17 April 2026
Beranda blog Halaman 41878

Kegaduhan Hak Interpelasi Bakal Lahirkan ‘Bintang Baru Senayan’

Jakarta, Aktual.co — Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan penginisasian untuk menggunakan hak interpelasi kepada pemerintah menimbulkan ‘bintang baru’ di Senayan atau DPR RI.
Karena, bila hanya ingin mendapatkan penjelasan dari kebijakan pemerintah terkait penaikan harga BBM bersubsidi, bisa menggunakan hak tanya yang dipunyai setiap anggota dewan.
Alasanya, proses interpelasi yang merupakan hak dari DPR sebagai institusi tidak mudah dicapai.
“Hak interpelasi susah-susah mudah, kalau inisiasinya 25 orang plus fraksi lebih dari satu itu mudah, tetapi karena harus dibawa ke bamus dan rapat paripurna kalau tidak musyawarah kan voting, apakah menggunakan hak interpelasi atau tidak, biasanya yang begini-begini gaduh,” kata dia dalam acara diskusi di Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (25/11).
Pun demikian, sambung dia, bila dalam proses terjadi tarik ulur atau kegaduhan di parlemen terkait penggunaan hak interpelasi, dari segi politi pasti ada yang diuntungkan.
“Kegaduhan itu kalau dilihat dari sisi ekonomi dan stabilitas mungkin kita tidak suka melihatnya, tapi dari sisi lain sisi politik bisanya hal-hal seperti ini memunculkan ‘bintang-bintang baru senayan,” seru dia.
“Kita tahu sejak jaman (presiden) Gusdur itu, muncul bintang-bintang interpelasi, lihat Ade Komaruddin hidup dari interpelasi terhadap Gusdur, Misbakhun juga gitu langsung menggalang hak angket century, itu lah cara inisiasi yang paling elok dn elegaan,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Peringati Hari Guru, Pencerdas Bangsa atau Pekerja Saja?

Jakarta, Aktual.co —Hari Guru Nasional yang jatuh tepat pada hari ini Selasa (25/11), mengajak semua pihak untuk mengenang sekaligus mengevaluasi peranan guru bagi kecerdasan bangsa Indonesia.
Negara, Pemerintah, dan masyarakat harus bisa memberi posisi terhormat dan mulia di seluruh bangsa bagi guru. 
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Lasro Marbun menuturkan, dalam rangka hari guru semua pihak harus memperjelas posisi guru. Apakah akan menjadi garda terdepan pencerdas bangsa atau hanya menjadi pekerja saja? 
“Kita tentu berharap guru menjadi garda terdepan pencerdas bangsa,” kata Lasro ketika dihubungi Aktual.co, Selasa (25/11).
Guru merupakan pendidik generasi penerus bangsa. Sehingga apabila gurunya berkualitas, sejahtera, terhormat dan dimuliakan maka begitu pula dengan anak didiknya.
“Profesi ini harus bisa secara optimal ditingkatkan dan diperjuangkan. Mereka menjalankan dengan keterpanggilan, keikhlasan, kehormatan, dan kemuliaan,” kata Lasro.
Meskipun belum semua guru yang ada di DKI mengecap kesejahteraan secara merata, namun Dinas Pendidikan berupaya untuk terus meningkatkan kualitas hidup serta kualitas keterampilan pengajaran.

Artikel ini ditulis oleh:

Money Politik Bisa Susupi Munas Golkar

Jakarta, Aktual.co — Isu money politik masih mungkin menyusupi Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar akhir November 2014. Maklum, banyak kepentingan yang akan bertarung untuk menentukan arah kebijakan politik Golkar dalam lima tahun ke depan.
“Money politik saya harap tidak terjadi, tapi memang Munas ini sangat menentukan arah kebijakan Golkar. Saya harap Munas berjalan dengan bersih,” ujar politikus Partai Golkar Poempida Hidayatullah di Jakarta.
Poempida menambahkan, pemilihan ketua umum DPP Partai Golkar memang sangat strategis dan akan menentukan apakah Golkar tetap dalam koalisi Merah Putih atau menyeberang menjadi pendukung pemerintah.
“Arah kebijakan politik Golkar tentu akan berubah, apakah sebagai opisisi dalam koalisi merah putih, atau masuk dalam koalisi pemerintahan. Itu tergantung nanti keputusan hasil munas,” ucap Poempida.
Hanya saja menantu Fahmi Idris ini tak berani menyebut nama kandidat calon ketua umum yang akan didukung. “Siapa saja, yang penting bagi saya ketum Golkar bisa membenahi partai ini untuk mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2019,” tuntas Poempida.Laporan: Moh Sahlan

Artikel ini ditulis oleh:

Menkumham Berharap UU Hak Cipta Bantu Industri Musik Tambah Devisa Negara

Jakarta, Aktual.co — Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly mengapresiasi telah disahkannya Undang-undang No.28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta sebagai bagian dari pentingnya penghormatan atas karya-karya intelektual.
“Saya apresiasi karena Undang-undang itu telah disahkan,” katanya dalam acara konvensi nasional dengan tema Kebangkitan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan Ekonomi Kreatif di Jakarta, Selasa.
Ia merasa dengan adanya undang-undang tersebut pemerintah akan semakin giat lagi dalam mencegah atau bahkan menghukum pihak-pihak yg selalu membajak karya-karya orang lain.
Yosanna menyampaikan keprihatinannya terkait industri musik Indonesia yang sampai saat ini belum memberikan kontribusi untuk pemasukan perekonomian Indonesia.
“Sayang sekali Industri musik kita hanya mencapai satu persen dibandingkan dengan kuliner dan fashion,” kata dia.
Pria yang pernah menjabat sebagai wakil Ketua Badan Anggaran di Dewan Perwakilan Rakyat tersebut mengaku industri musik memiliki pasar yang luas, bukan hanya secara nasional tetapi Internasional.
Ia mengharapakan dengan adanya undang-undang tersebut anak-anak bangsa tidak perlu takut untuk terus menciptakan karya-karya kreatifnya.
“Melalui undang-undang perlindungan hak cipta tersebut dapat membantu dan melindungi anak-anak bangsa untuk berkarya,” kata dia.
 Ia berharap undang-undang tersebut dapat ditindaklanjuti untuk selalu menjaga hak-hak cipta para musisi.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Proyek Renovasi Halte TransJakarta

Pekerja mengerjakan proyek pengerjaan renovasi dan perpanjang halte GOR Soemantri Brojonegoro, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (25/11/2014). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membenahi semua halte transjakarta pada Januari 2015. Hal itu akan dilakukan setelah penyerahan pengelolaan halte dari Dinas Perhubungan ke PT Transjakarta. Bentuk halte transjakarta yang lebih panjang, lebar, dan terbuka mengambil contoh bentuk halte transmillenio yang ada di Bogota, Kolombia. AKTUAL/MUNZIR

Mensos: Pembangunan Kesos Butuh Data Memadai

Jakarta, Aktual.co —Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa pembangunan kesejahteraan sosial membutuhkan data memadai, sehingga bisa dirancang dengan tepat dan akurat dengan melakukan kegiatan penelitian. “Pembangunan kesejahteraan sosial (kesos) sebagai bagian dari pembangunan nasional, salah satunya ditujukan kepada Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS),” katanya kepada wartawan, Selasa (25/11). Dikatakan Khofifah bahwa hal tersebut sesuai amanat UU Nomor 11 Tahun 2009, tentang kesos agar Kementerian Sosial (Kemensos) menyelenggarakan pembangunan di bidang kesos, termasuk berbagi upaya untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas pelayanan kesos itu sendiri. Melalui Badan Pendidikan dan Penelitian Kesejahteraan Sosial (Badiklitkesos), sebagi salah satu tugasnya melakukan penelitian dan pengembangan terkait kebijakan penanganan masalah kesejahteraan dan praktik pekerjaan sosial. “Hasil penelitian kesos, diharapkan mampu merespon kebutuhan di lingkungan Kemensos dan mitra kerja kerja, baik di dalam maupun luar negeri yang memiliki kegiatan terkait PMKS, ” katanya. Kegiatan Badiklitkesos, sambung Khofifah diperlukan untuk melakukan publikasi dan sosialisasi dari hasil penelitian dan pengembangan kesos melalui “Konferensi Nasional Hasil-hasil Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial III Tahun 2014” dengan tema “Mewujudkan Kebijakan Kesejahteraan Sosial Berbasis Riset Melalui Konferensi Hasil Penelitian.” Tujuan utama diadakan konferensi di antarnya: Pertama, agar tersosialisasikannya hasil-hasil penelitian terkait studi kebijakan, pengembangan prototype model pelayanan dan nuansa conceptual framework Pekerjaan Sosial (Peksos). Kedua, meningkatkan pemahaman para pengguna akan manfaat hasil penelitian dan pengembangan bagi perumusan rencana, kebijakan, dan peningkatan pelayanan kesos. Tentunya, sesuai kondisi objektif permasalahan kesos, kebutuhan serta berbagi sumber yang ada dalam penanganan permasalahan sosial. “Ketiga, bisa terwujudnya sinergitas antara penelitian dan pengembangan kesos dengan direktorat teknis di lingkungan Kemensps serta dengan pihak lain, sehingga hasil penelitian bisa dimanfaatkan unit teknis pengguna hasil penelitian tersebut.
Keempat, agar terwujud tukar-menukar informasi dan pengalaman terkait fokus penelitian dan perkembangan berbagai metode penelitian yang bisa diterapkan di lingkungan Badiklitkesos dan terkait lainnya,” tukasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain