3 April 2026
Beranda blog Halaman 42249

Pemkot Jakut Sediakan Layanan Pengaduan Berbasis Teknologi

Jakarta, Aktual.co —Pemerintah Kota Jakarta Utara siap memanfaatkan layanan pengaduan masyarakat yang dapat melaporkan secara langsung persoalan di wilayahnya melalui sistem berbasis teknologi informasi sesuai program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Program yang sangat positif dan tidak ada alasan untuk tidak mendukungnya,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Utara, Tri Kurniadi, di Jakarta, Senin (10/11).

Menurut dia, pihaknya segera menyiapkan dan menyosialisasikan program yang rencananya digulirkan mulai Januari 2015 tersebut ke camat maupun lurah-lurah yang tersebar se-Jakarta Utara.

Melalui program ini, lanjut dia, kinerja perangkat pemerintahan, mulai dari RT, RW hingga wali kota bisa diawasi warganya dan sebagai bentuk instropeksi pemerintah.

“Warga bisa mengkritisi dan melaporkan langsung jika melihat sesuatu yang janggal atau permasalahan di daerahnya masing-masing,” kata Wakil Wali Kota Jakarta Utara itu.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan program dan layanan pengaduan yang melibatkan masyarakat untuk melaporkan secara langsung persoalan Ibu Kota melalui sistem berbasis teknologi informasi.

“Siapa saja bisa melaporkan apapun yang terjadi di Jakarta, namun menggunakan ponsel berbasis android,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Pihaknya tidak membatasi macam-macam laporan dari masyarakat, seperti parkir liar, pedagang kaki lima, kepadatan, kecelakaan, sampah, lampu padam, kebakaran hingga ketertiban dan keamanan di lingkungan tempat tinggal.

Menurut Ahok, sapaan akrabnya, peran serta masyarakat sangat diharapkan karena sebagai ujung tombak pembangunan dan sangat membantu menata Jakarta menjadi lebih baik.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

SBY dan Boediono Lapor LHKPN ke KPK

Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemberantasan Korupsi mengaku, telah menerima Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara, milik Presiden dan Wakil Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono.
“Tadi siang, mantan presiden RI 2009-2014 dan wapres Boediono telah laporkan LHKPN,” kata Juru Bicara KPK, Johan Budi di kantor KPK, Senin (10/11).
Selain Presiden dan Wakil Presiden keenam, kata Johan ada pula Menteri Kabinet Kerja Joko Widodo yang telah melaporkan LHKPN dan sejumlah Anggota DPR periode 2014-2019.
“Untuk menteri kabinet kerja ada tambahan 2, Pak Tjahjo Kumolo menteri dalam negeri, dan Pak Puspayoga menteri UKM.  Jadi sampai hari ini, menteri kabinet kerja ada 5 menteri & 1 orang wakil menteri. Sedangkan untuk anggota DPR sampai hari ini sudah 23 orang.”
Selain para menteri dan anggota DPR, lanjut Johan, untuk mantan menteri Kabinet Indonesia Bersatu jili II pun terus bertambah. “Ada tambahan 1 jadi sampai hari ini ada 13 menteri & 1 wakil menteri yang sudah laporkan. Yang terkahir Bu Armida Alihsjahbana,” kata Johan.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu
Nebby

Bahaya Penyakit Orang yang Suka “Nge-Bos”

Jakarta, Aktual.co — Ada hal yang perlu diketahui untuk orang yang hidupnya serba dilayani. Mereka cuma tinggal perintah saja bagaikan ‘Raja”. Ini akans angat mudah sekali merusak mental dan cara hidup normal yang wajar. Orang seperti ini cenderung menggampangkan urusan, karena sudah terbiasa menyuruh sana dan sini. 
Dampak negatifnya yaitu mereka sering tidak memahami masalah secara utuh dan detail, serta tidak telaten dalam mengerjakan sesuatu. Mereka cenderung hanya secara teknis saja yang terpikir, dan kurang memakai hati. 

Sulit empati terhadap keadaan orang lain dan bisa bersikap yang kurang manusiawi. Pribadi yang sulit jadi dewasa, tak bisa menyelesaikan masalah dengan baik dan bijak, bahkan bisa sebaliknya serta amat menjengkelkan dan menyusahkan orang-orang sekitarnya.
Diriwayatkan dari Iyadh bin Himar radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda: ‘Sesungguhnya Allah mewahyukan kepadaku agar kalian bersikap rendah hati hingga tidak seorang pun yang bangga atas yang lain dan tidak ada yang berbuat aniaya terhadap yang lain.” (HR Muslim no. 2865).
Mari kita tempa diri menjadi manusia biasa-biasa saja, normal, wajar, yang ‘membumi’ tak merasa lebih dari yang lain, yang bisa mandiri. tak senang jadi beban, senang membantu, telaten, pakai hati dan tulus karena Allah semata. Niscaya hati akan merasa nyaman dan tenang, bisa mnyelesaikan masalah dengan baik, bijaksana dan terhormat.
Allah Swt berfirman:“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Luqman:18).
Haritsah bin Wahb Al Khuzai’i berkata bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Maukah kamu aku beritahu tentang penduduk neraka? Mereka semua adalah orang-orang keras lagi kasar, tamak lagi rakus, dan takabbur (sombong).“ (HR. Bukhari no. 4918 dan Muslim no. 2853). Dikutip dari KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) – pengasuh pondok pesantren Daarut Tauhiid Bandung – Jakarta, Senin (10/11).

KPK Gigit Jari, Ketua MPR Batal Diperiksa

Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dipaksa gigit jari lantaran tak jadi memeriksa Ketua MPR Zulkifli Hasan. Sedianya politisi PAN ini akan diperiksa terkait kasus dugaan suap alih fungsi lahan di Riau.
Juru bicara KPK, Johan Budi, mengatakan ketidakhadiran Zulkifli lantaran adanya kegiatan di MPR.
“Zulkifli Hasan sudah konfirmasi di jadwal rencananya jadwal ulang,” ujar Johan Budi pada jumpa pers di gedung KPK, Jakarta, Senin (10/11).
Meski demikian, Johan belum mengetahui kapan pastinya Zulkifli akan diperiksa.”Belum tau kapan persisnya,” kata dia.
Ia menambahkan, sedianya KPK ingin mengorek Zulkifli terkait kapasitasnya sebagai menteri kehutanan pada waktu itu.
“Yang jelas Pak Zulkifli diperiksa sebagai saksi Annas Maamun dalam kapasitas sebagai menhut. Mungkin ada kaitannya sebagai perizinan ya. Apa detailnya saya tidak tahu,” jelas Johan.
Pemeriksaan Ketua MPR Zulkifli Hasan oleh KPK dipicu oleh surat permintaan untuk mengubah lahan hutan tanaman industri (HTI) menjadi area peruntukan lain (APL) yang diterima politisi PAN yang kala itu menjabat Menteri Kehutanan. Namun, apakah Zulkifli akan menjadi potensial suspect, tidak dibenarkan oleh juru bicara KPK.
“Kalau dilihat dari kronologi izin kan ada kaitan dengan menhut. Jadi, dimintai keterangan terkait itu,” kata Johan.
Johan mengatakan, kasus ini masih akan terus dikembangkan. Segala pengakuan yang ada juga akan didalami sepanjang pengakuan tersebut didukung oleh bukti-bukti.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Pekerja Pertamina: Jangan Sampai Ucapan Laksamana Sukardi Terulang

Jakarta, Aktual.co — Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Migas Indonesia (KSPMI) Faisal Yusra mengingatkan jangan sampai dalam pemilihan Dirut Pertamina tidak memperhatikan track record terkait kemampuannya, khususnya soal permigasan.
Karena sangat berbahaya, bila salah menempatkan orang bagi kelangsungan perusahan pengelola migas itu.
“Jangan kita kembali pada ungkapan Laksamada Sukardi jaman dulu bahwa ‘monyet’ pun memimpin pertamina untung, itu berbahaya. Artinya, suka-suka siapa saja yang menjadi direksi Pertamina itu, tidak seperti itu,” ucap dia, di komplek parlemen, Jakarta, Senin (10/11).
Sehingga, sambung dia, Dirut Pertamina harus di tempati oleh orang yang memiliki bacground migas, yang mengerti soal teknis dalam rangka mengekspansi dan menambah cadangan BBM.
“Kita persoalan bukan di finance tapi di technical bagaimana kita bisa mengekspansi, menambah cadangan, guna mencari sendiri, merger atau mengakuisisi untuk peningkatan lifting untuk bisa memberikan masukan BBM yang lebih ekonomis,” tandas dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Gelar Tahlil dan Yasinan di TMP, PMII Lumajang Kecam Koruptor

Lumajang, Aktual.co — Puluhan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Lumajang, Minggu malam (09/11) bertahlil, membaca yasin dan tabur bunga di TMP Lumajang.
.
“Kita mengirimkan do’a kepada para pahlawan yang telah memberikan kemerdekaan kepada bangsa ini, sehingga kita bisa menikmati nikmatnya alam kemerdekaan” ujar Khoirul Anwar, dari Biro Ekternal Pengurus Cabang PMII Lumajang, di Lumajang, Minggu malam
.
Tanpa jasa dan perjuangan para pahlawan, menurut Khoirul, generasi muda tak mungkin bisa merasakan nikmat hidup merdeka, Untuk itulah generasi muda wajib mengenang dan melanjutkan perjuangan para pahlawan buat mengisi pembangunan dan kemerdekaan.

“Bangsa yang tidak memiliki pahlawan dan tidak menghargai pahlawannya akan menjadi bangsa yang terkucilkan. Seperti kata pepatah, Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya,” ujar Khoirul Anwar.

Dalam kegiatan itu, para mahasiswa pun menyampaikan uneg-uneg di makam pahlawan, tentang banyaknya para koruptor, baik di Indonesia maupun Lumajang. “Kita juga mengadu kepada para pahlawan, bahwa Indonesia banyak para koruptornya, yang menyengsarakan rakyat” jelas Khoirul.

PMII berharap para koruptor, khususnya di Lumajang, segera sadar, atau lebih cepat mati saja, agar tidak terus menerus menyengsarakan rakyat. Untuk itu, PMII menyeru agar perjuangan para pahlawan, terus dikobarkan oleh generasi muda yang bebas dari korupsi.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain