7 April 2026
Beranda blog Halaman 42210

Energy Watch: Rinaldi Orang Gagal dan Bermasalah

Jakarta, Aktual.co — Mencuatnya nama mantan Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Rinaldi Firmansyah sebagai kandidat kuat Direktur Utama PT Pertamina menuai berbagai kritikan. Pasalnya, Rinaldi dinilai merupakan sosok yang tidak paham mengenai sektor minyak dan gas.

Pengamat energi sekaligus Direktur Eksekutif Energy Watch Ferdinand Hutahaean menilai, sosok Rinaldy Firmansyah merupakan orang yang telah terbukti gagal dan bermasalah.

“Kabarnya memang Rini Soemarno sangat menginginkan Rinaldi Firmansyah jadi calon Dirut pertamina, saya heran kenapa Rini malah lebih suka memilih orang yang gagal dan bermasalah,” kata Ferdinand kepada Aktual.co, Rabu (12/11).

Menurutnya, Rinaldi adalah orang yang bermasalah pada saat menjadi Dirut Telkom terkait kasus Pengadaan Internet Kecamatan yang sudah menjadi kasus Hukum. Dimana pada saat itu ia bersama dengan Arief Yahya yang sekarang sudah jadi menteri, keduanya tidak mampu menyelesaikan pekerjaan internet kecamatan.

“Aneh ketika orang gagal dan bermasalah didorong jadi Dirut Pertamina yang besar,” jelasnya.

Kendati demikian, Ferdinand tidak menafikan jika Rinaldi memang gemilang dalam hal ekonomi. Akan tetapi, kata dia, Pertamina sekarang butuh sosok yang paham seluk beluk permainan dunia migas dan terutama harus  mengerti tentang energy secara makro karena tidak boleh lagi hanya fokus pada minyak tapi pada gas dan energy lain. Syarat paling mutlak adalah harus berani hadapi mafia.

“Saya melihat kedekatan Rinaldi pada Sofyan Djalil dan Rini justru menempatkan Rinaldi sebagai bagian dari permainan mafia,” tukasnya.

Sementara itu, Menteri BUMN Rini Soemarno membenarkan bahwa memang nama Rinaldi masuk ke dalam bursa kandidat Dirut Pertamina. Dikatakannya bahwa nama-nama yang masuk nominasi nantinya akan di analisa.

“Yah kan nanti dianalisa total, dilihat minimal yang utamanya adalah kemampuannya sebagai pemimpin. Tehnikalnya atau kemampuan teknisnya itu bisa di beli, tapi kemampuan memimpin dan integrasi itu sangat penting,” ujar Rini saat ditanyai mengapa mencalonkan Rinaldi sebagai kandidat Bos Pertamina, padahal Rinaldi tidak paham dunia migas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Aktual.co, nama-nama calon Dirut Pertamina dari eksternal yang sedang menjalani Fit and Proper di PT DDI adalah Budi Sadikin (Dirut Bank Mandiri), Sunarso, (Direksi Bank Mandiri), Zulkifli Zaini (Mantan Dirut Bank Mandiri), Fahmi Muhtar (Mantan Dirut PLN), Dwi Sucipto, (Dirut Semen Indonesia), dan Rinaldi Firmansyah (Mantan Dirut Telkom).

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Sambangi Indonesia, Kadin Amerika Kaji Ekonomi Indonesia

Jakarta, Aktual.co — Kamar Dagang Amerika Serikat (AmCham) dan organisasi-organisasi bisnis Indonesia hari ini mempertemukan para investor AS di Indonesia dengan beberapa menteri membahas kebijakan mempercepat investasi dan pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Wakil Ketua AmCham, Myron Brilliant mengatakan bahwa dirinya dan investor di AS bersemangat untuk membantu pemerintahan Presiden Jokowi dalam perumbuhan ekonomi. Ia juga mengutarakan optimisnya kepada Presiden Jokowi dapat membawa Indonesia ke arah ekonomi yang lebih baik.

“Presiden Jokowi memiliki posisi yang menguntungkan pasca pemilihan umum yang sukses. Kami berharap beliau menggunakan momentum ini untuk membawa Indonesia ke arah ekonomi yang lebih baik, melihat komunitas investasi asing sebagai mitra untuk mencapai tujuan. Untuk itu kami siap,” ujar Myron di Hotel Mandarin Oriental Jakarta, Rabu (12/11).

Selain itu, dalam acara tersebut juga disampaikan beberapa rekomendasi kebijakan untuk menghapi tantangan-tantangan industri dan investasi. Kebijakan tersebut meliputi sektor termasuk pangan, barang konsumen, kesehatan, tekonologi informasi, jasa keuangan dan industri ekstraksi.

“Rekomendasi tersebut dihasilkan dari pemikiran bahwa para investor AS ingin bermitra dengan pemerintah Indonesia untuk bersama-sama meningkatkan perekonomian negara dan membantu Indonesia mencapai tujuannya,” pungkasnya.

Untuk diketahui selama 2004 hingga 2012, investasi AS di Indonesia mencapai USD65 miliar. Dalam lima tahun mendatang AmCham menargetkan pertambahan investasi sebesar USD61 miliar.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Setelah Sukses di Bandung, “Exclusive Concert” Akan Hadir di Jakarta

Jakarta, Aktual.co — Setelah sukses menggelar acaranya di Bandung yang bertajuk “Exclusive Concert: From The Old Time Best Bandung Dekade” pada Febuari lalu. kali ini Mahana Live bekerja sama dengan Trans Event dan Maha Buana Cahaya akan menggelar konser Exclusive Concert, From the Old Time Best: Jakarta Dekade. 
Ridho Aditya Gumilang, selaku Project Director Mahana Live mengungkapkan bahwa konser ini diselenggarakan mengingat banyaknya respon positif konser dekade sebelumnya. “Jakarta Dekade” diselenggarakan untuk menanggapi respon positif masyarakat terhadap konser sebelumnya. 
Sederet musisi legendaris Indonesia akan tampil dalam konser ini. Nantinya, musisi yang mewakili tiga dekade akan diundang untuk tampil. 
Dari era 60 hingga 70-an diwakili band legendaris Koes Plus. Dari era 70-an diwakili oleh penyanyi wanita yang melejit lewat tembang “Kasih”, Ermy Kulit. 
Sementara dari era 80-an, akan diwakili Fariz RM. Tak ketinggalan duo pencipta lagu hits, Dian Pramana Putra dan Deddy Dhukun, serta dua artis internasional, Sheila Madjid dan Daniel Sahuleka, akan kian menghidupkan panggung Jakarta Dekade yang akan diadakan pada tanggal 14 November 2014 di Balai Sarbini.
Harga Tiket Exclusive Concert: From the Old Time Best Jakarta DekadeVVIP Rp2.000.000.VIP Rp1.750.000.Gold Rp1.250.000.Silver Rp 600.000.Festival Rp400.000.
Bagi 200 orang pembeli pertama, bisa mendapatkan harga tiket khusus dari penyelenggara untuk jenis VVIP Rp1.500.000, VIP Rp1.300.000, Gold Rp900.000. Dikutip dari laman Acara Jakarta, Rabu (12/11). 

Kasus Dermaga Sabang, KPK Periksa Direktur PT Prima

Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur PT Prima Subsea Service Satya Wirawan dalam kasus proyek pembangunan dermaga bongkar pada Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang yang dibiayai APBN TA 2006-2010.
Satya bakal menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka Teuku Siaful yang merupakan tersangka atas kasus tersebut. Selain Satya, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap Wawan Sunaryo yang merupakan PNS Ditjen Anggaran Kemenkeu, Sri Winarto yang merupakan pegawai PT Hidronav Tehnikatama dan Deni Purnama dari pihak swasta.
“Mereka bakal dimintai keterangan sebagai saksi untuk TSA,” kata Kepala Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha ketika dikonfirmasi, Rabu (12/11).
Dalam kasus ini, KPK terlebih dulu telah menetapkan dua tersangka yakni Heru Sulaksono dan Ramadhani Ismy yang merupakan pejabat pembuat komitmen Satuan Kerja Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang.
Kedua tersangka diduga melakukan perbuatan melawan hukum dan penyalahgunaan wewenang untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain, atau suatu korporasi terkait pembangunan dermaga bongkar di Sabang.
Atas perbuatannya, RI dan HS disangka melanggar Pasal 2 Ayat 1 subsider Pasal 3 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP JO Pasal 65 Ayat 1 KUHP.
Sedangkan tersangka Teuku Saiful diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum atau penyalahgunaan wewenang terkait proyek tersebut yang mengakibatkan kerugian negara.
Teuku Saiful merupakan Kepala Badan Pengelola Kawasan Sabang tahun 2006-2010. Teuku Saiful diduga melanggar Pasal 2 Ayat 1, subsider Pasal 3 Undang-undang 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Junto Pasal 55 Ayat 1 ke 1. 

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu
Nebby

Warga Kampung Pulo Kerap Menyepelekan Keselamatan Saat Banjir

Jakarta, Aktual.co —Sebagai salah satu wilayah ‘langganan’ banjir, Kampung Pulo di Jatinegara, Jakarta Timur sudah bersiap menghadapi masuknya musim hujan tahun ini.
Ketua Koordinator pengungsi dan pendistribusian bantuan korban bencana banjir Kampung Pulo, Edi Patinama, mengatakan persiapan antisipasi banjir tahun ini di kampung padat penduduk itu masih sama seperti di tahun-tahun sebelumnya.
“Ya kita selalu siap seperti tahun-tahun sebelumnya. Seperti menyiapkan karet ban, tali tambang, dan jaket pelampung untuk mengevakuasi warga,” ujarnya kepada Aktual.co di Jakarta, Rabu (12/11).
Mengaku sudah berpengalaman menangani evakuasi banjir, Edi menilai salah satu permasalahan saat menangani warga yang kebanjiran adalah rendahnya kesadaran mereka untuk menjaga keselamatan dan lebih memilih bertahan di rumah saat banjir, dengan alasan untuk menjaga harta benda.
“Padahal air sudah tinggi, alasannya takut barang-barang mereka hilang. Ya kita kan mementingkan keselamatan mereka tetapi ada sebagian warga yang membandel dan masih bertahan menjaga barang-barang berharga miliknya,” ujarnya, yang sudah menjadi Ketua Koordinator Pengungsi sejak tahun 2001.
Menurutnya kesadaran warga untuk mengutamakan keselamatan saat banjir masih minim dan terkesan menyepelekan. 
“Keselamatan no satu, kita sudah sosialisasi kepada warga kalau air sudah tinggi tetapi masih saja ada warga yang membandel. Kalau air sudah tinggi barulah kadang mereka minta dievakuasi, ya mau gimana lagi ini sudah menjadi pekerjaan,” tukasnya.
Biasanya, ujarnya, warga akan mengungsi bila air yang masuk ke pemukiman sudah mencapai dua hingga lima meter. “Kalau air masih rendah banyak yang tidak mau mengungsi dan tetap bertahan di lantai dua rumah mereka. Kalau air sudah sampai lantai dua baru pada ngungsi ke tempat yang sudah kami sediakan.” 

Artikel ini ditulis oleh:

SBY Kumpulkan Elit Demokrat Sore Ini

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono akan mengadakan pertemuan dengan para petinggi Partainya, Rabu (12/11) sore.
Hal itu dibenarkan oleh juru bicara Partai Demokrat Ruhut Poltak Sitompul. Dirinya berkata jika pertemuan akan digelar di Cikeas.
“Kita ketemu ketua umum, kan kita selalu dapat pembekalan dari ketua umum,” kata Ruhut, Rabu (12/11).
Personel komisi III DPR RI itu tak membantah jika pertemuan akan membahas dinamika politik yang terjadi di parlemen.
“Ya banyak (yang dibahas),” kata Ruhut.
Sebagaimana diketahui, dinamika parlemen sedianya menjadi cair antar Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dengan Koalisi Merah Putih (KMP) soal dualisme pimpinan. Namun hingga hari ini kesepakatan itu belum juga ditandatangani, bukan karena substansi tapi mekanismenya terkait revisi UU MD3. Di DPR, Demokrat berada di KMP.
Dinamika parlemen lain yang menyangkut Demokrat adalah soal pergantian beberapa anggota DPR RI dari Partai Demokrat karena dianggap melanggar AD/ART sehingga diganti caleg terpilih berikutnya.
Beberapa yang berpeluang masuk Senayan itu adalah Roy Suryo, Didi Irawadi dan Hinca Panjaitan.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain