19 April 2026
Beranda blog Halaman 40410

Sepanjang 2014, 1857 Jiwa Melayang Akibat Laka Lantas di Sumut

Jakarta, Aktual.co — Kepolisian Daerah Sumatera Utara mencatat korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas di provinsi itu mencapai 1.857 jiwa sepanjang tahun 2014.
Dalam konferensi pers akhir tahun di Aula Kamtibmas Mapolda Sumut di Medan, Selasa (30/12), Kapolda Sumut Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo mengatakan, jumlah korban tewas itu ditemukan dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi sebanyak 6.108 kali selama 2014.
Selain korban tewas, Polda Sumut juga mencatat adanya 2.555 warga yang mengalami luka berat dan 6.349 orang lain mengalami luka ringan akibat kecelakaan lalu lintas tersebut.
Meski jumlah korban tewas cukup banyak, tetapi Polda Sumut mencatat jumlah itu mengalami penurunan sebanyak epat persen jika dibandingkan korba tewas pada tahun 2013 yang berjumlah 1.931 jiwa.
Dengan jumlah kecelakaan sebanyak 6.329 kasus pada 2013 (turun lima persen), korban luka berat juga turun sembilan persen (2.792 orang) dan luka ringan turun 6,5 persen (6.763 orang).
Jumlah kecelakaan lalu lintas yang menimbulkan korban tewas, luka berat, dan ringan tersebut bukan hanya ditemukan dalam operasi kepolisian menjelang hari besar, melainkan dalam kondisi normal.
Menurut Kapolda, untuk menekan jumlah kecelakaan lalu lintas tersebut, Polda Sumut rutin melakukan kegiatan pada 2014, terutama menjelang hari besar nasional dan keagamaan.
Dalam menyambut Lebaran, Polda Sumut menyelenggarakan Operasi Ketupat Toba yang berlangsung mulai 22 Juli hingga 4 Agustus 2014.
Dalam Operasi Ketupat Toba 2014 tersebut, Polda Sumut mencatat terjadinya 177 kecelakaan lalu lintas yang menimbulkan 77 korban tewas, 93 korban luka berat, dan 183 korban luka ringan.
Kemudian, Operasi Zebra 2014 yang berlangsung mulai 26 November hingga 9 Desember 2014 yang bertujuan mencegah pelanggaran aturan berlalu lintas yang berpotensi mengakibatkan kecelakaan di jalan raya.
Sedangkan menjelang Natal dan Tahu Baru, Polda Sumut melaksanakan Operasi Lilin Toba yang masih berlangsung sejak dimulai pada 24 Desember 2014.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Harga Baru BBM Bersubsidi Diumumkan Besok

Jakarta, Aktual.co —Pemerintah akan mengumumkan harga baru BBM bersubsidi esok hari (31/12).

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian, Sofyan Djalil usai menghadiri rapat kabinet yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara.

“Kalau berita baiknya ada penurunan harga BBM bersubsidi, tidak harus Presiden yang mengumumkan,” ujar Sofyan di kantor Kemenko Perekonomian Jakarta, Selasa (30/12).

Lebih lanjut dikatakan Sofyan, harga baru BBM bersubsidi tersebut mengikuti turunnya harga minyak dunia. Hal itu terkait dengan penetapan kebijakan subsidi tetap.

Untuk diketahui, mekanisme subsidi tetap adalah pemberian subsidi dengan jumlah tertentu per liter BBM dan nantinya akan mengikuti pergerakan harga minyak dunia, layaknya penetapan harga Pertamax yang naik dan turun setiap bulannya.

“Besok jam sembilan di kantor saya pengumumannya,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Menko Sofyan: Anggaran Subsidi BBM Dipangkas Hingga Rp50 Triliun

Jakarta, Aktual.co —Anggaran subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) akan dipangkas sekitar Rp50 triliun oleh pemerintah.

Hal tersebut jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan anggaran subsidi BBM sebelumnya yang mencapai Rp276 triliun.

“Angkanya nanti akan kita lihat,” ujar Menko Perekonomian, Sofyan Djalil di kantor Kemenko Perekonomian Jakarta, Selasa (30/12).

Sebelumnya, pemerintah telah merencanakan untuk memperkecil anggaran subsidi BBM agar tidak menyandera Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pasalnya, subsidi BBM dinilai tidak tepat sasaran.

Lebih lanjut Sofyan mengatakan, wacana kebijakan subsidi tetap diharapkan memberi ruang fiskal yang lebih luas untuk APBN. Namun menurutnya, pemerintah masih mengkaji lebih dalam terkait kebijakan tersebut.

“Itu masih kita kaji lagi. Kalau kebijakan baru BBM subsidi, tunggu besok akan kita umumkan,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Kementrian ATR Berencana Sertifikasi Situs Purbakala dan Makam Wali

Jakarta, Aktual.co — Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) akan melakukan sertifikasi situs purbakala, makam wali, rumah ibadah, wilayah perbatasan dan pulau-pulau terluar agar ke depannya tak menjadi masalah.
“Kami menargetkan sertifikasi situs purbakala, makam wali, rumah ibadah, wilayah perbatasan dan pulau-pulau terluar dapat diselesaikan pada tahun 2015,” kata Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan usai Penyerahan Sertifikasi Tanah kepada Petani, Kartu Keluarga Sejahtera, nelayan, UKM, Pemprov Jabar dan lainnya di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Bandung, Jabar, Selasa (30/12).
Menurut dia, sertifikasi lahan yang dijadikan rumah ibadah perlu dilakukan agar tak terjadi konflik keagamaan. Begitu juga situs purbakala dan makam wali yang seringkali disinggahi oleh masyarakat untuk berziarah.
Menurut Ferry, kementeriannya tidak hanya meluncurkan program Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona), namun pada 2015 akan memberikan hak komunal kepada masyarakat yang tinggal di kawasan perkebunan, perbatasan dan pulau-pulau terluar yang menjadi batas teritorial Indonesia.
“Batas wilayah sudah ada. Tinggal penegasan saja tentang sertifikasi wilayah perbatasan,” katanya.
Dalam proses sertifikasi, kata dia, Kementerian Agraria sudah memiliki batas wilayah yang jelas. Yang perlu dilakukan ke depannya adalah bagaimana melakukan pengelolaan di wilayah perbatasan.
“Batas wilayah itu sudah jelas. Yang perlu kami lakukan adalah bagaimana lakukan pengelolaan di wilayah perbatasan,” ucapnya.
Ia menambahkan bila tanah-tanah yang ada telah memiliki sertifikat, maka akan memudahkan kementeriannya untuk melakukan pemetaan.
“Bila suatu saat ada rencana pemerintah untuk membangun jalan tol, kita mudah untuk memetakan, mana tanah milik masyarakat dan mana lahan rumah ibadah. Sehingga, bila ada pembebasan lahan, tidak lagi berurusan dengan spekulan tanah,” ucapnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

RKTM Tegaskan Tender Penjualan dan Pengadaan Impor Minyak Mentah dan BBM oleh ISC

Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas (RKTM) Faisal Basri (Tengah) didampingi anggota tim lainnya menggelar konfrensi persnya terkait status nasib Petral di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (30/12/2014). RKTM menegaskan tender penjualan dan pengadaan impor minyak mentah dan BBM tidak lagi oleh Petral melainkan dilakukan oleh ISC (integrated supply chain) Pertamina serta secepatnya mengganti jajaran manajemen Petral dan ISC dari tingkat pimpinan tertinggi hingga manajer. AKTUAL/MUNZIR

Puluhan Jenazah Ditemukan, CEO AirAsia Ucapkan Belasungkawa

Jakarta, Aktual.co — Pihak angkatan Laut menyebutkan bahwa ditemukan sebanyak 40 jenazah korban yang diduga merupakan penumpang pesawat AirAsia QZ8501 sudah.
Dikutip dari Reuters, Tim penyelamat saat ini berusaha mencari tubuh pesawat yang membawa 162 orang, dan menariknya dari dalam laut lepas pulau Kalimantan. 
Hingga berita ini diturunkan, tubuh pesawat belum ditemukan, namun kecil kemungkinan para penumpang selamat.
CEO AirAsia Tony Fernandes dalam tweetnya menyatakan rasa belasungkawa kepada seluruh keluarga korban yang kehilangan.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain