6 April 2026
Beranda blog Halaman 42220

Layanan Navigasi “Waze” Bantu DKI Jadi “Smart City”

Jakarta, Aktual.co — Layanan navigasi berbasis pengguna, Waze yang sudah diakuisi Google pada 2013 akan membantu Kota Jakarta menjadi “smart city” atau kota pintar dalam bidang lalu lintas dalam kota.
“Jakarta menjadi salah satu dari 10 kota yang menjadi sasaran program ‘smart city’ dalam bidang arus lalu lintas,” kata Manajer Program Waze, Paige Fitzgeral, usai bertemu dengan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Selasa (11/11).
Paige yang didampingi rekannya Fej Shmuelevitz bertemu dengan Basuki Tjahaja Purnama dan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta M. Akbar, membahas pertukaran informasi kedua belah pihak untuk kelancaran program tersebut.
Paige menambahkan informasi yang diterima Waze dari Pemprov DKI yakni kondisi lalu lintas, kecelakaan lalu lintas dan aktivitas pemerintah yang akan diinformasikan kepada warga lewat aplikasi Waze sehingga kemacetan di wilayah Ibu Kota dapat dikurangi.
“Dengan mengaktifkan Waze, pengguna bisa mendapatkan data kondisi lalu lintas secara aktual,” lanjutnya.
Pengguna juga bisa meninggalkan informasi mengenai penyebab sumbatan jalan atau kemacetan sehingga pengguna lain bisa memakai rute alternatif daripada ikut terjebak macet.
Fitur “sumbang info” ini merupakan salah satu kelebihan Waze dibanding Google Maps.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta M Akbar mengatakan dalam beberapa minggu ke depan pertukaran informasi lalu lintas akan dilakukan dengan pihak Waze.
“Kerja sama ini sudah ditandatangani pada September 2014 dan saat ini tindak lanjutnya sehingga aplikasi ini bisa segera dinikmati masyarakat,” terangnya.
Waze adalah sebuah piranti lunak navigasi gratis untuk perangkat telepon genggam dan Tablet PC yang memiliki GPS. Saat ini Waze mendukung perangkat dengan iOS (iPhone/iPad), Android, Windows Mobile, Symbian dan BlackBerry.
Waze bisa diunduh dari negara manapun di dunia termasuk Indonesia, namun peta dasar untuk Indonesia belum tersedia sehingga kontribusi pengguna sangat diutamakan.
Berbeda dengan piranti lunak navigasi umumnya, Waze memberikan informasi dan peta berdasarkan masukan komunitas pemakainya. Informasi mengenai kecelakaan, kemacetan jalan, polisi, bahaya berdasarkan kondisi nyata yang dilaporkan para penggunanya. Pengguna Waze yang juga disebut wazers juga bisa melakukan pemutakhiran peta, pemberian nomor rumah/bangunan, penandaan lokasi secara pribadi dan langsung.

Kabar Larangan Menteri Hadir di DPR, Ketua Komisi III: Undang-undang Lebih Tinggi

Jakarta, Aktual.co — Beredarnya informasi soal adanya suratan edaran yang dikeluar dari Menteri Koordinator Perekonomian, Sofyan Djalil agar menteri yang berada dibawahnya untuk tidak hadir ke DPR RI menuai tanggapan sejumlah anggota dewan.
Ketua Komisi III DPR RI, Azis Syamsuddin menanggapi adanya dugaan surat edaran yang dikeluarkan menteri kabinet Jokowi-JK itu.
“Ya nggak apa-apa, DPR ini kan ada UU dan mekanismenya, tidak hadir sekali tidak apa-apa, dua kali juga nggak apa-apa, tiga kali kan ada mekanismenya,” ucap dia kepada wartawan, di komplek DPR RI, Jakarta, Selasa (11/11).
Ia pun menyerahkan sepenuhnya kepada para pembantu presiden itu, seakan memberi sinyal elemen dengan mempertanyakan kembali mana lebih tinggi kedudukannya, surat edaran atau UU.
“Silahkan saja, himbauan itu kan di bawah UU. Ya sudah,” seru dia.
Lebih lanjut, dirinya pun menyerahkan kepada menteri terkait dalam bersikap, bilamana ada undangan DPR, baik melakun rapat dengar pendapat (RDP) atau rapat kerja dengan mitra komisinya.
“Itu yang tadi saya tanya, himbauan itu di bawah UU atau setara dengan UU,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

BPS: Impor Minyak Riau Melonjak 500 Persen

Jakarta, Aktual.co —   Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan nilai impor minyak di Provinsi Riau pada September 2014 mencapai 44,61 juta dolar AS, atau naik sekitar 500 persen dari 7,41 juta dolar AS pada Agustus.

“Seluruh minyak dan gas yang diimpor pada September tahun ini adalah hasil minyak olahan,” kata Kepala BPS Riau Mawardi Arsyad di Pekanbaru, Selasa (11/11).

Menurut Mawardi, BPS tidak sampai dalam analisa penyebab terjadinya lonjakan impor minyak tersebut. Karena itu, ia mengaku tak bisa sembarangan menyatakan kenaikan itu ada kaitaannya dengan meningkatnya konsumsi BBM maupun persiapan kebijakan kenaikan harga BBM.

“Kami hanya menghitung nilai impor berdasarkan FOB (‘free on board’). Lagipula, minyak olahan tersebut diimpor melalui Riau, namun untuk pendistribusian ke daerah lain juga di Sumatera,” katanya.

Ia mengatakan dampak dari lonjakan impor minyak itu membuat nilai impor Riau secara keseluruhan Riau mencapai 222,25 juta dolar AS pada September dari bulan sebelumnya 104,47 juta dolar AS. Dengan begitu, terjadi kenaikan sebesar 112,74 persen dalam nilai impor dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Meski begitu, secara kumulatif nilai impor migas pada Januari-September 2014 masih lebih rendah 32 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada Januari-September 2014, nilai impor migas Riau mencapai 214,45 juta dolar AS, sedangkan tahun sebelumnya 315,76 juta dolar AS.

“Jadi trennya masih turun,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pemilik Sabu Seberat 74,88 Gram Divonis 7,5 Tahun Penjara

Denpasar, Aktual.co — Pemilik narkotika jenis sabu seberat 74,88 gram divonis selama 7,5 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (11/11).

Putusan majelis hakim yang diketuai M. Djaelani terhadap Gus Mujayadi itu lebih rendah dari tuntutan JPU yang menuntut selama 11 tahun penjara.

“Terdakwa secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 112 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” ujar M. Djaelani.

Dalam sidang sebelumnya, terungkap bahwa terdakwa ditangkap oleh petugas kepolisian di dalam kos-kosannya di Jalan Raya Sesetan, Denpasar Selatan, Bali pada 14 Juli 2014 pukul 23.30 Wita.

Terdakwa ditangkap oleh petugas Polresta Denpasar atas laporan dari masyarakat setempat yang mengatakan terdakwa sering mengedarkan sabu-sabu di wilayah tersebut.

Dari hasil pengeledahan di dalam kamar kosan terdakwa ditemukan satu buah bungkus rokok yang di dalamnya berisi 15 paket sabu-sabu dengan total berat bersih sebanyak 7,29 gram.

Kemudian petugas juga menemukan sebanyak tujuh paket sabu-sabu dengan berat bersih keseluruhan 2,78 gram. Jumlah paket yang ditemukan oleh petugas tersebut ditemukan di dalam saku jaket kanan depan dan saku celana depan kanan yang digunakan oleh terdakwa.

Selain itu, polisi juga menemukan satu paket sabu-sabu di dalam tas ransel hitam yang disimpan di dalam kaos kaki dengan berat bersih sebanyak 64,81 gram sehingga berat total bersih barang haram tersebut sebanyak 74,88 gram.

Kepada petugas, Gus Mujayadi mengaku barang haram tersebut milik temannya, Andi yang saat ini masih buron yang dibeli seharga Rp50 juta.

Dalam surat dakwaan disebutkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium kriminalistik polri pada 21 Juli 2014 sabu-sabu tersebut mengandung metamfetamin (MA).

Namun, terdakwa tetap disidangkan atas kepemilikan barang “haram” tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Jatah Kursi Pimpinan Komisi dan AKD untuk KIH Merupakan Belas Kasih dari KMP

Jakarta, Aktual.co — Anggota DPR RI dari fraksi Partai Gerindra Desmon J Mahesa mengatakan, pemberian 21 jatah kursi pimpinan alat kelengkapan dewan (AKD) termasuk di dalamnya komisi dari Koalisi Merah Putih (KMP) sebagai mahar damai untuk Koalisi Indonesia Hebat (KIH) merupakan bentuk belas kasihan.
“Ini kan semata-mata karena belas kasihan KMP,” kata Desmon di gedung DPR, Jakarta, Selasa (11/11).
Seharusnya, kata dia, jika kubu KIH tidak puas dengan keputusan DPR yang hari ini dikuasai KMP, KIH bisa membawa masalah itu secara hukum.
“Bukan bikin tandingan,” kata dia.
Tapi karena KMP merasa kasihan dan masih menganggap KIH bagian dari DPR, maka KMP menyanggupi opsi memberi 21 pimpinan komisi dan badan-badan lain DPR.
“Karena kita merasa bahwa, oh yaudah kita kasihan karena merasa sesama anggota DPR, apalagi masyarakat muak dengan tontonan yang tidak menarik,” kata wakil ketua Komisi III DPR ini. 

Artikel ini ditulis oleh:

Timnas Indonesia Taklukkan Timor Leste 4-0

Jakarta, Aktual.co — Timnas Indonesia Senior berhasil mengalahkan tamunya Timnas Timur Leste dengan skor 4-0, dalam pertandingan persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (11/11).

Meski lebih dulu melakukan penyerangan, Timor Leste tetap tidak bisa berbicara banyak. Serangan tim tamu selalu kandas ketika hendak memasuki kontak terlarang timnas Garuda Jaya.

Justru Indonesia-lah yang dapat mencuri gol pertama. Memasuki menit ke sepuluh, Sergio Van Dijk sukses memecah kebuntuan. Berawal dari kesalahan Paulo Cesar mengatisipasi umpan Zulham Zamrun, memberikan peluang manis untuk Van Dijk. Skor berubah 1-0 untuk Indonesia.

Setelah gol pertama terjadi, tim tamu praktis hanya mengandalkan serangan balik, Indonesia menguasai jalannya pertandingan.

Setelah gencar menyerang, gol kedua untuk tuan rumah akhirnya tercipta. Tepat di menti ke-40, giliran Zulham Zamrun yang mencatatkan namanya di papan skor.

Lewat kerja sama apiknya, Zulkifli Sukur berhasil mengirimkan umpan matang kepada Zulham. Tanpa banyak kompromi, “crossing” Zulkifli diselesaikan dengan tandukan tajam oleh Zulham.

Selang dua menit, gawang Timor Leste kembali terkoyak. Kali ini Evan Dimas yang berhasil menyarangkan bola. Bermula dari “passing” mendatar Zulkifli dari sisi kiri pertahanan tim tamu, yang di biarkan oleh Van Dijk hinggap di kaki Evan Dimas. Debut pertama, dan gol pertama bagi Evan Dimas di Timnas senior.

Kedudukan 3-0 tetap tidak berubah hingga peluit panjang tanda berakhir babak pertama dibunyikan.

Memasuki babak kedua, Alfred Riedl tampak belum puas dengan skor yang didapat. Hal itu terlihat dengan masukanya Ahmad Bustomi dan Bayu Gatra.

Pergantian itupun menghasilkan hal positif. Peluang pun tercipta, lagi-lagi melalui kaki Van Dijk. Tapi sayang, sepakan lemah pemain bernomor punggung 20 masih bisa diamankan oleh penjaga gawang Timor Leste.

Timor Leste bukan tanpa serangan, menit ke-61, kapten tim tamu, Patrick Fabiano berhasil lepas dari kawalan bek Indonesia. Namun, kecekatan Kurnia Meiga membuat peluang tersebut kandas.

Mendapatkan angin segar untuk menyerang, Timor Leste justru lupa akan pertahanan. Benar saja, pemain penggantin, Samsul Arif mendapatkan giliran untuk selebrasi.

Bermula dari kerjasama dengan Bayu Gatra, pemain klub Arema Cronus itu sukses menceploskan bola ke dalam gawang tim tamu. Skor sementara 4-0 untuk keunggulan Indonesia.

Pada menit ke-77, Indonesia sebenarnya berpeluang menambah keunggulan. Namun, “Triangle” antara Samsul Arif, Cristian Gonzales serta Bayu Gatra gagal berbuah gol. Bola sodoran Bayu Gatra kepada Gonzales masih terlalu kencang, padahal keduanya telah berhadapan dengan kiper.

Tak disangka, gol Samsul Arif tetap menjadi gol terkahir. Hingga peluit panjang tanda berakhir pertandingan, skor 4-0 tetap tidak berubah. Indonesia berhasil keluar sebagai pemenang.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain