9 April 2026
Beranda blog Halaman 42169

YBJ Berikan Beasiswa ke 74 Mahasiswa Kurang Mampu

Jakarta, Aktual.co —Untuk membantu mahasiswa yang ingin meneruskan sekolah hingga tahapan yang lebih tinggi, Yayasan Beasiswa Jakarta memberikan 74 mahasiswa dari jenjang S2 dan S3 yang berasal dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan beasiswa senilai Rp 574 juta. 
Menurut Ketua Yayasan Beasiswa Jakarta, Margani M Mustar bahwa sebelum diberikan beasiswa, pihaknya terlebih dahulu melakukan seleksi terhadap calon penerima beasiswa. 
“Dana beasiswa diberikan untuk membantu penyusunan tesis maupun disertasi,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (13/11). 
Dikatakan Margani bahwa para penerima beasiswa ini terdiri dari 62 mahasiswa jenjang S2 dan 12 mahasiswa dari jenjang S3. 
“Tahun anggaran 2014/2015 kami menargetkan memberikan beasiswa sebanyak 5.000 mahasiwa, terutama bagi mereka yang berprestasi dan berasal dari keluarga kurang mampu dengan anggaran Rp 16,5 triliun,” tambahnya. 
Lebih lanjut Margani menambahkan dari target 5.000 mahasiswa yang bakal menerima beasiswa tersebut, yang sudah terealisasi sebanyak 2.545 mahasiswa.
“Pemberian beasiswa bagi mahasiswa jenjang S2 dan S3 ini sudah dilakukan sejak tahun anggaran 2006/2007. Hingga kini, dari kedua jenjang tersebut total terdapat 332 mahasiswa yang sudah menerima beasiswa. Dengan rincian, 262 untuk mahasiswa S2 dan 70 untuk mahasiswa S3,” tukasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Liput Bentrokan, Puluhan Wartawan Digebuki Polisi

Jakarta, Aktual.co — Bentrokan dalam aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga BBM tak hanya memakan korban dari pihak mahasiswa. Puluhan wartawan pun yang melakukan peliputan aksi tersebut menjadi bulan-bulanan polisi.
Informasinya, polisi dengan membabi buta memukul  salah seorang wartawan dari media nasional dengan menggunakan helm hingga mukanya mengalami pendarahan hebat.
Tak terima rekannya dipukuli puluhan wartawan mendatangi polisi dan terjadilah keributan antara aparat dengan wartawan.
Beberapa wartawan dipukuli dan ditendang oleh aparat, kamera video dan foto mereka pun ada yang dirusak. Wartawan dari televisi nasional yang sedang live, juga dipukuli oleh aparat yang sudah tidak terkontrol.
Ikbal, fotografer koran nasional, mengaku, selain dipukuli dan ditendang, memori kameranya dirampas oleh aparat.
“Polisi marah karena terjepret kamera saat mereka menangkapi mahasiswa,” ujarnya kesal.
Hal yang sama juga dialami Asep, juru foto dari koran lokal. Dia mengalami luka pada bagian betisnya karena ditendang dengan sepatu polisi, “Saya sudah menunjukkan Id Card, tapi malah kamera saya mau diambil,” katanya.
Hingga kini puluhan wartawan masih melakukan aksi menuntut pertanggungjawaban dari pihak kepolisian.

Artikel ini ditulis oleh:

Jilbab “Elzatta” Lagi Naik Daun di RI, Mulai Merambah Hingga ke Inggris

Jakarta, Aktual.co — Jilbab “Elzatta” yang lagi naik daun di Indonesia, akhirnya merambah Kerajaan Inggris bersama 20 mitranya yang berprestasi di bawah pimpinan Elidawati Alioemar mengadakan lawatan ke Kota London, Oxford dan Manchester.
Elidawati, pendiri perusahaan hijab Elzatta, mengadakan Elzatta Tour De London Bersama Mitra Berprestasi 2014, yang seluruhnya berjumlah 43 orang yang berasal dari Jakarta, Bekasi, Bandung, Surabaya dan Pontianak selama delapan hari sejak 8 hingga 15 November.
“Kami ingin memberikan penghargaan kepada mitra kami yang berprestasi dari seluruh Indonesia ” ujar Elidawati yang juga Direktur PT Bersama Zatta Jaya (Bezaya). 
Elzatta Hijab adalah satu “brand” busana muslimah yang berpusat di Bandung, Jawa Barat, yang berhasil memasarkan produk ke seluruh Indonesia, bahkan manca negara. Kini memiliki sedikitnya 63 jaringan toko, terdirk dari 40 toko mitra serta 23 toko resmi yang tersebar di pusat pertokoan dan mal di seluruh Indonesia.
Elidawati yang menamatkan studinya di Jurusan Sejarah Universitas Padjajaran Bandung, itu mengatakan penghargaan bagi mitra Elzatta berprestasi dilakukan setiap tahun. Tahun ini adalah untuk yang ketiga kalinya sebelumnya ke negara di Eropa seperti Paris, Belanda, serta ke China.
Perkembambang Jilbab Elzatta tidak lepas dari promosi yang dilakukan manajemen dengan mensponsori hijab di sinetron “Tukang Bubur Naik Haji”, yang membuat Jilbab Elzatta semakin banyak diminati. Mitra yang membuka toko pun terus bertambah yang tersebar di seluruh Indonesia.
Selain makin banyaknya remaja di Indonesia yang mengenakan jilbab, membuat Jilbab Elzatta yang menggunakan bahan tipis dari Turki makin diminati, apalagi dengan hadirnya artis muda yang menjadi ikon Elzatta, Citra Kirana, bintang pada sinetron Tukang Bubur Naik Haji.
Hal itu diakui pasangan suami istri Asmi dan Aldi dari Pontianak yang mendapat “reward” atas keberhasilannya berbisnis jilbab tersebut. Mereka berhasil melampaui target dengan hadiah mengunjungi Jerajaan Inggris dan menikmati obyek wisata di London, serta berkunjung ke kandang Klub Sepak Bola Manchester .
Biasanya konsumen datang dengan membawa foto artis Citra Kirana sehari-hari dalam perannya sebagai Rumana, yang selalu menggunakan jilbab tersebut. “Mereka bertanya apakah jilbab yang dikenakan Citra Kirana ada,” ujar Asmi saat menikmati keindahan Kastil Windsor.
Bagi Asmi dan Aldi, yang mempunyai dua toko di Makassar, kehadiran artis Citra Kirana telah berhasil meningkatkan penghasilan mereka dari berjualan jilbab. Dia mengaku ikut bisnis Elzatta ini, awalnya dikenalkan adiknya dengan Elidawati.
Sebelumnya, Asmi mempunyai usaha Spa. Karena ingin mencari usaha lain, yaitu hijab, akhirnya mengantarkan pasangan muda itu jalan-jalan menikmati obyek wisata di Kerajaan Inggris. “Saya mendapat support dari Ibu Elidawati,” ujar Asmi yang bersama suami membuka dua toko di mal yang ada di Pontianak.
Wisata dan studi banding yang dilakukan Elzatta di Kerajaan Inggris selain untuk mencari peluang bisnis juga mengunjungi beberapa obyek wisata, seperti Istana Buckingham, Tower of London, London Eye, menyusuri sungai Thames, menyaksikan dapur Stasiun Radio dan Televisi BBC London dan berkunjung ke Oxford serta Manchester.

Artikel ini ditulis oleh:

Mahasiswa Atmajaya Gelar Tabur Bunga

Jakarta, Aktual.co —Puluhan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya, Jakarta menggelar aksi tabur bunga di halaman kampus untuk memperingati 16 tahun tragedi Semanggi satu.
“Aksi ini merupakan upaya menagih janji dari pemerintah Pak Jokowi,” kata koordinator aksi Alreza Fahlevi di Jakarta, Kamis (13/11).
Dalam aksi itu para mahasiswa membentangkan spanduk bertuliskan “16 Tahun Tragedi Semanggi Hapus Impunitas Jokowi JK Kerja” sambil memajang salah satu foto korban Semanggi satu, Norma Irmawan (Wawan) yang juga mahasiswa Atma Jaya.
Mahasiswa pun bergantian menabur bunga ke foto Wawan sambil menyanyikan lagu Gugur Bunga.
Alreza mengatakan Presiden Joko Widodo ketika kampanye mengemukakan visi misi untuk menyelesaikan kasus yang berkaitan dengan pelanggaran HAM dan hingga kini hal itu belum terwujud.
Ia juga menambahkan hingga kini penanganan kasus Semanggi satu dan pelanggaran HAM lainnya kini terhenti di tangan Kejaksaan Agung dengan alasan pelaku sudah diadili di Pengadilan Militer.
“Itu bukan alasan yang jelas dan bisa menyesatkan masyarakat karena itu peristiwa kejahatan kemanusiaan,” katanya.
Menurut dia, penanganan kasus itu hanya bisa diselesaikan lewat pengadilan HAM.
“Kita desak pemerintah agar segera membentuk pengadilan HAM untuk menuntaskan Semanggi satu dan dua,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

KPK Rampungkan Berkas Pasutri Kasus Pemerasan dan Pencucian Uang

Jakarta, Aktual.co — Berkas perkara kasus pemerasan dan tindak pidana pencucian uang yang dilakukan Bupati Karawang nonaktif Ade Swara bersama istrinya Nurlatifah dinyatakan rampung (P-21) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Hari ini berkas perkara AS dan N masuk tahap dua, proses penuntutannya 14 hari dari hari ini,” kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta, Kamis (13/11).
Johan mengatakan, berkas perkara Ade Swara dan Nurlatifah telah lengkap dan akan dilimpahkan ke pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Bandung.
Ia juga menerangkan, penahanan kedua tersangka dipindahkan dari rumah tahanan KPK ke Lembaga Pemasyarakatan Suka Miskin Bandung. “Per hari ini, penahanan AS dan N juga dipindahkan ke Bandung,” kata Johan.
Ade Swara dan istrinya Nurlatifah ditangkap KPK pada 18 Juli 2014 karena diduga menerima suap sebesar 424.349 dolar AS atau sekitar Rp5 miliar dalam pengurusan izin Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (SPPL) atas nama PT Tatar Kertabumi.
KPK menyangkakan Ade dan Nur dengan pasal 12 e atau pasal 23 Undang-undang No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU no 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 421 KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
Bagi mereka yang terbukti melanggar pasal tersebut diancam pidana maksimal 20 tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar.
Selain itu, KPK juga menyangkakan keduanya dengan tindak pidana pencucian uang dan mengenakan pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP mengenai orang yang menyamarkan harta kekayaan yang diduga berasal dari tindak pidana dengan ancaman pidana terhadap orang yang melanggar pasal tersebut adalah penjara paling lama 20 tahun dan denda paling banyak Rp10 miliar.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

KAMMI Tolak Kenaikan BBM dan Tiga Setan Neolib

Jakarta, Aktual.co — Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia menolak keras kenaikan harga bahan bakar minyak. Selain itu KAMMI juga mengancam akan mengganyang tiga setan neolib Menko perekonomian Sofyan Djalil, Menteri ESDM Sudirman Said, dan  Menteri BUMN Rini Soemarno.
Demikian kutipan dari siaran pers KAMMI Wilayah Megapolitan yang diterima redaksi pada Kamis (13/11). Menurut Eko Wardaya Ketua Regional 1 KAMMI, kenaikan BBM jelas sangat berpengaruh terhadap kehidupan seluruh rakyat Indonesia, terutama rakyat dengan kemampuan ekonomi menengah ke bawah. 
“Rencana pemerintah menaikan harga BBM tidak disertai dengan solusi cepat atas kondisi rakyat tetapi sangat beorientasi bisnis yang merupakan watak neolib,” ungkap dia dalam rilis.
Oleh karena itu, sambungnya, KAMMI menolak rencana pemerintah (Jokowi-JK) menaikkan harga BBM sebagai bentuk perlawanan terhadap antek-antek neolib.
“Permasalahan ini tentu sangat berkaitan erat dengan beberapa kementrian kabinet kerja diantaranya Menko perekonomian Sofyan Jalil, Menteri ESDM Sudirman Said, dan  Menteri BUMN Rini Soemarno yang merupakan antek neolib,” sergah Eko Wardaya.
Perilaku tersebut juga diperkuat oleh payung hukum yang melestarikan para “Mafia Migas”, yaitu UU Migas No.22 tahun 2001. UU migas berdampak sistemik terhadap kehidupan rakyat dan dapat merugikan keuangan negara, sebab UU migas membuka liberalisasi pengelolaan migas yang sangat didominasi oleh perusahaan asing yang mencapai 90% yang fokus pada upaya pencabutan subsidi BBM.   Perlu diketahui, rencana naiknya harga BBM yang akan dilakukan Pemerintah akhir bulan ini merupakan satu hal krusial yang perlu diperhatikan semua pihak. Alasan rencana kebijakan menaikan harga BBM bersubsidi sampai dengan Rp 3000/liter hal ini disebabkan defisit APBN yang mencapai Rp108 triliyun padahal sama sekali belum ada transparansi APBN 2014 .
Disamping itu alasan untuk menaikan harga BBM sangat kontradiktif dengan kondisi harga minya dunia yang sedang turun dari US$ 112 pada tahun 2011 menjadi USD 110 pada tahun 2014.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain