4 April 2026
Beranda blog Halaman 42012

Terus Impor Minyak, Indonesia Akan Darurat Migas

Jakarta, Aktual.co — Chairman Center for Energy and Strategic Resources Indonesia (CESRI) M Kusairi mengatakan, tiap tahunnya produksi minyak Indonesia terus menurun, Hal itu yang membuat keran import minyak pun semakin terus terbuka lebar.
Sehingga, pada sektor energi fosil ini Indonesia dinilai dalam bahaya yang bisa dikatakan berada dalam keadaan darurat migas.
“Kedaulatan energi Indonesia, khususnya di sektor migas, tentunya diukur dari seberapa besar kemampuan Pertamina sebagai produsen migas dalam memperoduksi minyak mentah,” kata dia dalam peluncuran dan bedah jurnal The Global Review “Menuju Ketahanan Nasional Bidang Pertahanan Energi dan Pangan”, di  Wisma Daria Lantai II, Jl. Iskandarsyah No. 7, Kebayoran, Jakarta Selatan, Selasa (18/11).
Sepanjang rentang sejarahnya sejak resmi didirikan pada 10 Desember 1957 hingga sekarang ini, kata dia, Pertamina tercatat hanya memiliki enam kilang unit minyak dengan kapasitas produksi 1,05 juta barel per harinya.
“Adapun enam kilang itu, yakni Kilang Dumai, Kilang Plaju, Kilang Balikpapan, Kilang Cilacap, Kilang Balongan, dan Kilang Sorong. Dari total kapasitas kilang tersebut hanya mampu memproduksi minyak sebanyak 700 ribu-800 ribu bph,” kata dia.
“Sementara konsumsi bahan bakar minyak Indonesia saat ini mencapai 1,4 juta-1,5 juta bph dan terus meningkat dari tahun ke tahun.”
Oleh karena itu, kata dia, bila bicara persoalan kilang seharusnya Indonesia sudah mulai merubah paradigmanya, yakni dari persoalan untung-rugi, pemberian intensif atau disinsetif kepada hal yang lebih substansi yakni menjaga ketahanan energi nasional.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Menpora Janji Berikan Gajinya Jika Timnas Lolos ke Final Piala AFF

Jakarta, Aktual.co — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, berjanji untuk memberikan bonus kepada skuat Timnas Indonesia Senior yang akan tampil di pentas Piala AFF 2014. Namun pemberian bonus itu, dengan catatan bahwa, tim asuhan Alfred Riedl itu, berhasil masuk babak final.

Ditegaskan Menpora, bonus yang akan diberikan itu berasal dari gajinya selama satu bulan.

“Kalau masuk final, saya akan berikan gaji saya seluruhnya. Prediksi saya sampai semifinal. Kalau semifinal, setengah gaji saya,” ujar Menpora ketika ditemui di gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga, Senayan, Jakarta, Selasa (18/11).

Meski prediksi Menpora hanya sampai semifinal, dirinya tetap memiliki keyakinan kuat jika timnas bisa berbicara banyak di turnamen sepakbola antar negara-negara se-Asia Tenggara itu.

“Semoga ini menjadi awal yang baik dan bisa menorehkan prestasi sepakbola masa depan kita. Saya yakin mereka bisa memberikan yang terbaik,” harap Imam.

Pada Piala AFF yang akan berlangsung sejak 20 November – 20 Desember 2014, Zulkifli Syukur Cs tergabung ke dalam Grup A bersama tuan rumah Vietnam, Filipina dan Laos.

Mereka akan melakoni fase grup di Hanoi, Vietnam dan mengawali langkah dengan menghadapi Vietnam pada Sabtu (22/11) di Stadion My Dinh, Hanoi, Vietnam.

Artikel ini ditulis oleh:

Persiapan Banjir, Ahok Perintahkan Dinas PU Perbaiki Pompa Air

Jakarta, Aktual.co —Plt Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama memerintahkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum yang baru ditunjuk, Agus Priyono, untuk segera memperbaiki pompa air yang rusak, terkait antisipasi banjir di musim hujan.
Saat ini banyak pompa air di Jakarta yang tidak berfungsi. Di antaranya 15 pompa air di Jakarta Utara, dan dua pompa air di Jakarta Timur. 
“Pompa air yang rusak kan hanya soal starter yang kecil-kecil. Sudah nunggu update-an (jumlah yang rusak) dan sudah turun jadi bisa langsung kerjakan,” ujar Ahok di Balaikota DKI, Selasa (18/11).
Untuk ke depannya, Ahok berharap Dinas PU selanjutnya dapat mengerjakan proyek secara mendiri tanpa mengandalkan swasta. Karena proyek yang melibatkan swasta ternyata malah sering terhambat, bahkan mangkrak.
“Makanya minta PU nih Kadis PU yang baru kita bawa supaya dia tau banyak pompa yang rusak, proyek yang gak jalan. Alasannya baru tender lah, kontraktor yang ngerjain. Makanya kalau punya uang kita beli sendiri aja alatnya terus kita langsung kerjain,” ujar Ahok.
Selain itu, Sudin PU juga dihimbau untuk rutin berkoordinasi dengan petugas harian langsung (PHL) di tiap-tiap rumah pompa di wilayahnya agar dapat mengetahui perkembangan, kelemahan, dan kesiapan dalam menghadapi banjir. Karena, dicurigai selama ini Sudin PU tidak pernah berkoordinasi dengan PHL sehingga ketika ditanyakan oleh Dinas PU, pihaknya tidak tahu menahu soal keadaan pompa air.
“Orang yang tunggu pompa tahu semua masalah, sodetan apa yang kurang. Tapi masa Sudinnya gak tahu. Berarti Sudinnya gak pernah ajak ngomong. Makanya kita ganti Kadis PU ini biar semuanya bisa diperbaiki,” tambahnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Arema Akan Naikan Harga Tiket Pertandingan

Jakarta, Aktual.co — Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), ternyata berpengaruh terhadap olahraga sepakbola. Salah satunya adalah Arema Cronus.

Klub berjuluk Singo Edan itu, berencana untuk menaikkan harga tiket pertandingan pada musim kompetisi 2014/2015. Hal itu karena, kebutuhan operasional yang juga mengalami kenaikkan.

Media Ofiser Arema Sudarmaji, mengatakan rencana kenaikan harga tiket tersebut masih akan dirapatkan dengan manajemen, sebab kenaikan harga BBM akan berdampak luas terhadap biaya operasional dan belanja klub, khususnya untuk laga luar kandang (away).

Kebutuhan operasional luar kandang tersebut di antaranya adalah biaya transportasi, hotel dan kebutuhan tim lainnya.

“Rencana kenaikan itu pasti ada, tapi kami masih belum tahu berapa nominal kenaikannya karena masih akan dirapatkan dengan manajemen. Mungkin saja kenaikan harga tiket itu nanti sama dengan ketika Arema melakoni laga kandang babak delapan besar Liga Super Indonesia (LSI), di mana kenaikan harga tiketnya rata-rata Rp5 ribu untuk semua kelas,” ucapnya di Malang, Jawa Timur, Selasa (18/11).

Pada babak delapan besar LSI beberapa waktu lalu, harga tiket Arema naik sebesar Rp5.000 untuk semua kelas. Harga tiket kelas ekonomi (tribun) dari Rp30 ribu menjadi Rp35 ribu, VIP menjadi Rp55 ribu dari sebelumnya seharga Rp50 ribu dan VVIP menjadi Rp105 ribu dari harga Rp100 ribu.

Sudarmaji mengakui dengan adanya kenaikan harga BBM per 18 November 2014, manajemen harus menghitung ulang kebutuhan tim untuk musim depan. Pendapatan dari tiket penonton, idealnya harus membantu keuangan klub sebanyak 20 persen, sedangkan dari “sponsorship” sebanyak 60 persen, dan sisanya dari “merchandises” serta pendapatan lainnya.

Untuk mengarungi satu musim kompetisi, Arema membutuhkan anggaran rata-rata sekitar Rp40 miliar, sehingga pendapatan dari tiket penonton idealnya sebesar Rp8 miliar, menghasilkan Rp24 miliar dan sisanya dari pendapatan lainnya.

Ia mengemukakan musim kompetisi 2014, tiket penonton tidak banyak membantu pemasukan tim karena mengalami penurunan, yakni hanya sekitar Rp5 miliar, padahal musim sebelumnya (2013), untuk setiap kali pertandingan, Panpel Arema rata-rata membukukan pendapatan antara Rp600 juta hingga Rp1 miliar, tergantung kualitas tim yang dihadapi Arema.

“Harapan kami musim depan pemasukan dari tiket penonton akan banyak membantu tim karena musim depan kompetisi LSI menggunakan satu wilayah. Selain itu, juga ada Copa Indonesia yang diharapkan juga bisa menambah pundi-pundi pendapatan dari tiket serta pendapatan dari sponsorship juga maksimal,” ujarnya.

Dari tujuh sponsorship kostum untuk musim depan, sekarang hanya menyisakan dua sponsor saja dan itu pun bukan sponsor utama. Dua sponsor utama yang terletak di kostum depan sudah ada, sekarang hanya menyisakan sponsor yang terletak di lengan.

Artikel ini ditulis oleh:

Mabes Polri Pertimbangkan Bentuk Tim Khusus Pemalsuan e-KTP di Luar Negeri

Jakarta, Aktual.co — Mabes Polri akan menindaklanjuti informasi yang dilontarkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo terkait dugaan kasus dugaan pemalsuan pencetakan e-KTP luar negeri.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Ronny F Sompie mengatakan, saat ini Polri telah memerintahkan jajarannya yang berkompeten untuk menindaklanjuti dugaan kasus tersebut. 
jajaran itu, sambung Ronny, terdiri dari Bareskrim sebagai penyidik kasus ini, Baintelkam yang berperan melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) sebagai pion terdepan untuk melakukan koordinasi dengan kementerian luar negeri dan jaringan interpol negara lain.
Meski pembentukan tim khusus dinilai baik sebagai integrasi koordinasi secara keseluruhan, namun Ronny mengaku pihaknya masih menimbang kaitannya dengan anggaran.
“Akan dilihat apakah perlu dibentuk tim khusus. ini (tim khusus) kaitannya denngan anggaran . Sementara ini masih tugas rutin. Apalagi ini sudah memasuki akhir tahun,” ujar Kadiv Humas Ronny F Sompie dikantornya, Jakarta, Selasa (18/11).
Dia memastikan, pihaknya akan menylidiki kebenaran informasi dari kementerian dalam negeri terlebih dahulu dan kemudian berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri sesuai perintah Kapolri.
“Termasuk penelusuran informasi mengenai apakah pemalsuan dilakukan oleh warga negara asing atau warga negara Indonesia yang berada di luar negeri,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Rieke Tolak Kebijakan Pemerintah yang Naikan Harga BBM Subsidi

Jakarta, Aktual.co — Politikus PDIP Rieke Diah Pitaloka mengatakan, dirinya tetap menolak pencabutan subsidi bahan bakar minyak, yang dilakukan oleh pemerintahan Jokowi-JK.
“Saya tetap tolak pencabutan subsidi BBM yang berdampak kenaikan harga BBM. Efek domino pil pahit jangan jadi madu pemburu rente dan racun bagi rakyat,” tulis Rieke di akun twitter miliknya, @rieke_diah, Selasa (18/11).
Dia meminta agar ada kompensasi yang didorong oleh pemerintah untuk menaikkan pendapatan rakyat miskin.
“Oleh karena itu, selain ada (Rp 200.000 per bulan) untuk 15,5 juta KK miskin, menurut saya, tim ahli Pak Jokowi-JK mohon segera mengeluarkan kebijakan politik harga. Jelas, harus ada solusi untuk dampak inflasi akibat kenaikan ini,” kata dia.
Menurut dia, kebijakan politik harga akan mengintervensi agar efek domino terhadap penaikan harga bisa segera diturunkan.
Oleh karena itu, kata Rieke, saat ini dewan pengupahan kota/kabupaten sedang membahas keputusan untuk penaikan upah tahun 2015, yang memerlukan dukungan dari pemerintah pusat.
“Paling tidak, (keputusan) untuk segera cabut inpres zaman SBY, Inpres Nomor 9 Tahun 2013, bahwa upah tidak boleh naik lebih dari 10 persen. Sekarang, para pekerja jelas bukan bagian dari yang 15,5 juta (KK), yang dianggap rumah tangga miskin,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain