17 April 2026
Beranda blog Halaman 42173

Hadapi Suriah, Tiga Pemain Timnas Dipastikan Tidak Bermain

Jakarta, Aktual.co — Pertandingan uji coba Timnas Indonesia senior menjamu Timnas Suriah, Sabtu (15/11), tidak akan diperkuat oleh tiga pemain. Ini karena tiga pemain itu, masih terlilit cedera.

Tiga pemain itu adalah, Viktor Igbonefo, Irfan Bachdim dan Supardi Nasir.

“Supardi, Viktor, Irfan belum bisa dimainkan pada saat menghadapi Suriah,” ungkap Asisten Pelatih, Wolfgang Pikal ketika jumpa pers di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (14/11).

Lebih jauh dikatakan pria asal Austria itu, bahwa pelatih kepala Alfred Reidl akan menyiapkan strategi pergantian pemain. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kebugaran pemain.

“Kita akan ganti lima pemain dan satu pemain akan kita simpan, kalau terjadi apa-apa di 10 menit terakhir. Kalau kita ganti langsung enam pemain, terus ada yang cedera di menit ke-20, tidak akan bagus untuk pemain yang cedera itu,” jelasnya.

Timnas Indonesia akan menjamu Suriah dalam pertandingan uji coba, yang akan diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Uji coba ini dilakukan sebagai persiapan menghadapi Piala AFF 2014 di Vietnam.

Artikel ini ditulis oleh:

Puluhan Wartawan Bandung Gelar Aksi Damai

Bandung, Aktual.co —Aksi solidaritas ditunjukan puluhan wartawan terkait pemukulan yang dilakukan oleh anggota polisi kepada empat wartawan di Makasar saat meliput aksi demo penolakan BBM.

Aksi solidaritas sendiri yang dilakukan di halaman depan Mapolrestabes Bandung, Jumat (14/11), diisi dengan aksi teatrikal bagaimana proses pemukulan kepada wartawan Makasar terjadi.

Koordinator aksi dan juga Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Jawa Barat, Iman S. Nurdin mengatakan kasus ini menjadikan korp kepolisian menjadi lebih buruk.

“Ini preseden buruk terhadap kinerja kepolisian. Pasalnya saat ini, masih ada kekerasan yang dilakukan oknum kepolisian terhadap jurnalis saat rekan kita meliput demo penolakkan kenaikan BBM,” katanya disela-sela aksi.

Iman prihatin dan menuntut agar korp kepolisian mengusut tuntas kasus ini dan menindak tegas anggota yang telah melakukan aksi kekerasan kepada jurnalis.

“Kami minta agar kasus ini diusut tuntas jurnalis punya perlindngan hukum dalam UU 40 tahun 1999,” bebernya.

Kedepannya, Iman berharap agar tidak ada kejadian serupa menimpa rekan-rekan jurnalis di daerah manapun.

“Insiden kekerasan kepada wartawan kembali terulang lagi. Ketika di sebagian besar di Indonesia tidak terjadi kekerasan kepada wartawan di Makasar terjadi aksi kekerasan. Kami mengutuk itu,” ucapnya.

Artikel ini ditulis oleh:

IHSG Ditutup Menguat 0,82 Poin

Jakarta, Aktual.co —   Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), ditutup menguat tipis 0,82 poin di tengah aksi tunggu investor terhadap realisasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

IHSG BEI ditutup menguat sebesar 0,82 poin atau 0,02 persen ke posisi 5.049,48. Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) naik 0,96 poin atau 0,11 persen ke posisi 865,51.

“Pasar kembali ‘sideways’ akibat ketidakpastian opsi besaran dan waktu kenaikan harga BBM bersubsidi, beberapa pihak dari pemerintah ingin penundaaan dan kenaikannya secara bertahap karena harga minyak turun,” kata Analis HD Capital Yuganur Wijanarko di Jakarta, Jumat (14/11).

Namun di sisi lain, lanjut dia, Bank Indonesia (BI) mengharapkan kenaikan harga BBM bersubsidi itu dapat secepatnya dilakukan agar inflasi mudah dikendalikan ke depannya.

“Di tengah kondisi itu, pelaku pasar tetap direkomendasikan untuk melakukan akumulasi saham karena pada dasarnya harga BBM akan naik tahun ini,” katanya.

Kepala Riset Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada menambahkan bahwa secara bertahap indeks BEI mulai bergerak menguat meski masih dalam kisaran yang terbatas.

“Sebagian pelaku pasar saham masih mengambil posisi ambil untung, namun dapat diimbangi dengan terapresiasinya mata uang rupiah dan positifnya laju bursa saham dikawasan Asia,” katanya.

Tercatat transaksi perdagangan saham di BEI sebanyak 169.607 kali dengan volume mencapai 2,84 miliar lembar saham senilai Rp3,47 triliun. Tercatat efek yang mengalami penguatan sebanyak 133 saham, turun sebanyak 156 saham, dan tidak bergerak nilainya atau stagnan 96 saham.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 67,44 poin (0,28 persen) ke 24.087,38, indeks Nikkei naik 98,04 poin (0,56 persen) ke 17.490,83, dan Straits Times menguat 6,27 poin (0,19 persen) ke posisi 3.311,20.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Akhir Pekan, Rupiah Ditutup Menguat ke Rp12.194

Jakarta, Aktual.co — Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, menguat tipis enam poin menjadi Rp12.194 dibandingkan posisi sebelumnya Rp12.200 per dolar AS.

“Laju mata uang rupiah mampu bergerak positif meski masih dalam kisaran yang terbatas, ekonomi Jerman dan Perancis yang tumbuh pada kuartal III 2014 menjadi salah satu sentimen positif,” kata Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Jumat (14/11).

Ia mengemukakan bahwa produk domestik bruto (PDB) Jerman naik sekitar 0,1 persen periode Juli-September dan Perancis 0,3 persen pada kuartal ketiga, setelah mengalami kontraksi 0,1 persen pada kuartal kedua.

Kendati demikian, lanjut dia, data dari negara itu yang merupakan salah satu pusat perekonomian di Eropa masih memberikan sinyal pertumbuhan yang lambat sehingga ada kekhawatiran di sebagain kalangan pelaku pasar keuangan.

“Kondisi itu membuat pergerakan mata uang rupiah cenderung mendatar,” katanya.

Kepala Riset Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada menambahkan bahwa sentimen dari tingkat suku bunga Bank Indonesia (BI rate) yang dipertahankanm masih menjadi sentimen positif bagi rupiah.

“Meski sifatnya spekulatif namun pelaku pasar perlu juga mengantisipasi potensi pembalikan arah setelah kenaikan ini,” katanya.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada hari Jumat (14/11) tercatat mata uang rupiah bergerak melemah menjadi Rp12.206 dibandingkan posisi sebelumnya di posisi Rp12.191 per dolar AS.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Musim Penghujan, 60 Persen Taman Jakut Rawan Rusak

Jakarta, Aktual.co —Memasuki musim penghujan, Suku Dinas Pertamanan Jakarta Utara berupaya meminimalisir kerusakan taman dan jalur hijau 114 taman dan jalur hijau yang tersebar di enam wilayah kecamatan. 
Di musim hujan sebelumnya, kerusakan di taman mencapai 60 persen, dengan kerugian mencapai sekitar Rp 500 juta. Kerusakan umumnya meliputi pohon, pagar dan fasilitas lain.
Kata Kepala Suku Dinas Pertamanan Jakarta Utara, Muhammad Fajar Sauri, dari seluruh jumlah taman, ada 30 titik taman berada di wilayah rawan banjir.
Antara lain Taman Boncel dan Taman Betok di Kecamatan Penjaringan, Taman Yon Air di Kecamatan Cilincing, Taman Palem, Taman Manggar, serta Taman Toar di Kecamatan Koja. 
“Seperti banjir tahun lalu, kerugiannya tidak jauh berbeda. Karena rata-rata taman terendam hingga 30 sentimeter. Kita perkirakan kerugian sekitar Rp 500 juta,” ujarnya, Jumat (14/11).
Salah satu upaya antisipasi agar taman tak tergenang air, kata Fajar, pihaknya membuat tandon air. Selain itu kontur tanah juga ditinggikan atau disesuaikan dengan jalan di sekitar taman.
“Kita juga akan membuat saluran buangan tambahan di setiap taman. Mudah-mudahan genangan yang terjadi tidak separah dan selama seperti musim penghujan lalu.”

Artikel ini ditulis oleh:

Kandidat Dirut Pertamina, GFI: Jaringan Soemarno Mengerucut Ketiga Nama Berikut

Jakarta, Aktual.co —  Global Future Institute (GFI) menyebut bursa calon Direktur Utama Pertamina nampaknya mengerucut pada dua nama. Keduanya berasal dari kalangan eksternal Pertamina, yaitu Rinaldi Firmansyah yang direkomendasikan oleh Menko Ekonomi Sofyan Djalil dan Widhyawan Prawiraatmadja atas rekomendasi dari Menteri ESDM Sudirman Said.

Sedangkan nama Ahmad Faisal yang sebelumnya juga disebut-sebut akan menjadi calon Dirut Pertamina, diplot untuk posisi komisaris.

“Ketiga orang tersebut semuanya merupakan orangnya Jusuf Kalla yang terkait dengan Ari Soemarno Connection,” ujar Direktur GFI Hendrajit di Jakarta, Jumat (14/11).

Selain itu, Hendrajit juga memaparkan bahwa berdasarkan perkembangan terkini, GFI memiliki catatan penting, yakni mengingat semakin menguatnya manuver Wakil Presiden Jusuf Kalla dan kelompok kepentingan Ari Soemarno cs di Pertamina, maka merekrut dan memilih Direktur Utama Pertamina dari luar Pertamina. Hal itu bisa dibaca sebagai upaya mengabaikan kompetensi dan pengalaman panjangnya dalam penguasaan lingkup Migas baik dalam lingkup strategis maupun teknis profesional bidang Migas.

“Menurut saya, menangani tata kelola Migas harus selaras antara skema, rencana sistem, rencana strategis dan daya dukung manajemennya. Dengan demikian memilih Dirut Pertamina haruslah sosok yang menguasai lingkup strategis dan seluk-beluk bisnis Migas secara spesifik. Bukan hanya kemampuan manajerial yang diutamakan sebagaimana yang dikatakan Menteri BUMN Rini Soemarno,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain