4 April 2026
Beranda blog Halaman 42017

Dosen IPB: Naik 200 Persen, Harga Cabai Bakal Normal Kembali

Jakarta, Aktual.co — Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang secara resmi diumumkan Presiden Jokowi tadi malam, ternyata berdampak pada kenaikan harga kebutuhan pokok di pasar. Salah satunya yaitu di Pasar Jatinegara, Jakarta.

Salah satu pedagang di Pasar Jatinegara, Runiah mengatakan bahwa harga bumbu dapur dan cabai merah besar naik hari ini. Harga cabai merah besar saat ini Rp60.000/kg, padahal kemarin harganya masih Rp20.000/kg.

“Cabai merah naik tinggi sekali mba, kemarin masih Rp20.000/kg, sekarang sudah Rp60.000. Cabai hijau dari Rp12.000/kg jadi Rp40.000/kg. Bawang putih dan bawang merah masih tetap Rp20.000/kg,” ujar Runiah di Jakarta, Selasa (18/11).

Menanggapi hal tersebut, Dosen Fakultas Pertanian IPB, Roedy Poerwanto mengatakan bahwa kenaikan harga bahan pokok adalah hal yang wajar ketika situasi ekonomi dalam negeri sedang tidak stabil, seperti adanya kenaikan harga BBM.  

“Memang cukup tinggi kenaikannya, tapi ini dampak dari kenaikan harga BBM semalam,” ujar Roedy saat dihubungi wartawan Aktual.
 
Lebih lanjut dikatakan Roedy, harga cabai yang saat ini tinggi disebabkan gagal panen dan cuaca yang tidak bersahabat tiga bulan terakhir. Namun menurutnya, memasuki musim penghujan pasokan cabai akan kembali normal dan harganya juga akan normal.

“Kalau harga cabai tinggi sekarang itu karena tiga bulan kemarin kan panas terus, jadi banyak yang gagal panen di wilayah sentra cabainya. Sekarang memasuki musim penghujan, jadi nanti harganya juga normal lagi,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Penaikan Harga BBM, Polri Klaim Kondusif

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo malam tadi telah mengumumkan penaikan harga Bahan Bakar Minyak bersubsidi dari Rp 6.500 untuk premium menjadi Rp 8.000, sedangkan untuk solar dari kisaran Rp 5.500 menjadi 7.500.

Untuk mengantisipasi terjadinya kericuhan Kepolisian Negara Republik Indonesia menyiapkan dua pertiga kekuatan personel di masing-masing wilayah untuk menjaga situasi keamanan pasca pengumuman kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi.

Namun demikian, Kapolri Jenderal Polisi Sutarman menyebut sampai saat ini kondisi pasca penaikan BBM tetap terkendali.  Meski sudah dinaikan, kata dia, kepolisian dalam hal ini tak bisa lengah. “Ya sampai dengan saat ini kondisi masih sangat kondusif. Aman, kebijakan sudah diputuskan saya kira kewajiban Polri untuk melakukan pengamanan setiap dampak kebijakan,” kata Sutarman di Kompleks Istana Presiden Jakarta, Selasa (18/11).

Apalagi, sambung Sutarman sejak malam tadi pihak kepolisian melakukan pengamanan mulai dari pom bensin sampai dengan sekarang. Sutarman memastikan situasi ketertiban, kepolisian berada dalam status siaga satu.

“Ya. Siaga satu saya perintahkan dari kemarin. Setelah akan diputuskan diperintahkan untuk siaga satu artinya dua pertiga kekuatan kami standbay pada satuan masing-masing yang ada di pom bensin dan beberapa titik lain distrubusi termasuk pengiriman bahan bakar dari depo maupun ke SPBU yang ada di Indonesia,” katanya.

Editor: Wisnu Yusep

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

PMII Shalat Gaib untuk Pemerintahan Jokowi-JK

Malang, Aktual.co —  Kelompok mahasiswa PMII Kota Malang, melaksanakan Shalat Gaib sebagai simbol wafatnya pemerintahan saat ini. Hal ini dilakukan dalam rangka unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM, Selasa (18/11).
Mahasiswa juga melakukan aksi sembelih potong ayam sebagai simbol akan tewasnya revolusi mental yang selama ini didengungkan oleh Jokowi – JK.
Setelah disembelih ayam tersebut dibakar oleh para mahasiswa didepan pintu gerbang utama Terminal BBM Malang.
“Sembelih ayam merupakan bentuk dari wafatnya pemerintahan,” kata Ketua PMII Malang, Habiburahman, di Malang.
Sebelum melakukan Shalat Gaib, mahasiswa sempat terlibat aksi saling dorong dengan aparat kepolisian saat mahasiswa memaksa masuk ke dalam depo BBM, di jalan Halmahera, Malang.
Namun, aksi saling dorong tak berlangsung lama setelah kedua pihak saling menahan diri.

Artikel ini ditulis oleh:

Pilih DPR, Romi PPP Tak Hadiri Pemeriksaan KPK

Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) batal memeriksa Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan versi Muktamar Surabaya, Romahurmuziy, Selasa (18/11). 
Romi sapaan akrab Romahurmuziy beralasan, dirinya tak bisa hadir menjalani pemeriksaan lantaran menghadiri rapat paripurna di DPR.
“Saya hari ini sudah terjadwal momen krusial di DPR yang harus saya hadiri yaitu rapat paripurna pertama pascarekonsiliasi KMP-KIH,” ujar Romi melalui pesan singkat kepada wartawan, Selasa (18/11).
Menurut Romi, rapat paripurna kali ini mengagendakan soal perdamaian nasional. Sehingga harus betul-betul terkawal dengan baik.
Atas dasar hal itu, Romi pun meminta KPK menjadwal ulang pemeriksaannya.
“Sebagai warga negara yang baik, saya pasti memenuhi panggilan. Apalagi ini ada tersangka yang sudah ditahan. Saya minta dijadwalkan kembali,” jelasnya. 

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Status Siaga 1 Diberlakukan Hingga Dampak Kenaikan BBM Mereda

Jakarta, Aktual.co — Wakapolri komjen Pol Badrodin Haiti menyatakan, status siaga satu akan terus diberlakukan hingga dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi mereda.
Ia mengatakan, sejak pengumuman tadi malam Senin (17/11), personel polisi telah diterjunkan di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
“Karena memang sudah kita informasikan bahwa malam ini akan ada kenaikan harga BBM bersubsidi sehingga seluruh SPBU dilakukan patroli dan pengawasan,” ujar dia, usai berkordinasi dengan KPK,  di gedung KPK, Jakarta, Selasa (18/11).
Pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi sebesar Rp2.000 per liter sehingga harga premium yang semula Rp6.500 menjadi Rp8.500 dan solar dari Rp5.500 menjadi Rp7.500.
Pengumuman dilakukan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Senin (18/11) malam. Kenaikan harga tersebut mulai berlaku Selasa, 18 November 2014 pukul 00.00 WIB, serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Aksi Teaterikal Menolak Kenaikan Harga BBM

Pengunjuk rasa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) melakukan aksi teatrikal menolak kenaikan harga BBM di depan Istana Negara, Jakarta, Selasa (18/11/2014). Aksi tersebut diikuti oleh tiga ratus mahasiswa dari PMII dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim (KAMMI). AKTUAL/TINO OKTAVIANO

Berita Lain