8 April 2026
Beranda blog Halaman 41934

Pelatih: 90 Persen Pemain Persib Dipertahankan

Bandung, Aktual.co — Pelatih Persib Bandung, Djajang Nurjaman, mengindikasikan bahwa sebanyak 90 persen pemain yang membela Maung Bandung musim lalu, akan dipertahankan.

“90 persen pemain kita pertahankan atau 20 pemain. Hanya Djibril (Coulibaly) saja yang dilepas sisanya kita pertahankan,” kata pelatih yang akrab disapa Djanur ini di Bandung, Jawa Barat, Jumat (21/11).

Djanur menilai, performa anak asuhnya cukup impresif, dengan melepas masa puasa gelar Persib Bandung selama 19 tahun. Wajar hadiah perpanjangan kontrak akan disodorkan.

“Wajar saja kita pertahankan. Tapi belum semua kita ikat dengan kontrak,” bebernya.

Selain itu dengan mempertahankan skuat lamanya, para pemain dipastikan akan tampil lebih solid dan pihaknya tinggal memboyong beberapa orang pemain guna menambah kedalaman skuat.

Disinggung Djanur, bila ada pemain yang ingin hengkang dari skuat, Djanur tidak akan mempermasalahkan hal tersebut, dan menyerahkan seluruhnya kepada pemain tersebut.

“Kalau ada pemain yang ingin pindah ke klub lain, ya kita tidak bisa berbuat apa-apa. Tapi kita akan berusaha untuk mempertahankannya,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

LPS Masih Tahan Suku Bunga Penjaminan

Jakarta, Aktual.co — Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) masih mempertahankan suku bunga penjaminan (LPS Rate), meskipun Bank Indonesia (BI) telah meningkatkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 7,75 persen, yang dapat memicu ikut terangkatnya bunga simpanan perbankan.

“Sementara belum. Kita lihat saja awal tahun,” kata Kepala Eksekutif LPS Kartika Wirjoatmodjo di Jakarta, Jumat (21/11).

Kartika tidak menampik bahwa pihaknya masih menunggu respon perbankan sehubungan dengan kemungkinan menaikkan bunga simpanan seperti giro, deposito dan tabungan. Pasalnya, jika perbankan merespon dengan menaikkan suku bunga simpanan, otomatis LPS perlu mempertimbangkan untuk mengikuti kenaikan suku bunga tersebut karena akan mempengaruhi jumlah dana yang dijamin LPS.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan Nelson Tampubolon sebelumnya mengatakan pihaknya berharap penaikan BI Rate tidak mendorong industri perbankan untuk segera menaikkan suku bunga deposito yang beberapa waktu terakhir sudah menurun setelah Otoritas menetapkan batas atas bunga simpanan.

“Mudah-mudahan tidak diikuti oleh perbankan asalkan likuiditas masih mencukupi,” ujarnya.

Per September 2014, LPS mempertahankan tingkat suku bunga penjaminan simpanan rupiah dan valuta asing (valas) di bank umum ialah 7,75 persen dan 1,50 persen, sementara untuk BPR sebesar 10,25 persen.

Hingga Juni 2014, jumlah simpanan yang dijamin LPS mencapai Rp2.116, 65 triliun dari 152,39 juta rekening. Angka itu terdiri atas simpanan dengan nominal maksimal Rp2 triliun sebesar Rp1.731,62 triliun dan simpanan di atas Rp2 miliar sebesar Rp2.161,44 triliun.

Total simpanan yang dijamin LPS pada Juni tercatat sebesar 54,37 persen dari total seluruh simpanan nasabah.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Setya Novanto: Munas Golkar 30 November 2014 Sah

Jakarta, Aktual.co — Bendahara Umum Partai Golkar Setya Novanto mengatakan, keputusan menggelar Munas ke-IX 30 November 2014 sudah sah. Keputusan itu, kata dia, sudah diambil berdasarkan persetujuan seluruh pihak yang punya hak suara.

Dia menjelaskan, DPP dan DPD Partai Golkar sudah mengambil keputusan untuk menyelenggarakan Munas akhir November nanti.

“Setahu saya, putusan DPD seluruh Indonesia di Yogya sudah diputuskan tanggal 30. Nah tentu saya tidak terlalu ngikuti tapi sudah semua panitia DPP dan DPD sudah memutuskan. Kalau sudah berdasarkan yang ada sudah sah,” kata Setya di gedung DPR, Jakarta, Jumat (21/11).

Dia yakin tidak akan ada DPP Golkar tandingan. Dia menilai, perbedaan pandangan di Golkar sudah menjadi dinamika di partai itu.

“Karena Golkar, tentu Golkar tetap memiliki kebersamaan dan kekeluargaan. Semuanya beda pendapat tetap secara dinamis. Mudah-mudahan tidak terjadi begitu (DPP tandingan),” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

9 Tersangka Pembunuh Anggota TNI Ditahan di Rutan Polres Jaktim

Jakarta, Aktual.co — Polisi menangkap sembilan orang yang diduga terlibat penganiayaan yang menewaskan seorang desersi anngota TNI Koptu Sugiyarto di kawasan Jalan Pemuda. 
“Kesembilan tersangka sudah ditangkap dan ditahan di Polres Jakarta Timur selanjutnya akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut motif dari penusukan tersebut,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, di Jakarta, Jumat (21/11).
Menurut Rikwanto, Sugiyarto meninggal dunia saat sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit (RS) dan Amen sahabat dekat dari korban hanya mengalami luka berat.
Dari keterangan yang diperoleh Polda Metro Jaya, masalah pokoknya adalah sembilan orang tersangka tersebut diduga ditugaskan oleh orang tertentu untuk mencari motor yang sudah 10 bulan angsurannya tidak dibayar oleh Amen sahabat dekat dari korban.
“Kalau memang mereka tidak ada penugasan dari dealer atau leasing dan mereka hanya orang-orang suruhan maka mereka bisa dikategorikan sebagai tenaga penagih utang (debt collector),” ujarnya.
Dealer atau leasing yang berkaitan dengan motor menurut Rikwanto akan dipanggil untuk dilakukan penyelidikan juga.
“Nanti kami akan cari tahu sejauh mana pihak leasing motor yang menunggakan mereka, terkait bagaimana menuggaskannya, bagaimana target penugasaannya serta apakah ada hubungannya dengan tindakkan kekerasan tersebut,” kata dia.
Sebelumnya, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polrestro Jakarta Timur Ajun Komisaris Besar Ade Rahmat Idnal saat dihubungi mengatakan, sejauh ini, penyidik kepolisian telah memeriksa 15 orang saksi termasuk para pelaku yang diamankan dan beberapa saksi di lokasi kejadian.
Ade menuturkan penyidik akan mendalami peran para pelaku tindak pidana penganiayaan tersebut.
Para pelaku terancam dijerat Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan yang dilakukan bersama-sama dan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat hingga menewaskan korban.
Berdasarkan informasi kejadian bermula saat sekelompok pria tidak dikenal menghadang pengemudi sepeda motor bernama Amen untuk mengambil paksa kendaraan saat melintasi Jalan Pemuda.
Kendaraan yang dikemudikan Amen diketahui belum membayar angsuran kredit selama 10 bulan. Selanjutnya Amen menghubungi Sugiyarto yang tidak lama mendatangi lokasi kejadian.
Kedatangan Sugiyarto membuat para pelaku marah sehingga terjadi percekcokan berujung perkelahian.Para pelaku yang membawa senjata tajam menyabet telinga Amen, sedangkan Sugiyarto mengalami luka bacok pada sekujur tubuh hingga meninggal dunia.
Usai menganiaya kedua korban, para pelaku kabur meninggalkan lokasi kejadian.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Mendagri: Kualitas Blanko e-KTP Palsu Lebih Bagus

Jakarta, Aktual.co — Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menemukan kualitas blanko Kartu Tanda Penduduk Elektronik palsu lebih baik daripada blanko produksi pemenang tender proyek bernilai Rp 5,9 triliun tersebut.

“Saya serahkan temuan itu ke teman-teman di Ditjen Dukcapil bahwa ini hampir mirip dan hampir sama, malah lebih bagus cetakannya. Tapi kan kita belum tahu sudah berapa yang beredar dan dicetak,” kata Tjahjo di Jakarta, Jumat (21/11).

Dia menjelaskan pada blanko KTP palsu tersebut terdapat data-data penduduk yang tidak valid, seperti nama warga perempuan namun fotonya pria. Oleh karena itu, Mendagri berharap dalam waktu dua bulan ke depan dapat dilakukan investigasi terkait temuan tersebut.

“Makanya kami menghentikan selama dua bulan pencetakan KTP-el ini untuk evaluasi secara menyeluruh, karena ini menyangkut kepentingan pilkada, data-data imigrasi, pembuatan paspor, SIM, KIS, KIP dan juga untuk kepentingan perbankan,” kata dia.

Blanko palsu KTP, seperti yang dimaksud Mendagri, merupakan blanko yang diproduksi oleh pihak di luar kontrak proyek KTP elektronik. Mendagri menemukan blanko-blanko tersebut buatan China, India dan Perancis.

Artikel ini ditulis oleh:

PABBSI Bukan Korban “Penipuan” Pemenang Tender

Jakarta, Aktual.co — Pelatih timnas angkat besi PB PABBSI, Dirja Wihardja, mengungkapkan bahwa cabang olahraga (cabor) yang digelutinya saat ini, tidak ikut menjadi korban “penipuan” terkait dengan peralatn tanding Asian Games 2014. Ini karena, pihak PABBSI membeli sendiri peralatan tersebut.

“Kalau PB PABBSI nggak kena tipu, semua peralatan kami beli sendiri,” kata Dirja kepada Aktual.co melalui sambungan telepon, Jumat (21/11).

Seperti diketahui, perusahaan pemenang tender yang ditunjuk oleh Kemenpora untuk pengadaan peralatan tanding Asian Games 2014, ternyata perusahaan fiktif. Sehingga peralatan yang dipesan oleh cabor tidak kunjung tiba.

Selain itu, pihak cabor yang ikut dalam kejuaraan terbesar se-Asia itu, juga telah mengeluarkan dana sebanyak keperluan peralatan yang dipesan.

Merasa ditipu, pihak Kemenpora melalui Sesmenpora, Alfitra Salam beberapa waktu lalu, berencana untuk melaporkan hal ini ke Bareskrim Polda Metro Jaya.

Namun, hal itu tidak juga dilakukan, bahkan, diralat oleh Deputi V Bidang Keharmonisan dan Kemitraan Kemenpora, Gatot Dewa Broto, bahwa Kemenpora dalam kasus ini, akan menjadi fasilitator dari pihak cabor ke kepolisian.

Dan keputusan Kemenpora itu, dikritik oleh Dirja. Menurutnya, hal itu hanya membuang-buang waktu saja.

“Tapi, kalau kata saya, ngapain kasih fasilitas untuk ke polisi, fasilitas yang harus dikasih itu tempat latihan, akomodasi atlet, dan peralatannya,” kritiknya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain