Aktual.co — Tim psikiater dari  Rumah sakit jiwa Menur Surabaya, sampai saat ini terus melakukan pendampingan terhadap keluarga korban AirAsia QZ8501 di Polda Jati.
Direktur Utama Rumah sakit jiwa menur, Hendro priyono mengatakan bahwa sejauh  ini kondisi kejiwaan para keluarga korban yang berada di posko crisis senter Polda Jatim belum mengalami fase gangguan kejiwaan dan masih dalam tahap normal.
“Ketika nanti ada jenazah yang tidak diketemukan, biasanya yang timbul pada keluarga adalah kecemasan. Yang dikawatirkan adalah ketika korban yang diketemukan dalam kondisi meninggal dan identitasnya diketahui, kemungkinan terberat adalah justru terjadi depresi berkepanjangan” kata Hendro, Minggu (4/1).
Sebab, saat ditemukan, keluarga pasti berharap jika korban dalam keadaan selamat. Tetapi ketika dihadapkan pada kenyataan yang tidak sesuai harapan, pertama kali adalah shock, dan jika tidak kuat maka tidak menutup kemungkinan kejiwaannya terganggu.
Penanganan pada  setiap keluarga berbeda pendekatan dan polanya, sebab tingkat ketabahan keluarga juga berbeda-beda.
Apalagi, dalam situasi ini ada keluarga yang kehilangan satu orang anggota keluarga, ada yang dua anggota keluarga, bahkan hingga kehilangan tujuh anggota keluarga.

Artikel ini ditulis oleh:

Sungai Ciberang-Ciujung di Lebak Berstatus Waspada

Jakarta, Aktual.co — Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lebak menyebutkan permukaan Sungai Ciberang-Ciujung berstatus waspada setelah sehari sebelumnya siaga II akibat curah hujan cenderung meningkat.
“Kami menerima laporan dari petugas pintu Sungai Ciberang bahwa ketinggian permukaan Sungai Ciberang-Ciujung mencapai 310 sentimeter dengan debit air 376 M3 per detik,” kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Kaprawi, di Lebak, Minggu (4/1).
Pihaknya saat ini meningkatkan kewaspadaan banjir, longsor dan angin kencang sehubungan tiba musim hujan. Frekuensi curah hujan meningkat selama beberapa hari terakhir dengan intensitas ringan dan sedang.
Curah hujan terjadi pada pagi, siang, sore hingga malam hari dan berlangsung antara dua sampai lima jam.
Dengan demikian, pihaknya menetapkan status waspada karena ketinggian permukaan Sungai Ciberang-Ciujung terjadi peningkatan.
“Kami mengingatkan warga yang tinggal di bantaran sungai waspada terhadap bencana alam itu,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain