17 Januari 2026
Beranda blog Halaman 42157

Besaran UMK Masih Gelap

Malang, Aktual.co – Besaran Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) tahun 2015 masih belum diketahui. Pemkot Malang berharap usulan UMK sebesar Rp 1,8 juta bisa disetujui oleh Gubernur Jawa Timur. Usulan tersebut naik 18 persen dibandingkan besaran UMK Kota Malang tahun 2014 sebesar Rp 1.587.000.

‎Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Malang, Kusnadi mengatakan, hingga saat ini Pemkot Malang terus berkoordinasi dengan Pemprov Jatim terkait besaran UMK 2015 yang akan ditetapkan oleh Gubernur. “Kabarnya minggu ini kabar mengenai besaran UMK yang disetujui Gubernur akan segera turun,” kata Kusnadi, Senin (3/11).

‎Menurutnya, nilai Rp 1,8 juta yang diajukan Pemkot Malang merupakan jalan tengah dari besaran UMK yang diminta oleh pihak pengusaha dan pekerja. “Nilai Rp 1,8 juta itu sudah sesuai dengan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang diperoleh dari hasil survei dengan pengupahan,” tutur Kusnadi.

‎Jika keputusan mengenai UMK 2015 telah dikeluarkan, maka Pemkot Malang akan segera memanggil pengusaha untuk melakukan sosialisasi. “Sejauh ini masih landai, belum ada protes dari pengusaha maupun pekerja terkait besaran UMK yang kita ajukan ke gubernur,” tandasnya. 

Disdik DKI: Penerapan KIP dan KJP Jangan Tumpang Tindih

Jakarta, Aktual.co —Dinas Pendidikan DKI Jakarta akan berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk membahas peluncuran Kartu Indonesia Pintar yang diluncurkan Kementerian Kebudayaan dan Pendidikan Dasar Menengah, hari ini Senin (3/11). 
Dikatakan Kepala Dinas Pendidikan DKI, Lasro Marbun, meski menyambut baik peluncuran itu, namun pertemuan perlu dilakukan untuk membahas kemungkinan terjadinya tumpang tindih antara penerapan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dengan Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang sudah lebih dulu diberlakukan di DKI Jakarta.
Untuk itu, kata Lasro harus dilakukan evaluasi kembali sehingga tidak terjadi penerima ganda. Evaluasi direncanakan dilakukan beberapa saat setelah KIP diluncurkan.
”Kita akan melakukan singkronisasi data dengan Pemerintah Pusat, tapi itu nanti setelah ini (peluncuran). Kita lihat dulu keberlangsungannya baru evaluasi,” ujar Lasro, di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Senin (3/11).
Lasro berpendapat untuk menghindari tumpang tindih, maka bantuan KIP bisa dialihkan kepada siswa yang belum menerima KJP. Karena hingga saat ini penerapan KJP memang belum menyebar merata. Sehingga penerapan KIP dianggap bisa membantu program KJP di Jakarta. 
Seperti diketahui, penerapan program KJP di tahun 2013 sendiri tidak berlangsung mulus. Indonesian Corruption Watch (ICW) di bulan Maret 2014 lalu menemukan banyaknya salah sasaran di penerapan KJP. 
Koordinator Monitoring Pelayanan Publik ICW Fedri Hendri, jumlah penerima KJP yang tidak tepat sasaran selama 2013 mencapai 19,4 persen. Di mana banyak penerima KJP yang tidak menerima KJP, sedangkan nama mereka muncul dalam daftar. Saat itu ICW menyarankan agar Pemprov DKI memperbaiki sistem pendataan penyaluran KJP.
Dari temuan ICW, faktor yang menyebabkan salah sasaran di KJP antara lain adalah penerapan sistem kuota. Di mana lewat sistem itu semua sekolah memiliki kuota yang sama untuk jumlah penerima KJP. 
Padahal, menurut Hendri, jumlah siswa yang butuh KJP berbeda-beda di tiap sekolah. “Karena itu harus ada database dengan ranking supaya ketahuan mana siswa yang mendapat prioritas, mana yang tidak.” 
Sedangkan Minggu lalu, Plt Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) juga mengatakan akan memperketat pencairan dana KJP bagi siswa. Di mana siswa tak lagi bisa langsung mencairkan dana tunai. Dengan begitu yang berhak mengajukan kebutuhan siswa adalah dari pihak kepala sekolah dan guru di sekolah siswa. Dana pun diberikan tidak lagi tunai.

Artikel ini ditulis oleh:

600 Keluarga di DKI Terima Kartu Indonesia Sehat

Jakarta, Aktual.co — Sebanyak 600 kepala keluarga tidak mampu di DKI Jakarta menerima Kartu Indonesia Sehat (KIS), yang diserahkan Presiden Joko Widodo secara simbolis di Kantor PT Pos Indonesia Jakarta Pusat, Senin (3/11).
Petugas dari Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan “Di Jakarta Pusat, terdapat terdapat 150 kepala keluarga yang mendapat KIS pada hari ini,” Sekretaris Eksekutif Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Bambang Widianto saat menyaksikan peluncuran KIS, Kartu Indonesia Pintar, Kartu Kesejahteraan Sosial dan E-Money.
Sebanyak 450 kepala keluarga lainnya yang tinggal di Jakarta Timur, Jakarta Utara dan Jakarta Selatan juga mendapatkan bantuan itu.
Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Kantor Pos Jalan Pemuda, Kantor Pos Kebon Bawang, Kantor Pos Fatmawati dan Kantor Pos Mampang.
“Jumlah warga tidak mampu yang mendapat bantuan it sebanyak 2.775 orang,” kata Bambang Widianto.
Bambang mengemukakan program itu dilaksanakan di seluruh daerah di Indonesia. Dalam dua bulan ke depan, pemerintah menargetkan satu juta warga tidak mampu mendapatkan bantuan itu.
“Program ini dilaksanakan sambil dievaluasi dan diperbaiki. Itu dilakukan karena kebutuhan mendesak,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

PM India Kecam Serangan Bom di Perbatasan

Jakarta, Aktual.co — Perdana Menteri India Narendra Modi mengecam serangan bom bunuh diri di pintu perbatasan utama Pakistan-India yang menewaskan setidaknya 55 orang dan melukai lebih dari 120 lainnya pada Minggu.
“Serangan teror di Pakistan di dekat pintu perbatasan Wagah adalah peristiwa mengejutkan. Saya sangat mengecam tindakan pengecut dari teroris ini,” tulis Modi dalam akun resmi Twitternya, Senin (3/11).
“Saya menyampaikan duka cita untuk keluarga korban dan doa untuk mereka yang terluka,” kata Modi.
Sebagai respons atas serangan bom yang meledak di tengah kerumunan orang di perjalanan pulang setelah menghadiri upacara penutupan perbatasan setiap sore itu, India meningkatkan prosedur keamanan untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa.
Ledakan bom bunuh diri pada Ahad terjadi di pintu gerbang Wagah selepas upacara penurunan bendera–sebuah pertunjukan militer yang menarik ribuan wisatawan dari dalam dan luar negeri–yang digelar setiap sore sebelum penutupan perbatasan.
R.P.S. Jaswal, wakil inspektur jenderal Pasukan Keamanan Perbatasan India yang mengawal Wagah mengatakan bahwa prosedur keamanan telah diperketat meski di sisi lain yakin bahwa wilayahnya masih aman.
“Siaga satu segera diberlakukan setelah ledakan di seberang perbatasan Pakistan,” kata Jaswal.
Hubungan India dan Pakistan terus memanas sejak merdeka dari Inggris pada 1947 lalu–dengan puncak tiga perang skala besar yang dua di antaranya karena sengketa wilayah Himalaya.
Serangan bom pada Minggu muncul di tengah memanasnya hubungan kedua negara berkekuatan nuklir itu setelah insiden saling tembak antar pasukan keamanan di wilayah sengketa Kashmir.

Artikel ini ditulis oleh:

BPS: Ekspor September 2014 Capai USD15,28 Miliar

Jakarta, Aktual.co — Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa ekspor Indonesia selama September 2014 tercatat meningkat 5,48 persen menjadi USD15,28 miliar dibanding ekspor Agustus 2014 dan bila dibandingkan September 2013 naik 3,87 persen.

“Peningkatan ekspor September 2014 disebabkan oleh meningkatnya ekspor nonmigas sebesar 6,48 persen menjadi USD12.653,2 juta. Demikian juga dengan ekspor migas yang naik sebesar 0,94 persen menjadi USD2.622,6 juta,” kata Kepala BPS Suryamin di kantornya, Jakarta, Senin (3/11).

Lebih lanjut, peningkatan ekspor migas disebabkan oleh meningkatnya ekspor minyak mentah sebesar 29,59 persen menjadi USD1.055,1 juta dan ekspor hasil minyak sebesar 24,50 persen menjadi USD307,4 juta, sedangkan ekspor gas menurun sebesar 18,02 persen menjadi USD1.260,1.

Menurutnya, secara kumulatif nilai ekspor Indonesia selama Januari-September 2014 mencapai USD132,71 miliar atau turun 0,93 persen dibanding periode sama tahun 2013. Demikian juga ekspor nonmigas mencapai USD109,3 miliar atau turun 0,81 persen.

Peningkatan ekspor non migas September 2014 terhadap Agustus 2014 terjadi pada bahan bakar mineral sebesar USD92,5 juta (5,73 persen), sedangkan penurunan terbesar terjadi pada bahan kimia organik sebesar USD60,2 juta (21,46 persen).

Ekspor nonmigas ke Amerika Serikat selama September 2014 mencapai angkaterbesar yaitu USD1,39 miliar, disusul Tiongkok USD1,29 miliar, dan Jepang sebesar USD1,29 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 31,35 persen. Sementara ekspor ke Uni Eropa (27 negara) sebesar USD1,37 miliar.

Sementara berdasarkan sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan untuk Januari-September 2014 naik 5,45 persen dibanding periode sama tahun 2013, ekspor hasil pertanian naik 1,6 persen, serta ekspor hasil tambang dan lainnya turun sebesar 24,2 persen.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Dinsos DKI Berjanji Akan Tertibkan Gepeng Setiap Hari

Jakarta, Aktual.co —Dinas Sosial DKI Jakarta terus melakukan penertiban terhadap gelandangan dan pengemis (gepeng) yang melakukan aktivitas di wilayah tersebut.

“Kami bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja dan Kementerian Sosial guna melakukan penertiban terhadap keberadaan mereka,” kata Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Masrokhan di Jakarta, Senin (3/11).

Masrokhan mengatakan, penertiban terhadap keberadaan para gepeng itu dilakukan setiap hari di lima wilayah yakni di Jakarta Pusat, Utara, Barat, Timur dan Selatan.

Bagi para gepeng yang tertangkap saat dilakukan penertiban dalam sebuah operasi yustisi selanjutkan akan dilakukan pembinaan terhadap mereka oleh Dinas Sosial.

Pembinaan itu dilakukan dengan cara merehabilitasi mereka di panti sosial yang sudah disediakan yang nantinya akan mendapatkan nasehat ataupun pendidikan serta keterampilan.

“Kita bina para gepeng itu di panti sosial dengan waktu tertentu dan diberi keterampilan agar mereka bisa bekerja sesuai dengan keterampilan,” tuturnya.

Bukan itu saja, selain dilakukan pembinaan ada juga cara lain dengan melakukan pemulangan ke daerah asal bagi para gepeng tersebut agar tidak kembali ke Jakarta.

“Pemulangan terhadap para gepeng itu dilakukan berkat kerja sama dengan Kementerian Sosial dan bagi para gepeng yang sudah dipulangkan diharapkan untuk bekerja di daerahnya dengan keterampilan yang ada,” ucapnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain